Share

337.

Author: Al_Fazza
last update publish date: 2026-10-04 19:45:57

Ketua Sekte Puncak Es sempat membeku di tempatnya. Tangan lembutnya yang baru saja hendak membelai rambut Ling Yin terhenti di udara. Mata berwibawa itu berkedip beberapa kali, menatap Fang Zhe seolah-olah pemuda di depannya itu baru saja mengusulkan untuk membakar aula sekte.

Ling Yin melongo lebar, sementara Su Yin menoleh cepat menatap Fang Zhe dengan kening berkerut bingung.

"Fang Zhe," panggil Ketua Sekte dengan suara pelan yang ditahan, mengerutkan dahi dalam-dalam.

"Apa maksudmu? Senj
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   340. Ketua sekte lembah perawan bertindak!

    Lautan awan di sekeliling kapal terbang mendadak terbelah secara paksa. Udara dingin yang sanggup membekukan sumsum tulang berhembus kencang saat bayangan telapak tangan es raksasa seukuran gunung itu turun menekan dari langit tertinggi! "Gila! Formasi! Bertahan bersama-sama!" teriak Pemimpin Perampok dengan mata melotot panik. Rasa percaya dirinya hancur berkeping-keping dalam sekejap. Belasan perampok Ranah Petarung Langit Bintang Lima menggelorakan seluruh Qi merah darah mereka. Benang-benang Qi berwarna merah pekat berpusar cepat, membentuk perisai darah raksasa berbentuk tengkorak di udara untuk menahan serangan dari atas. Namun, di hadapan kekuatan mutlak seorang Petarung Raja yang berada dalam kondisi puncaknya, usaha mereka tak lebih dari sarang laba-laba yang mencoba menahan laju batu gunung! BOOOMMM—! Benturan dahsyat mengguncang langit. Perisai tengkorak darah itu hanya mampu bertahan kurang dari satu detik sebelum retakan es biru menyebar di sekujur jalurnya. KRAAAGG

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   339. Kemarahan ketua sekte Lembah Perawan.

    "Ranah Petarung Raja?!" Seruan tertahan lolos dari beberapa mulut perampok di barisan belakang. Pengepakan Sayap Qi merah darah milik mereka sempat tidak stabil selama sekejap akibat kibasan tekanan spiritual yang mendadak meledak dari tubuh Ketua Sekte Lembah Perawan. Udara di sekeliling kapal mendadak berat, memaksa beberapa perampok beransur mundur beberapa meter untuk menahan tumpuan kaki mereka di udara. Seorang ketua sekte dari sekte papan atas bukanlah praktisi sembarangan. Aura emas yang melingkupi Ketua Sekte berkobar bagaikan matahari fajar, menekan habis aura hitam busuk yang dibawakan oleh kelompok bertopeng tengkorak tersebut. Namun, kejutan itu hanya berlangsung beberapa detik. Pemimpin Perampok dengan luka parut di wajahnya tertawa terkekeh-kekeh. Matanya yang merah menyipit, menatap Ketua Sekte tanpa ada rasa gentar sedikit pun. Alih-alih takut, kilat ketamakan di matanya justru semakin membara. "Hahaha! Luar biasa! Ternyata Ketua Sekte Lembah Perawan sendiri yang

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   338. Perampok mencium keberadaan senjata mereka.

    "Ini memang benar-benar... Pedang Kelas Surgawi..." lanjut Ketua Sekte, suaranya bergetar hebat. Matanya menatap bilah perak transparan itu tanpa berkedip sedikit pun, seolah takut pusaka legendaris itu akan lenyap jika ia mengedipkan mata. Kekaguman yang meledak memenuhi seisi kabin kapal. Hawa dingin suci yang dipancarkan Pedang Bulan Es Surgawi milik Su Yin meresap lembut ke dalam dada mereka, membuat sirkulasi qi Ketua Sekte yang tadinya bergejolak menjadi amat tenang. Ling Yin membeku, matanya membelalak tak percaya menatap Su Yin dan senjata ajaib di tangannya. Di seluruh Benua Timur, bahkan hingga ke Benua Tengah yang dipenuhi oleh sekte-sekte raksasa kuno, keberadaan Senjata Kelas Surgawi hanyalah cerita mitos dalam gulungan kitab tua! Banyak klan besar rela menumpahkan darah puluhan ribu prajurit hanya untuk memperebutkan pecahan senjatanya saja. Namun di sini, Fang Zhe justru memberikan sebilah pedang kelas Surgawi utuh dengan jiwa roh aktif... secara cuma-cuma kepada Su

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   337.

