Share

Chapter 108

Author: Atieckha
last update publish date: 2026-07-19 19:10:11

“Sayaaaaaang,”

Salsa mulai merancau, tangan yang tadinya memeluk leher Nathan mulai mengendur. Tubuhnya melengkung ke belakang seakan dia sedang memberi akses untuk Nathan menikmati bagian favoritnya.

Sementara Nathan tak ingin membuang-buang waktu, nafsunya sudah tak bisa dikendalikan lagi. Tangannya memeluk tubuh mungil itu, sementara tubuhnya membungkuk untuk bisa menikmati dada besar yang selalu melambai untuk dihisap olehnya.

Suara decapan terdengar kian jelas membuat suasana malam itu me
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 135

    Tangan Nathan seperti kesetrum listrik tegangan tinggi. Jarinya yang gemetar nyaris tak sanggup menahan beban ponsel di genggamannya. Di layar kaca yang terang itu, diputar sebuah video berdurasi 5 menit. Dua anak kembar dengan wajah yang begitu identik sedang tertawa lepas bersama kakeknya.Bentuk alisnya, lengkung bibirnya, hingga pendar di mata mereka—semuanya adalah cetakan sempurna dari dirinya sendiri.Hati Nathan rasanya seperti diremas tangan tak kasat mata lalu seperti dilempar batu besar hingga hancur berkeping-keping. Napasnya tersengal karena tertelan oleh tangisan, meninggalkan rasa sesak yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Selama lima tahun ini, saat ia sibuk mengutuki nasib, meratapi luka hati, dan menanam rasa benci pada wanita yang ia kira tega meninggalkannya demi lelaki lain... ternyata di tempat yang jauh, Salsa sedang bertaruh nyawa. Salsa berjuang sendirian di ruang bersalin. Mempertaruhkan nyawanya yang nyaris melayang demi melahirkan dua nyawa kecil yang

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Bab 134

    “Harusnya aku benar-benar membawamu ke penjara atas kesalahan yang kamu lakukan. Harusnya ini kesempatan emas buat aku untuk balas dendam dan membiarkanmu membusuk di penjara. Tapi-” Nathan tak sanggup melanjutkan ucapannya. Tubuhnya bergetar hebat menahan sesak di dada yang selama ini nyaris tiap malam membuatnya susah untuk memejamkan mata. “Tapi rasa cintaku jauh lebih besar dari rasa benciku padamu. Aku sungguh-sungguh mencintaimu,” ucap Nathan parau.Ternyata dirinya tak sehebat itu untuk melupakan perempuan yang sudah meninggalkannya. Mungkin ini yang disebut cinta sejati. Mungkin benar kata orang cinta tidak harus saling memiliki. Tapi ini rasanya sakit banget. Kenapa Tuhan harus membiarkannya terperosok dalam urusan cinta yang sangat rumit.Salsa juga menangis dan langsung memeluk pria itu dengan erat. Air matanya membasahi baju yang dipakai Nathan. Hidup Salsa pun sangat berat.“Aku minta maaf harus pergi meninggalkanmu di saat kamu sedang berjuang antara hidup dan mati. Aku

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 133

    Salsa kembali duduk di atas sofa, memangku tasnya. Matanya terus mengekor ke arah Nathan yang baru saja kembali ke dalam kamar hotel dan masih berbicara dengan orang di seberang telepon. Bibir Salsa komat-kamit menahan jengkel, memutar ulang tiap kata mesra yang sempat didengarnya tadi dari mulut Nathan.“Iya, sayang. Sebelum jam tujuh pasti sudah sampai kok,” ucap Nathan saat ia kembali melangkah mendekat. Pria itu langsung duduk tepat di samping Salsa. Tangan Nathan terulur, merebut tas dari pangkuan Salsa lalu melemparnya asal ke ujung sofa lain. Jelas sekali Nathan tidak berniat membiarkan wanita itu keluar dari kamar ini sebelum urusan mereka selesai.“Oke, sayang. Jangan lupa makan dulu ya,” lanjut Nathan lagi dengan suara yang sangat lembut. Dalam hati Salsa berpikir kalau Clara sangat beruntung mendapatkan sisi baik seorang Nathan Abimanyu. Pria ini benar-benar memperlakukan tunangannya dengan sangat baik.Salsa mendengus, membuang muka ke arah lain. Sok mesra banget. Dia pik

