共有

Bab 12

作者: Noona_im
last update 公開日: 2024-09-29 12:00:37

Dengan pelan dan penuh kehati-hatian Diara berjalan selangkah demi selangkah menuju tempat duduk di cafe tempatnya bekerja.

Gadis itu sudah siap untuk mulai bekerja di tempat itu. Rianti sudah mendandaninya hingga ia tampak begitu cantik bak seorang putri.

Tidak hanya wajahnya saja yang dipoles dengan makeup hingga sedemikian rupa, tapi rambutnya juga tak luput dari sentuhan tangan terampil Rianti yang serba bisa. Rambut Diara yang tadinya hanya lurus dan kaku, kini berubah
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Sang Perebut Suami Orang (21+)   80

    Sampai selesai mencuci piring, Raya belum juga pulang. Hal tersebut tentu saja membuat Diara senang. itu keuntungan baginya, ia merasa semesta merestui keinginannya untuk berduaan dengan Doni.Dalam hati Diara mengucapkan terima kasih untuk Raya, karena kamu betul-betul sahabat terbaik. Diara rasa sekalipun ia meminta berbagi Doni, Raya pasti tidak akan keberatan. Diara sangat yakin itu. Mengelap tangan terlebih dulu agar sisa-sisa air sehabis mencuci piring kering, Diara lalu menghirup napas dalam-dalam sebelum membawa langkahnya menghampiri suami sang sahabat. Tak lupa ia menyempatkan untuk berdoa agar niatnya mendekati Doni dapat berjalan dengan mulus. Yah meski ia sendiri tidak yakin jika doanya akan di dengar. Tapi tidak mengapa ia tetap berdoa saja, sebagai formalitas. Hahaha.. Diara lantas mendudukkan diri begitu sampai di ruang tengah. Mengambil tempat duduk di dekat Doni dengan hanya memberi jarak tidak lebih dari setengah meter saja. "Sudah selesai?" Tanya Doni. wanita

  • Sang Perebut Suami Orang (21+)   79. Pinjem suami lo

    "Makan yang banyak. Kasian itu anak kamu pasti kelaperan banget dari tadi." Tidak hanya menawari dan mengajak makan saja, Doni juga menaruhkan beraneka makanan yang tersaji di meja itu ke atas piring Diara. Apakah selama ini Diara kurang peka? atau memang sikap Doni padanya kali ini yang memang berbeda? Sungguh Diara benar-benar baru menyadari kalau ternyata Doni seperhatian ini. Diara tahu tentang kepedulian Doni padanya, tentang lelaki itu yang selalu membantu dan mensupportnya ketika ia kehilangan Seno dan ketika ia hampir keguguran. Namun, entah mengapa apa yang Doni lakukan dulu dengan yang dilakukan kali ini, Diara merasa ada perbedaan. Diara tidak tahu apakah hanya perasaannya saja, atau memang benar seperti itu. Namun apapun itu, ia sangat senang di perhatikan seperti ini. Salah tidak sih jika ia merasa senang mendapat perhatian dari suami sahabatnya sendiri? Ah sepertinya tidak ya? Dan Diara rasa Raya juga tidak akan keberatan karena mereka bersahabat. Raya pasti senang j

  • Sang Perebut Suami Orang (21+)   78. Benih cinta baru

    Siapa sih yang tidak sakit hati jika diperlukan seperti itu oleh suami sendiri? Apalagi dalam keadaan hamil. Zaenal sudah benar-benar keterlaluan, lelaki itu sudah tidak menghargai Diara lagi sebagai istrinya. Diara sungguh penasaran, sebenarnya apa sih yang sudah dilakukan Echa sehingga membuat Zaenal dengan waktu singkat bisa berubah begitu? Tidak mungkin wanita itu tidak melakukan apa-apa 'kan? mengingat hubungan Diara dan Zaenal yang baik-baik saja sebelumnya. Arghh ... Diara meremas rambut dengan kasar--frustasi. Seharusnya yang pernikahannya memburuk itu Echa bukannya malah dirinya! Agaknya Diara harus memikirkan sesuatu agar keadaannya berbalik lagi. Tapi bagaimana caranya? Arghh ... Kembali wanita hamil itu meremas rambutnya gemas. Kepalanya pusing sekali memikirkan hal ini. Belum lagi perutnya yang mulai keroncongan minta di isi. Sejak bangun tidur sampai waktu menunjukkan pukul sepuluh, sama sekali Diara belum memasukan apapun ke dalam mulutnya. Kakak madunya itu tidak m

