Share

22. Berbagi Luka Ronde 2

"Oke, jadi apa yang menyebabkan kamu mencuri rokok yang sedang nikmat-nikmatanya kuhisap?" tanya Januari ketika kami sudah duduk bersila berhadapan di ruang tengah rumah Ozan yang sepi kayak kuburan. 

Tadinya kami akan membicarakan masalah ini di rumahku. Namun, aku takut disangka macem-macem kalau bawa Januari ke rumah. Sedangkan keadaanku sedang amburadul kayak orang stres. Aku juga nggak siap dengan pertanyaan beruntun yang akan Ibu keluarkan ketika aku masuk ke rumah.

Opsi kedua kami akan ke rumah Zia. Namun, setelah sampai, pintu rumahnya masih terkunci. Mama pasti masih di kios untuk berjualan jus. Zia sendiri pasti belum pulang dari tempat PKL-nya. Atau mungkin Zia sudah pulang tapi pacaran dulu dengan Rival.

Jadilah kami memilih rumah Ozan. Pemiliknya entah sedang ke mana. Kebetulan Januari punya kunci cadangannya. Jadi, kami memutuskan untuk berbagi luka ronde kedua di rumah ini.

"Kamu kacau, Januar!"&

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status