Short
Saat Aku Pergi, Kerajaannya Runtuh

Saat Aku Pergi, Kerajaannya Runtuh

Von:  Serein MAbgeschlossen
Sprache: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9Kapitel
1Aufrufe
Lesen
Zur Bibliothek hinzufügen

Teilen:  

Melden
Übersicht
Katalog
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN

Tiga tahun lalu, adik laki-laki suamiku hadang peluru untuknya. Karena itu, Gavin Kalil bawa janda saudaranya, Eliza Marzani, ke dalam rumah kita. Sementara aku cuma “Istri” secara status saja. Dalam segala hal, aku harus ngalah demi Eliza. Suatu kali, Eliza pura-pura iris pergelangan tangannya sendiri. Dia tuduh aku sebagai penyebabnya. Gavin langsung cekik leherku. Niat membunuh menyala di matanya. “Pergi. Keluarga Kalil nggak butuh wanita licik dan kejam seperti kamu.” Dia berikan yayasan keluarganya ke Eliza sebagai “penebusan.” Padahal itu seharusnya milikku. Kali ini, aku nggak berkata apa-apa. Waktu dia sedang tanda tangani setumpuk kontrak bisnis, aku selipkan surat perceraian di antaranya. Beberapa hari kemudian, dia sadar aku nggak pulang. Gavin pun cari aku di seluruh Kota Cellini. Namun, dia nggak pernah temukan aku. Saat itulah dia lihat surat putusan perceraian itu. Akhirnya dia ngerti. Aku telah pergi untuk selamanya. Hari itu, raja kota Cellini yang nggak tersentuh … hancur berkeping-keping.

Mehr anzeigen

Kapitel 1

Bab 1

Aku tenggelam dalam tumpukan data yang begitu rumit ketika profesor telepon.

“Frida, selamat yah!” Suaranya bergetar penuh antusias.

“Proyek Penida, riset kelas atas, laboratoriummu sendiri dengan pendanaan penuh, semuanya jadi punya kamu!”

Tanganku terhenti. Jemariku membeku di atas keyboard.

“Ini kesempatan emas, Frida,” lanjut profesor itu dengan nada suara yang melunak.

“Tapi kamu tahu artinya, kan. Kamu harus tinggalkan Kota Cellini.”

Tinggalkan Kota Cellini. Tinggalkan kota yang sudah tiga tahun aku anggap sebagai rumahku.

Tinggalkan Gavin Kalil.

“Oke.” Aku dengar suaraku sendiri jawab, rasanya begitu jauh.

“Aku akan pamitan dulu.”

Aku kembali ke vila itu. Aku ingin habiskan satu malam terakhir bersama Gavin.

Aku melangkah masuk melalui pintu utama. Para staf tampak sibuk mondar-mandir.

Mereka sedang sibuk siapkan sebuah pesta.

Gavin berdiri di tengah aula, kasih perintah seperti seorang jenderal.

“Menara sampanye-nya di sebelah kanan, bukan kiri!” Suaranya dingin, nggak terbantahkan.

“Malam ini nggak boleh sampai ada salah.”

Dia lihat aku. Tatapannya langsung membeku.

“Kamu sudah balik?”

“Gavin, aku punya kabar baik ….”

“Apa pun itu, nanti tunggu dulu.” Gavin potong aku. Tatapannya menembusku tanpa ampun.

“Malam ini penting. Jangan sampai bikin kacau itu.”

Bikin kacau?

Aku menatapnya, tertegun. Lalu aku sadar. Tentu saja. Hari ini adalah hari jadi kita yang kelima.

Pasti ini makan malam kejutan untuk kita.

Aku pikirkan itu. Dan aku juga kepikiran kalau aku akan segera tinggalkan dia.

Ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokanku.

“Aku ngerti.” Aku paksakan senyumanku.

“Aku akan ambil hadiahku.”

Ini … bisa jadi perpisahanku.

Aku cepat-cepat ke gudang anggur. Ambil botol anggur yang selama ini aku simpan. Romanée-Conti 1990.

