Compartilhar

55. TAWARAN DARI GLADIS

Autor: A mum to be
last update Data de publicação: 2026-03-07 18:31:12

            Hujan badai yang menghantam Jakarta sore itu seolah menjadi tirai sempurna untuk sebuah pertemuan yang tidak semestinya terjadi. Gladis memilih sebuah kafe tua di pinggiran kota yang sudah hampir tutup, tempat yang jauh dari jangkauan kolega kantornya maupun mata tajam seorang Kael.

            Ia duduk di sudut paling gelap, menyesap espresso pahitnya deng

Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK   348. APA DIA TIDAK CURIGA?

    “Apa dia tidak curiga?” Suara Ganda di seberang telepon sana begitu serius. Sementara itu, Kael tersenyum karena dari kejauhan melihat Sabrina sibuk menunjukkan berbagai jenis kerajinan tangan lokal untuk dijadikan buah tangan.“Aku sudah mengatasinya. Begitu sampai di sana, pastikan semuanya terkendali,” balas Kael dengan nada rendah yang sarat akan ketegasan seorang pemimpin. Kael menurunkan gawainya lalu menghampiri sang istri yang kini sudah manyun sembari memegangi sebuah gelang anyaman.“Bagaimana? Apa bisa aku memakai cincin itu ketika kita sampai di bandara Jakarta?” tanya Sabrina langsung saat Kael sudah berdiri di dekatnya. Wajahnya menengadah, menatap suaminya dengan penuh harap.Kael

  • SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK   347. KITA PULANG SAJA

    "Ada apa, Ganda? Katakan langsung.”"Ini bukan lagi masalah persaingan bisnis korporat yang biasa kita hadapi, Kael. Ini jauh lebih buruk."Dahi Kael semakin berkerut rapat. "Maksudmu?""Kelompok gangster lama dan jaringan mata-mata Sayap Burung Perak kembali menunjukkan pergerakan di bawah tanah," ungkap Ganda dengan nada serius yang tertahan. "Musuh bebuyutan yang mengincar klan kita dari masa lalu itu... kau pasti paham mereka."Jantung Kael berdesir tajam, namun ekspresi wajahnya justru semakin mengeras sedingin es. "Bagaimana bisa mereka tahu keberadaanku?""Aku juga tidak tahu," jelas Ganda cepat. "Dan yang paling krusial sekarang, kau dan Sabrina sedang dalam intaian mereka, Kael." Sepasang mata elang Kael berkilat tajam. Rahangnya mengeras seketika, dan aura mematikan yang di

  • SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK   346. ISTRI YANG TELEDOR

    “Mimpi itu terasa sangat nyata, Kael. Aku takut hilangnya cincin itu adalah awal dari sesuatu yang buruk. Aku istri yang teledor, baru dua minggu dan aku sudah menghilangkan barang sepenting itu.” Kael tidak langsung memotong kalimat istrinya. Pria tegap itu tetap mempertahankan posisinya, mendekap tubuh ringkih Sabrina dengan penuh kesabaran. Tangan kekarnya bergerak teratur mengusap punggung Sabrina, naik turun, menyalurkan kehangatan dan ketenangan yang sangat dibutuhkan wanita itu. Dia mendengarkan setiap patah kata ketakutan yang keluar dari bibir Sabrina tanpa sedikit pun gurat kekesalan di wajahnya. Setelah beberapa saat sampai tangis sesenggukan Sabrina mulai sedikit mereda, Kael perlahan melonggarkan pelukannya. Dia memegang kedua bahu Sabrina, menuntun wanita itu agar dudu

  • SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK   345. PERTANDA BURUK?