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 132

    Jantung keduanya berdebar sangat kencang. Salsa bisa mendengar detak jantung Nathan, pun dengan pria itu. Jelas mereka sama-sama gugup dalam situasi ini. Lima tahun berpisah membuat keduanya menjadi canggung, apalagi Salsa yang sekarang bukan lagi wanita lemah. Kehidupannya terlampau pahit membuat Salsa tak akan membiarkan harga dirinya diinjak-injak. Demi apapun dia ingin melepaskan diri dari Nathan, ingin pergi yang jauh. Tapi tubuhnya menolak. Tubuhnya terlampau nyaman berada dalam dekapan pria itu. Tatapan mata mereka saling mengunci, sebelum akhirnya Nathan menatap bibir Salsa yang sedikit terbuka membuatnya ingin buru-buru mencium bibir wanita yang sangat ia rindukan ini. Tanpa menunggu waktu Nathan langsung mendaratkan ciumannya di bibir ranum milik Salsa. Harusnya Salsa menghindar dan bangkit dari tubuh Nathan. Harusnya dia bisa melepaskan diri dari pria ini, tapi nyatanya dia malah membiarkan dirinya larut dalam sentuhan panas bibir Nathan. Mata keduanya saling terpejam sem

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 131

    Salsa membanting kertas surat perjanjian konyol itu tepat di atas meja kaca. Tanpa rasa takut sedikit pun, ia melotot menatap penuh amarah ke arah Nathan.“Ini namanya tidak adil!” teriak Salsa dengan napas memburu. “Pilihan satu dan dua semuanya cuma menguntungkan kamu dan bikin aku rugi! Bayangkan saja, kalau aku pilih opsi pertama, aku harus tidur sama kamu seumur hidup. Padahal sebentar lagi kamu mau nikah dan punya keluarga sendiri. Berarti kamu nyuruh aku jadi selingkuhanmu, dong?!” amuk Salsa, emosinya benar-benar sudah sampai di ubun-ubun.Salsa menarik napas sebentar sebelum kembali menyemprot pria di hadapannya. “Terus kalau aku pilih pilihan kedua, kamu cuma kasih waktu satu tahun buat bayar sepuluh miliar? Kamu kira aku punya pohon uang di rumah?!”Melihat mantan kekasihnya ngamuk dan marah-marah karena surat perjanjian yang ia buat, Nathan malah santai. Sudut bibirnya terangkat tipis, membentuk senyum miring yang sangat menyebalkan. Pria itu menyandarkan punggungnya ke so

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 130

    “Kamu tahu gak sih, ternyata aku bukan anak kandung Papa. Ternyata Papa belum pernah menikah,” adunya sendu. Tapi ajaibnya, sudah tidak ada air mata lagi saat Alea menceritakan tentang jati dirinya yang sebenarnya.Namun, respon Salsa yang sangat tenang tanpa ekspresi terkejut malah membuat Alea curiga.“Meski begitu, Papamu sangat menyayangimu, Al. Lagian bukan salah Papamu juga kenapa kecelakaan itu terjadi,” sahut Salsa menenangkan.Mata Alea membelalak. “Huh? Jadi kamu sudah tahu dari dulu dan kamu memilih untuk tidak bilang apapun padaku?” tuntut Alea tak percaya.“Bukan begitu, Al. Aku merasa masalah itu sangat sensitif dan harus disampaikan langsung oleh Papamu sendiri. Salah banget kalau kamu sampai tahu masalah securcial itu dari mulutku,” tutur Salsa lembut.“Tapi Clara secara terang-terangan menyampaikan itu di depan banyak orang, Sa! Awalnya Papa gak ngaku, tapi akhirnya Papa terpaksa ngaku,” sahut Alea dengan jengkel mengingat kelakuan wanita itu.“Loh? Kok dia bisa tahu?

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 44

    Di sisi lain, layar ponsel di genggaman Zara mendadak terasa panas saat sebuah unggahan video di media sosial menampilkan sosok Aditya. Di dalam rekaman video itu, Aditya berjalan menunduk dengan tangan terborgol, dikelilingi beberapa petugas kepolisian yang menggiringnya masuk ke mobil tahanan. T

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 39

    Begitu pintu ruangannya tertutup dan Salsa keluar, Nathan langsung melonggarkan dasinya yang terasa mencekik leher. Wajahnya tetap datar tanpa ekspresi. Dia tidak membuang waktu untuk memikirkan hal lain dan langsung meraih ponsel pribadinya di atas meja kerja. Targetnya sudah jelas, yaitu menghanc

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Ternyata Masih Perawan

    Nathan menatap tubuh Salsa dari atas hingga bawah, sementara gadis itu hanya bisa meneteskan air mata sampai akhirnya suara Nathan membuatnya buru-buru mengusap air mata yang membasahi kedua sudut matanya.“Jangan buat nafsuku hilang. Kau disini wajib melayani nafsuku dan membuatku puas,” ujar pria

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Ternyata Besar

    “Ta–tapi saya gak mau pakai baju ini, Om,” cicit Salsa, mencoba mengumpulkan sisa keberaniannya yang sudah hampir habis ditelan ketakutan setiap kali bertemu dengan Nathan.Nathan yang sejak tadi sibuk di depan MacBook seketika berhenti mengetik. Dia menoleh ke sumber suara, menatap Salsa dengan r

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status