Short
Runtuhnya Kerajaan Sang Bos Mafia

Runtuhnya Kerajaan Sang Bos Mafia

By:  Aria SalvatoreCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
8Chapters
0views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Udara di rumah mode kelas atas Paris itu berbau uang dan ketakutan. Aku telah menunggu enam bulan untuk gaun pengantinku. Sekarang, gaun itu justru tersampir di pundak Selena Rosion, seorang influencer yang sedang viral dan juga adik angkat tunanganku yang seorang mafia, Vicky Delano. Manajer rumah mode itu berkeringat dingin, matanya melirik gelisah antara aku dan pria yang sedang bersantai di sofa beludru. Vicky berdiri. Dia menyesuaikan lipatan ekor gaun bertabur berlian pada Selena dengan gerakan tangan yang santai. “Acara perdananya minggu depan, dia membutuhkan gaun yang menonjol dan menarik perhatian. Dia akan meminjamnya. Kau pilih saja sesuatu dari etalase dan jangan buat onar.” Nada suaranya datar dan tegas. Di bawah lampu gantung kristal, Selena mengagumi dirinya sendiri di depan cermin panjang, senyum kemenangan tersungging di bibirnya. Aku melihat bayanganku sendiri di cermin yang sama, mengenakan celana denim dan mantel yang basah kuyup. Aku tampak seperti turis yang tersesat. Tiba-tiba, seluruh rencana yang kususun selama setahun terakhir terasa seperti lelucon yang menyakitkan. Aku tidak berteriak, hanya merasa kedinginan. Mati rasa. Aku pun melepaskan cincin pertunangan dengan berlian lima karat dari jariku. Cincin itu membentur meja kopi kaca dengan bunyi klik yang tajam. “Kau benar, Vicky. Aku memang tidak butuh gaun pengantin ini. Pernikahan ini … aku juga tidak membutuhkannya.”

View More

Chapter 1

Bab 1

Suasana menjadi hening.

Keheningan yang biasanya terjadi tepat sebelum tembakan dilepaskan.

Tangan Vicky yang masih berada di gaun Selena, terhenti seketika.

Dia berbalik perlahan. Lensa kacamata desainer yang dia gunakan tidak dapat menyembunyikan sedikit pun hinaan yang dingin di sorot matanya.

“Wina. Apa tadi kau bilang?”

Suaranya rendah, seperti sebuah ancaman yang terkendali.

Perutku terasa mual.

“Aku bilang ... pernikahan ini dibatalkan.”

Selena tertawa kecil seperti gadis manja. Dia mengibaskan ekor gaunnya, bukan, ekor gaunku ... dan melangkah anggun ke arahku.

“Astaga. Wina, jangan jadi orang membosankan begitu.” Dia lalu mengedipkan mata menatapku. “Vicky hanya membantu karirku. Gaun ini akan mendapatkan lebih banyak perhatian di karpet merah daripada di gereja yang membosankan.”

Dia mendekat, aroma parfumnya menyengat. “Biasanya kau sangat pengertian. Kenapa sekarang jadi kaku begini?”

“Lepaskan gaun itu.” Suaraku memotong rengekannya.

Selena bergegas sembunyi ke belakang Vicky, bibir bawahnya bergetar. “Vicky, dia membuatku takut.”

Vicky mendorong wanita itu ke belakangnya dan memperpendek jarak antara kami dalam dua langkah. Dia pun berdiri menjulang tinggi di depanku.

“Cukup, Wina.” Rasa jengkel terukir di wajahnya yang sempurna. “Selena sudah menjadi pusat perhatian di karpet merah sejak dia masih kecil. Dia sudah menghasilkan miliaran untuk keluarga kita. Dan, sumber daya selalu diberi pada hal yang menguntungkan. Begitulah cara kita membangun masa depan.”

Dia memandangku dari atas ke bawah dengan tatapan meremehkan. “Untuk apa kau, seorang wanita yang bahkan tidak bekerja, membutuhkan gaun seharga hampir lima miliar? Siapa yang ingin kau buat terkesan?”

Setiap kata-katanya terasa bagaikan sebuah pisau kecil. Lima tahun. Selama lima tahun berperan sebagai pasangan yang suportif dan pendiam, tapi ternyata hanya seperti itu nilaiku.

Aku mengepalkan tinju, kuku pendekku terasa menusuk telapak tangan.

“Gaun itu dibuat khusus untukku, untuk hari pernikahan kita. Kau tidak meminta ijin, kau malah langsung mengambilnya.”

Vicky mendengus. Dia mendekat, aroma parfum mahalnya menyesakkan.

“Meminta ijin padamu?” bisiknya, kata-kata itu hanya ditujukan padaku. “Aku yang membayarnya. Aku yang bayar semuanya. Pakaianmu, rumahmu, dan semua yang kau miliki sekarang. Kau berutang padaku.”

Dia menusuk keras bahuku dengan jarinya.

“Tunjukkan rasa terima kasihmu, Wina. Kesabaranku itu ada batasnya.”

Aku menatap orang asing yang arogan itu. Dia benar-benar tidak merasa bersalah. Aku hanya dianggap properti, barang miliknya.

Aku sudah muak bicara.

Aku pun berbalik dan berjalan menuju pintu ganda yang berornamen indah.

“Berhenti!”

Tangannya mencengkeram pergelangan tanganku seperti penjepit. Rasa sakit menjalar ke lenganku.

“Lepaskan, Vicky!”

Dia menarikku kembali, cengkeramannya semakin kuat. Dia lalu menundukkan kepala, bibirnya menyentuh telingaku.

“Jangan buat aku marah,” desisnya. “Pergi pilih gaun dari etalase. Pernikahannya Sabtu depan. Patuhlah, setelah acara Selena selesai, aku akan menyewa sebuah pulau untuk pesta yang layak.”

Dia berhenti sejenak, napasnya terasa panas di kulitku. “Tapi kalau kau keluar dari pintu itu sekarang ....”

Dia membiarkan ancaman itu menggantung, matanya menggelap. “Aku akan pastikan kau tidak akan bisa membeli bahkan untuk gaun kertas sekalipun di kota ini. Kau tidak akan punya apa-apa.”

Aku membalas tatapannya, rasa sakit di pergelangan tanganku memicu api dingin di perutku.

“Kau menjijikkan.”

Aku berusaha melepaskan lenganku. Bekas merah terang melingkari pergelangan tanganku.

Aku tidak menoleh ke belakang. Aku hanya mendorong pintu rumah mode itu menuju malam Kota Parisa yang dingin.

Di belakangku, aku mendengar bunyi khas dari kunci elektronik yang terkunci secara otomatis.

Dan, tawa Vicky yang dingin dan penuh percaya diri.
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
8 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status