Sebotol anggur senilai 3,2 miliar. Hal paling berharga yang bisa aku kasih.

Saat ambil itu, selembar kuitansi jatuh ke lantai. Pesanan dari Butik Chanel.

Gaun malam seharga 800 juta rupiah. Gaun yang pernah aku lihat di pelelangan. Gaun yang aku mau.

Jantungku kembali berdegup kencang.

‘Dia … siapkan semua kejutan ini?’

Mungkin malam ini akan beda. Mungkin dia akan lihat aku lagi. Cinta aku lagi. Seperti sebelum Eliza Marzani datang.

Aku bawa botol itu kembali ke aula. Gavin sedang periksa susunan meja.

“Gavin.” Aku mendekat. Dengan hati-hati, aku serahkan botol itu ke dia.

Dia terima anggur itu. Sekilas ada rasa terkejut di matanya.

“Romanée-Conti,” gumamnya sambil baca labelnya.

“1990.”

“Iya.” Suaraku bergetar. “Untuk kita.”

Dia lirik ke arahku. Nggak bicara apa-apa. Hanya mengangguk.

Para tamu mulai berdatangan.

Aku ganti pakaian dengan gaun sutra ungu terbaikku. Hatiku penuh harapan.

Aku pun jalan menuju ruang makan. Namun langkahku terhenti di ambang pintu.

Tempat dudukku ada di ujung meja yang paling jauh. Jauh dari posisi utama.

Gavin duduk di kepala meja. Eliza ada di sebelah kanannya.

Eliza pakai gaun sutra hitam. Terlihat seperti nyonya rumah yang sesungguhnya.

Sementara aku terjepit di antara dua anak buahnya. Seperti tamu yang nggak penting.

“Hadirin sekalian.” Gavin berdiri sambil angkat gelasnya.

“Kita berkumpul malam ini untuk sebuah kesempatan istimewa.”

Jantungku berdetak kencang.

‘Dia bakal bilang apa?’

“Tiga tahun lalu ....” lanjutnya, suaranya rendah dan khidmat.

“Aku kehilangan adikku. Dia meninggal saat lindungi aku. Malam ini adalah perayaan hari jadi pernikahannya dengan Eliza.”

Kata-kata itu menghantamku. Harapanku hancur berkeping-keping.

Perayaan hari jadi pernikahan .... Tapi, bukan milik kita. Milik mereka.

“Eliza telah terlalu banyak menderita untuk keluarga ini.” Gavin menoleh ke dia.

Tatapannya melembut, kelembutan yang hanya dia berikan ke wanita itu.

“Sudah waktunya dia dapatkan perhatian yang layak.”

Gavin ambil sebuah kotak Chanel dari belakangnya. Gaun senilai 800 juta itu.

“Ini untukmu, Eliza.” Gavin serahkan itu.

“Kamu pantas dapat yang terbaik.”

Eliza terima itu. Matanya berkaca-kaca.

“Gavin, aku nggak tahu harus bilang apa. Kamu sudah berbuat begitu banyak untuk aku.”

“Ini baru permulaan.” Gavin usap punggung tangannya dengan lembut.

“Aku bakal pastikan kamu nggak akan pernah terluka lagi.”

Ruangan itu dipenuhi tepuk tangan.

Aku duduk di sudutku. Dunia terasa berputar.

Setiap saraf dalam tubuhku berteriak. Ini salah. Ini kejam.

Aku coba kendalikan ekspresiku. Tapi malah gagal.

Tatapan tajam Gavin mengarah ke tempatku.

Mata itu dulu penuh cinta untuk aku. Kini malah dingin seperti es. Penuh ejekan.

“Kenapa, Frida? Cemburu? Aku cuma lagi hibur istri adikku yang sudah meninggal. Dia mati demi aku, ingat kan?”
Erweitern
Nächstes Kapitel
Herunterladen

Aktuellstes Kapitel

Weitere Kapitel

An die Leser

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Keine Kommentare
9 Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status