    Ketua Sekte Puncak Es sempat membeku di tempatnya. Tangan lembutnya yang baru saja hendak membelai rambut Ling Yin terhenti di udara. Mata berwibawa itu berkedip beberapa kali, menatap Fang Zhe seolah-olah pemuda di depannya itu baru saja mengusulkan untuk membakar aula sekte. Ling Yin melongo lebar, sementara Su Yin menoleh cepat menatap Fang Zhe dengan kening berkerut bingung. "Fang Zhe," panggil Ketua Sekte dengan suara pelan yang ditahan, mengerutkan dahi dalam-dalam. "Apa maksudmu? Senjata tingkat Kaisar bukanlah barang mainan. Masing-masing pedang ini memiliki keselarasan elemen yang sangat spesifik. Kenapa kau malah ingin memberikan ketiganya pada Ling Yin?" Fang Zhe memasang wajah penuh keseriusan—wajah berpura-pura bijak yang justru membuat siapa pun yang mengenalnya merasa waspada. Ia melangkah maju satu tindak, mengetukkan jarinya ke dagu dengan gaya berpikir ala filsuf agung. "Ketua Sekte, tolong dengarkan analisis mendalam dari saya," ujar Fang Zhe mantap. "Pertama

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   336. Berangkat ke arah klan Bao.

    DING! [ "Tenang Host! Sistem jamin hadiahnya bakal bikin Host makin tampan, makin kaya, dan bikin para dewi kultivasi klepek-klepek! Sekarang segeralah bergerak sebelum calon istri Host diambil orang!" ] Fang Zhe menghentakkan kakinya ke lantai es yang retak, menggeleng gelengkan kepala. Meski mulutnya terus merutuk dan menyumpah-nyumpah, di dalam lubuk hatinya Fang Zhe sadar betul—seaneh dan senyeleneh apa pun sistem ini, keberadaannya selalu memberikan dorongan dahsyat di saat-saat kritis. Sistem ini gila, tapi tidak pernah pelit jika menyangkut keselamatan dan gengsinya. "Awas saja kalau hadiahnya cuma pil penambah stamina biasa," gumam Fang Zhe melunak. Tanpa membuang waktu lagi untuk mengutuk, Fang Zhe mengepalkan tangannya. CRACKLE! Cahaya petir keemasan menyembur dari sepasang tumitnya. Menggunakan jurus Langkah Seribu Petir, tubuh jangkungnya berubah menjadi kilatan cahaya ungu-emas yang membelah awan fajar, melesat turun dari Puncak Es menuju alun-alun utama Sekte. Di

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   335. Misi tanpa hadiah tertera.

    Fajar pagi mulai menyingsing di balik cakrawala Puncak Es. Cahaya emas kehangatan mentari menerobos masuk melalui celah-celah pilar paviliun kristal es, membiaskan kilau keemasan yang cantik di dalam bilik tidur. Su Yin perlahan mengerjapkan matanya. Kelopak matanya yang lentik terbuka halus, merasakan sensasi kehangatan yang luar biasa menutupi tubuhnya dari hawa dingin malam. Namun, saat kesadarannya berangsur pulih sepenuhnya, ia merasakan ada sesuatu yang sangat janggal. Dahinya menempel rapat pada sesuatu yang keras namun hangat. Jemari tangannya meremas erat lipatan pakaian di dada seseorang, dan yang lebih parah—satu kakinya yang mulus tanpa sadar melilit penuh di atas pinggang sosok di sampingnya! Su Yin mendongak perlahan. Wajah tampan Fang Zhe yang masih tertidur pulas dengan ulas senyum santai berada hanya sejengkal dari wajahnya. Deru napas pemuda itu berembus lembut menerpa dahi sang Dewi Es. Seketika, memori semalam berputar cepat di otak Su Yin. Semalam Fang Zhe ha

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   6.

    Erina masih memperhatikannya beberapa detik lebih lama.Tatapannya tajam. Seolah mencoba membaca sesuatu di balik wajah tenang Fang Zhe. Lalu ia meletakkan cangkir tehnya secara perlahan.“Hari ini ada pertemuan penting.”Nada suaranya kembali profesional.“Pertemuan perdagangan bahan obat dengan k

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   5. Sistem yang mulai gila!

    KLIIIIK!Suara notifikasi itu seperti petir yang menyambar jantung Fang Zhe.Ia membeku. Lalu perlahan menunduk menatap panel sistem.*Status Host: Fang ZhePekerjaan: Pengawal Pribadi CEOPoin Sistem: 0Kharisma: Tingkat 1 — Aura Ketampanan Tuan Muda Kota Shange.*“Apa?”Wajahnya seketika kaku.

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   2.Misi pertama dari system.

    Fang Zhe terdiam sesaat.Tatapan warga desa itu hanya singgah sebentar sebelum berlalu, meninggalkannya berdiri sendiri di pinggir jalan aspal yang sunyi. Angin pagi bertiup dingin, menyapu pakaian compang-campingnya yang masih berbau darah kering dan tanah lembap.Desa Mati. Nama itu terasa tidak

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   1. Lahirnya dendam Fang Zhe.

    “Ayolah, bibi cantik. Jangan berpura-pura suci. Bukankah kau juga ingin hidup lebih baik?”Suara laki-laki muda terdengar sombong dan sedikit mabuk. Yang langsung membuat jantung Fang Zhe bergetar cepat.Ia mengenali suara itu. Zhao Ming Yao, tuan muda ketiga keluarga Zhao, pemuda itu terkenal arog

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status