Home / Urban / Sang Peramu Hasrat / Penghapus Riasan dan Batas Kewarasan

Share

Penghapus Riasan dan Batas Kewarasan

Author: D-Cap
last update publish date: 2025-12-20 19:00:22

Apartemen Julian di Kuningan gelap dan sunyi saat dia menendang pintu hingga terbuka, tangannya penuh dengan tubuh Lily yang terkulai.

​Dia tidak bisa membawa Lily pulang ke kosannya. Gadis itu terlalu mabuk, dan ibu kos pasti akan menelepon orang tuanya—sebuah bencana yang tidak Lily butuhkan saat ini. Sarah? Tidak mungkin. Setelah manipulasi halus Sarah kemarin, Julian tidak mau menyerahkan domba terluka ini ke kandang serigala lain.

​Jadi, di sinilah mereka. Di satu-satun
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sang Peramu Hasrat   Bab 33: Koktail Beracun dan Emas yang Meleleh

    The Velvet Room, Malam Grand Re-Opening. Pukul 21.00 WIB.Bar itu berdenyut. Musik Deep House yang berat menggetarkan lantai marmer, seirama dengan detak jantung Julian yang tidak beraturan.The Velvet Room penuh sesak. Bukan oleh mahasiswa seni atau pekerja kantoran yang mencari ketenangan seperti dulu, melainkan oleh crème de la crème (kaum elit) Jakarta. Politisi korup, istri pejabat yang memakai berlian seberat dosa suami mereka, influencer Instagram yang sibuk live streaming, dan kritikus seni yang datang karena diundang Bastian Leo.

  • Sang Peramu Hasrat   Bab 32: Daging Segar dan Ilusi Optik

    Kantor Bastian Leo, The Velvet Room. Pukul 14.00 WIB.Ruangan itu bau uang baru. Sofa kulit Italia, meja kaca tempered, dan karpet bulu hewan asli. Bastian Leo duduk di balik mejanya, membolak-balik sketsa "aman" yang dibawa Julian.Sketsa-sketsa itu adalah gambar lanskap surealis dan potret abstrak yang indah—karya Lily yang dimanipulasi Julian agar terlihat "artistik" namun tidak menyinggung."Bagus," komentar Bastian, melempar sketsa itu ke meja. "Tekniknya matang. Tapi... kurang nendang."Julian berdiri kaku di depan meja. "Kurang bagaimana, Bas? Itu sudah sesuai tema 'Rebirth' yang lo minta."

  • Sang Peramu Hasrat   Bab 31: Neon Ungu dan Pameran Ego

    The Velvet Room, Seminggu Setelah Renovasi. Pukul 20.00 WIB.Bar itu sudah tidak seperti dulu.Lantai kayu rustic yang hangat telah diganti dengan marmer hitam yang dingin. Lampu-lampu gantung antik warisan ayah Julian sudah masuk gudang, digantikan oleh lampu strip LED neon berwarna ungu dan merah muda yang mencolok. Musik Jazz yang biasa diputar Julian kini berganti menjadi Deep House yang berdentum monoton.The Velvet Room telah kehilangan jiwanya. Sekarang, tempat ini hanyalah sebuah kelab malam mahal lainnya di Jakar

  • Sang Peramu Hasrat   Bab 30: Kipas Angin Berdebu dan Undangan Sang Rival

    Kosan Petak, Gang Kelinci, Jakarta Selatan. Dua Minggu Pasca Penyitaan.Suara kipas angin dinding yang berderit (krek... krek...) menjadi satu-satunya musik pengantar tidur bagi Julian.Tidak ada lagi AC sentral yang dingin. Tidak ada seprai sutra. Tidak ada Château Margaux.Hanya ada kasur busa tipis di lantai, dinding cat hijau yang mengelupas, dan aroma selokan yang menguar dari ventilasi jendela setiap kali hujan turun.Julian berbaring menatap langit-langit yang bernoda jamur. Di sampingnya, Lily tertidur pulas sambil memeluk guling lepek. Gadis itu kelelahan setelah seharian bekerja di

  • Sang Peramu Hasrat   Bab 29: Label Harga di Jidat dan Pelukan Canggung

    Halaman Gedung KPK, Kuningan. 24 Jam Pasca Penangkapan.Lampu blitz kamera membutakan mata.Begitu Julian melangkah keluar dari lobi gedung KPK setelah menjalani pemeriksaan maraton sebagai saksi kunci, dia disambut oleh lautan manusia. Wartawan, kamera TV, dan mikrofon yang disodorkan paksa ke wajahnya seperti tombak.Berita penangkapan Clara Valenia adalah Headline Nasional. CEO muda, cantik, sukses, ternyata terlibat suap lahan dan pencucian uang.Tapi bagi media gosip, sisi "bumbu" ceritanya jauh lebih menarik: Sang Pelapor adalah Kekasihnya Sendiri."Mas Julian! Mas Julian! Benar Anda yang membocorkan dokumen itu?"

  • Sang Peramu Hasrat   Bab 28: Denting Gelas dan Sirene

    Penthouse Clara Valenia, Pukul 09.45 WIB.Empat puluh lima menit berlalu sejak Julian menutup telepon dari layanan pengaduan KPK.Clara sudah kembali dari gudang wine di lantai bawah. Dia membawa botol Château Margaux 2015 yang diminta Julian—botol yang sama yang menjadi awal obsesinya di foto tahun 2022. Ironis. Botol itu menandai awal dan akhir segalanya.Julian duduk di sofa kulit hitam, kakinya disilangkan santai. Dia sudah tidak lagi gemeta

  • Sang Peramu Hasrat   Surat Peringatan & Sepatu Hak Tinggi

    Cahaya matahari pukul satu siang adalah musuh alami bagi The Velvet Room. Tanpa keremangan lampu kuning dan ilusi malam, bar itu terlihat telanjang. Debu-debu halus terlihat menari di bekas sorotan cahaya yang menembus celah ventilasi. Lantai kayu yang semalam terlihat eksotis kini menampakkan gor

  • Sang Peramu Hasrat   Lift Kaca

    Perjalanan dari Senopati ke Kuningan pada pukul tiga pagi adalah sebuah ironi. Jalanan yang biasanya macet total kini terbentang luas dan kosong, sebuah sungai aspal hitam yang sepi di bawah sorotan lampu jalan berwarna oranye pucat. Julian mengemudikan sedan hitamnya dalam diam, membiarkan dengung

  • Sang Peramu Hasrat   Asap Rokok dan Masa Lalu

    Pukul dua pagi, The Velvet Room berubah menjadi kerangka dari kemewahannya sendiri.Tanpa musik jazz yang mengalun, tanpa denting gelas kristal yang bersulang, dan tanpa tawa renyah para sosialita Jakarta Selatan, tempat itu hanyalah sebuah ruangan bawah tanah yang sunyi dan berbau sisa pesta. Asap

  • Sang Peramu Hasrat   Tamu Tak Diundang

    Langkah kaki Julian bergema di lorong sempit yang menghubungkan area bar utama dengan gudang penyimpanan di bagian belakang Gedung Aradhana. Di sini, musik jazz yang melantun dari panggung—suara Giselle yang kini menyanyikan “Cry Me a River”—terdengar teredam, seperti gema dari kehidupan lain yang

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status