Share

Bab 52

last update publish date: 2026-06-18 21:56:37
“Sekarang, kamu tau kesalahanmu?”

Di ruang bawah tanah villa utama keluarga Kivandra, Sagara masih terus memberikan Edward pelajaran. Hatinya masih belum puas mendidik anak laki-lakinya itu.

“Saya tau, Pa. Saya gagal menjaga Liora,” sahut Edward.

Edward tidak marah dengan perlakuan Sagara padanya. Dia juga tidak dendam.

Semua itu karena sejak kecil, didikan Sagara memang keras dan Edward menerimanya.

Aluna datang dengan wajah dingin, menatap Edward yang sedang berlutut dengan pandangan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 57

    Aluna membalikkan halaman album. Dia menunjuk seorang pria paruh baya berbadan tegap di dalam foto. Wajahnya angkuh dan dingin dengan rambut sebahu kecoklatan yang diikat. “Lio, ini kakekmu waktu masih muda. Namanya Charles Kivandra.”Liora melihat foto itu. Wajah Charles memiliki aura yang mirip dengan Sagara.Buah memang jatuh tidak jauh dari pohonnya, kan?“Dia ayah kandung Papa,” kata Aluna. “Dialah pemimpin Klan Racun Gelap sebelum papamu.”Charles Kivandra.Dia, mantan pemimpin Klan Racun Gelap. Di dunia bawah, dia dikenal dengan julukan Dewa Racun—monster yang membunuh musuh-musuhnya dengan racun ciptaannya sendiri.Charles anak kedua pasangan Hansen Kivandra dan Laura. Kakak laki-lakinya bernama Yono Kivandra yang tidak pandai memimpin. Dia memiliki kakak angkat bernama Ibnu Adhitama Kivandra yang telah dicoret dari daftar pewaris. Karena itulah hanya Charles yang mampu meneruskan kepemimpinan Hansen di Klan Racun Gelap sekaligus menjadi kepala keluarga. Di bawah otoritasny

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 56

    Saat Sagara hendak menyentuh, Liora refleks menghindarinya.Liora menatap mayat di tanah. Lalu menatap Sagara.“Papa… barusan bunuh orang?” Suaranya bergetar, berusaha menyembunyikan ketakutan dan meredam keterkejutan. Sagara tidak menjawab dan semua orang tidak ada yang berani bicara. Bahkan Edward diam seribu bahasa.Melihat Sagara hanya diam, Liora menebak bahwa dugaannya benar. Bibir Liora bergetar. ‘Jadi, inikah wajah asli Papa? Tapi, kenapa? Kenapa Papa bunuh orang? Apa Papa nggak takut dilaporin polisi?’Hati Liora yang semula mengkhawatirkan papanya, tetapi pada detik berikutnya langsung berubah. ‘Bukannya hukum di negeri ini tajam ke bawah dan tumpul ke atas? Dengan kekayaan dan kekuasaan keluarga Kivandra, Papa pasti bakalan lolos dari jerat hukum.’Senyum sinis muncul di bibir Liora. Benar!Untuk apa mengkhawatirkan papanya? Orang dewasa yang cerdas dan licik pasti memiliki banyak akal untuk keluar dari jerat hukum. Edward memainkan matanya, mencari-cari keberadaan du

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 55

    “Nona, HP kamu sudah selesai diperbaiki.”Sore hari, Nuna datang bersama Deyan ke kamar Liora sambil membawa ponselnya. Mereka melihat Liora sedang duduk di bawah jendela, memperhatikan suasana villa yang indah. “Udah selesai?”Nuna mengangguk lalu menyerahkan ponsel itu.“Layar depan udah diganti. Semua data di dalamnya aman.”Liora langsung menyalakan ponselnya. Beberapa detik kemudian layar utama muncul. Dia memeriksanya. Semua aplikasi, chat, dan file masih utuh.Liora tersenyum tipis. “Syukurlah. Data-data di dalamnya aman. Thank you, Bu Nuna.”“Sama-sama, Nona.”Tanpa diketahui Liora, sebelum ponsel itu dikembalikan, Akbar sudah memasang alat pelacak di dalamnya atas perintah Sagara.Liora meletakkan ponselnya di atas meja. Lalu, menatap Nuna dan Deyan bergantian. “Bu Nuna, Pak Deyan, sebenarnya siapa yang nyerang kita? Apa Papa punya banyak musuh?”Nuna dan Deyan terdiam. Bahkan mereka menghindari tatapan Liora. Liora melanjutkan. “Siapa yang nyerang aku? Mereka menargetkan