  • Sang Perebut Suami Orang (21+)   77. Keadaan berbalik

    Dugaan Diara salah, harapannya musnah, sudah. Dan hanya berakhir menjadi angan-angan saja. Diara kira malam itu menjadi awal mula untuk terus memadu kasih bersama Zaenal di depan Echa, ternyata itu menjadi momen pertama sekaligus yang terakhir. Diara pikir ketika Echa mengamuk dan menuntut bercerai, seperti biasa Zaenal hanya akan memberikan janji-janji palsu--hanya untuk membujuk saja, setelahnya akan ingkar seperti yang sudah-sudah. Namun Diara tak menyangka, Zaenal sungguh-sungguh menepati janjinya tersebut. Dan itu terbukti benar dengan penolakan tegas yang diberikan Zaenal acapkali Diara menggodanya untuk melakukan lagi. Agaknya laki-laki itu sangat mencintai istri pertamanya dan sangat takut kehilangan sehingga lebih memilih menahan diri dan mengabaikan istri keduanya. Pengabaian yang dilakukan Zaenal pada Diara nyatanya tidak hanya sampai di situ saja. Hal itu terus berlanjut dan semakin parah dari waktu ke waktu, sampai-sampai tidak sadar Zaenal telah mengabaikan Diara hi

  • Sang Perebut Suami Orang (21+)   76. Ditonton istri pertama (21+)

    "Dira. Kenapa kamu ada di sini?" Zaenal bersuara berbisik seraya sedikit mengangkat tubuhnya, ia melirik was-was ke arah Echa yang masih begitu terlelap di tempatnya. "Aku kangen kamu Mas. Aku udah gak tahan." Diara sengaja membuat suaranya begitu seksual sembari terus memijat dengan seduktif benda sensitif milik Zaenal yang ia favoritkan. Netra Zaenal terpejam, ia mendesis samar merasakan desiran gairah akibat ulah yang istri mudanya lakukan. Diara merasakan benda itu berkedut-kedut, mulai menegang. Ia tersenyum menyeringai karena berhasil memantik gairah suaminya tersebut. "A-ayo pindah. Uh! Pindah ke kamarmu." Susah payah Zaenal menyusun kalimatnya. Ia meminta Diara untuk pindah--melakukannya di kamar sang istri kedua. Namun jelas saja Diara memberikan gelengan kepala. Ia menginginkan berhubungan intim di kamar itu, dan di lihat oleh kakak madunya. Itu sudah menjadi keinginannya sejak awal. "Kenapa harus pindah? Di sini saja Mas. Bukannya Mas juga sudah gak tahan?" "J-jangan.

  • Sang Perebut Suami Orang (21+)   75. Di kamar echa

    Tujuan Diara untuk membuat Echa menangis telah berhasil, tapi kadar kebahagiaan yang ia rasakan sedikit kurang karena Echa tidak menuruti apa yang dikatakan suaminya atas dasar perintah Diara. wanita itu malah berlari pergi ke kamarnya dengan air mata yang bercucuran. Huh padahalkan Diara ingin sekali menunjukkan pada Kakak madunya itu betapa bersemangat dan bernafsunya Zaenal saat bersamanga. tapi sudahlah, lain kali Diara akan mencobanya lagi. Dan akan ia pastikan Echa melihatnya. Gila? Yah mungkin saja kata itu cocok untuk disematkan untuk Diara, sebab entah mengapa, dan sejak kapan wanita itu merasakan ada sebuah dorongan keinginan yang begitu besar dalam benak. Ia ingin Kakak madunya itu melihat percintaannya dengan suami meraka, ia ingin melihat Echa menangis tersakiti, dan Diara akan merasa senang jika itu terjadi. Diara tidak tahu sejak kapan ada perasaan aneh seperti itu muncul? Tapi kapanpun itu, agaknya Diara tidak peduli dan tidak ingin mencari tahu, sebab yang ia pikir

  • Sang Perebut Suami Orang (21+)   Bab 3

    Sedari tadi senyuman yang terpatri di bibir Diara tidak mengendur sama sekali. Apalagi saat matanya memandang tumpukan belanjaan yang ia beli siang tadi di pasar. Rasa-rasanya sudah lama sekali ia tidak merasakan kebahagiaan seperti ini. Mungkin jika ingat-ingat terakhir kali ia merasakanya ketika

  • Sang Perebut Suami Orang (21+)   Bab 2

    Pagi ini Diara terbangun sedikit lebih telat dari biasanya. Kau pasti sudah tahu 'kan apa penyebabnya? Iya. Benar. Semalam Diara melakukannya. Melakukan sesuatu yang sudah lama sekali tidak ia lakukan. Sungguh ia sangat senang sekali, akhirnya ia bisa merasakan kenikmatan itu lagi. Dan ... Apa ka

  • Sang Perebut Suami Orang (21+)   Bab 1

    "Ngh.""Ahh ... Mas."Suara-suara itu sukses membuat pergerakan Diara yang tengah menuang air ke dalam gelas berhenti. Ia segera menutup kran dispenser lalu menajamkan pendengarnya.Diikutinya arah suara tersebut dengan mengendap-endap hingga sampai di ruang tamu, di sana ia menemukan sepasang man

  • Sang Perebut Suami Orang (21+)   Prolog

    "BAJINGAN!""Laki-laki biadab!""Dan kamu pelacar muruhan. Rasakan ini!""Aahh ... Lepaskan! Dasar perempuan tua tidak berguna. Lepaskan tanganmu dari rambutku!""Lepaskan tanganmu Ratih! Sudahlah terima saja nasibmu. Aku sudah bosan denganmu!""Tidak! Aku tidak akan lepaskan. Wanita murahan ini ha

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status