    Sabrina langsung panik setengah mati. Matanya bergerak liar memandangi tumpukan pasir putih yang basah di bawah kakinya, lalu beralih menatap aliran air yang mengalir cepat menuju celah-celah batu karang kecil. Tubuhnya mendadak bergetar hebat saat menyadari betapa cerobohnya dia tadi. Kael yang baru saja selesai berbicara dengan Ahmed menyadari perubahan drastis pada punggung istrinya yang tiba-tiba menegang. Dia melangkah mendekat, lalu menyentuh pundak Sabrina dengan lembut."Ada apa, hmm? Kenapa wajahmu pucat sekali?" Sabrina berbalik dengan mata yang sudah berkaca-kaca menahan tangis. Dengan bibir yang bergetar karena rasa bersalah dan ketakutan yang luar biasa, dia mengangkat tangan kirinya yang kosong ke hadapan

  • SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK   344. MARI KITA COBA

    “Kael?”“Eh, ya?” gumam Kael dengan suaranya yang terdengar gugup.“Kau kenapa sih sebenarnya?” tanya Sabrina mulai cemberut. “Kalau kau tidak mau, ya sudah. Kita istirahat saja.” Menyadari bahwa istrinya hendak merajuk, Kael langsung menggeleng. Sepasang mata elangnya berkilat usil saat tangannya terulur mengambil salah satu kotak beraroma strawberry. Dengan gerakan cepat yang membuat Sabrina memekik pelan, Kael kembali mengurung tubuh istrinya di bawah kungkungan tubuh tegapnya. Sebuah seringai seksi terukir di bibir pria itu.“Karena kau sudah telanjur membelinya, tidak keren kalau hanya dipajang di atas ranjang,” bisik Kael nakal, tepat di depan wajah Sabrina yang sudah semerah tomat. “Mari kita coba, apakah benda pilihanmu ini bisa melawa

  • SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK   343. MAU RASA APA?

    “Apa kau marah?” Kael tidak menjawab. Pria tegap itu hanya meremas lembut tangan Sabrina yang sedari tadi berada di dalam genggamannya. Ya. Mereka tidak jadi bercinta karena memang tak punya alat pengaman yang dipinta Sabrina. Jelas saja begitu, mengingat baru tadi mereka membahas tentang keinginan menunda anak secara mendalam. Alhasil, di sinilah mereka sekarang, duduk bersisian menikmati makan malam dengan pemandangan indah Pulau Socotra. Suasana di sekitar mereka terasa sangat eksotis. Meja makan privat mereka ditata di atas tebing batu rendah yang menghadap langsung ke arah Laut Arab. Angin pantai yang hangat berembus lembut, menemani kilauan cahaya keemasan dari obor bambu yang berpadu indah dengan langit senja yang mulai menggelap. Aroma hidangan laut segar yang dibakar dengan bumbu khas lokal menguar di udara, menciptakan atmosfer romantis yang menenangkan setelah belasan jam perjalanan udara. Tak lama kemudian, pemandu wisata lok

  • SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK   60. DIA KEMBALI

    Deru mesin mobil sport Kael membelah sunyinya jalanan protokol dengan kecepatan yang tidak masuk akal. Di dalam kabin yang kedap suara, atmosfer terasa mencekam. Kael mencengkeram kemudi, matanya terus melirik kaca spion setiap beberapa detik, memastikan tidak ada sorot lampu yang mengi

  • SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK   59. GADIS SMP

    Denting lonceng di pintu butik Le Vian terdengar seperti lonceng kematian bagi ketenangan Sabrina. Begitu mereka melangkah masuk, manajer butik langsung mengunci pintu kaca besar itu dari dalam dan membalik papan nama menjadi Closed. Di bawah pendar lampu kristal yang mewah, butik itu kini berubah m

  • SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK   34. SIAPA ITU?

    Suara desis dari lubang ventilasi di langit-langit ruang kerja itu mendadak berubah nada. Bukan lagi hembusan udara sejuk yang keluar, melainkan bunyi sedotan mekanis yang berat dan konstan.&n

  • SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK   28. KE NERAKA

    Di sinilah Sabrina sekarang. Ia terseok mengekor langkah lebar Kael menuju lift. Di dalam kotak logam yang tertutup itu, keheningan terasa mencekam. Sabrina masih berusaha menetralkan detak jantungnya sambil terus menunduk, menata

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status