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 54

    Di kamar Liora. Ketika hari hampir siang, Liora menunjukkan tanda-tanda bangun. “Ahhhh, kepalaku…”Bulu mata Liora bergetar dua kali sebelum matanya terbuka. Dia menatap langit-langit kamarnya. Liora memegangi kepalanya. Terdapat kasa kecil yang direkatkan dengan medical tape menutupi luka di dahi Liora.“Lio kesayangan Mama. Kamu sudah bangun, Nak?”Itu suara Aluna. Liora menoleh ke kanannya. Dia melihat Aluna duduk di tepi ranjang, menatapnya dengan penuh harapan. Di sisi Aluna, Sagara dan Edward berdiri. Dan, di belakang mereka, berdiri orang-orang kepercayaan orang tuanya. Wajah-wajah lelah mereka membuat hati Liora terenyuh. Dia langsung teringat kejadian semalam. Aluna memegangi tangan Liora. “Gimana perasaan kamu? Apa udah enakan?”“Mama, Papa, Kak Edward…”Suara Liora pelan. Dia mencoba duduk dengan bantuan Aluna. Edward mengacungkan jempol pada Liora. “Nah, pinter. Itu baru bener panggil gue ‘Kak Edward’. Punya Adek cuma satu, tapi kok gengsi banget panggil Kakak!”Edw

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 53

    Edward tersenyum. “Lio, lagi tidur aja, lo tetap cantik banget.”Edward mengeluarkan kotak kecil dari dalam saku celana. Lalu, membukanya. “Lio, ini kapsul racikan Bu Nuna supaya demam lo reda dan nggak mimpi buruk lagi.”Kapsul di tangan Edward berfungsi untuk menurunkan demam, menenangkan saraf, dan menstabilkan kondisi tubuh setelah shock berat.Efek sampingnya membuat tubuh lebih rileks dan tidur lebih nyenyak. Kapsul itu juga mampu menekan mimpi buruk.“Kapsul ini cuma ada satu. Awalnya, Bu Nuna sengaja racik kapsul ini khusus buat gue. Tapi kayaknya, lo lebih butuh daripada gue.”Edward memasukkan kapsul itu ke mulut Liora. Setelah memastikan Liora menelannya, dia menuangkan sedikit air dan membantu Liora minum pelan-pelan.Kapsul itu bukan obat biasa. Nuna meraciknya sendiri dengan metode pengobatan kuno turun temurun dari keluarganya. Jika Dokter Rowan adalah ahli bedah terbaik di negara Valoria, maka Nuna adalah ahli dalam ilmu medis kuno. Sagara mempercayakan urusan obat-o

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 52

    “Sekarang, kamu tau kesalahanmu?” Di ruang bawah tanah villa utama keluarga Kivandra, Sagara masih terus memberikan Edward pelajaran. Hatinya masih belum puas mendidik anak laki-lakinya itu. “Saya tau, Pa. Saya gagal menjaga Liora,” sahut Edward. Edward tidak marah dengan perlakuan Sagara padanya. Dia juga tidak dendam. Semua itu karena sejak kecil, didikan Sagara memang keras dan Edward menerimanya. Aluna datang dengan wajah dingin, menatap Edward yang sedang berlutut dengan pandangan tertunduk. “Bagus kalo kamu tau diri. Bangunlah,” kata Aluna. Aluna membantu Edward berdiri. Aluna yang biasanya hangat dan keibuan, sekarang ikut-ikutan Sagara bersikap dingin pada Edward. Edward mengernyit, menatap kedua orang tuanya. ‘Kalian tau, ini bukan salah gue. Tapi, kenapa kalian melimpahkan semua kesalahan ke gue? Kenapa kalian tutup mata? Dan kenapa…’ Edward melirik Quden dan Akbar yang berdiri di sisi kedua orang tuanya. Dia mendengus dingin. ‘Dan kenapa mereka juga tutup m

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 26

    “Paman Deyan, berhenti di halte aja.” Liora berada di dalam mobil menuju ke sekolah. Selama identitasnya belum diumumkan, Liora akan tetap menjaga privasinya. Jadi, dia memilih untuk turun di halte bus dekat kawasan sekolah. Nuna yang duduk di sebelahnya bertanya, “Nona, jarak dari halte bus Metr

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 25

    Nuna menatap Liora. “Nona, besok kamu punya teman baru. Gendis Ellena dan Morgan Bowo. Mereka berdua di Kasta Satu. Nanti mereka yang urus masalah kamu dan Tuan Muda.”Liora merasakan hatinya menghangat. Hati kecil Liora berkata, ‘Jadi… seperti inikah rasanya dibelain keluarga? Mungkin karena ini

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 24

    “Pa, apa maksudnya? Memangnya saya salah apa?”Edward yang arogan tidak pernah berlutut pada siapapun. Sejak kecil, dia selalu dimanja oleh Aluna dan kakeknya. Tapi, lihatlah dia sekarang!Edward bahkan berani mendongakkan kepala, menatap Sagara dengan kedua mata yang menyala seperti obor. Aluna

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 21

    Di dalam Mercedes-Maybach GLS. Liora menatap pemandangan di luar mobil. “Kenapa lo gegabah gitu? Memangnya nggak punya ide lain, selain bilang gue pacar lo? Kalo Papa tauー”Edward menyela, “Urusan Papa jadi tanggung jawab gue.”Liora menghela napas panjang. Dia tidak tahu isi pikiran cowok itu, ju

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status