LOGINSelama empat tahun pernikahan kami, kata yang paling sering diucapkan Darren Setiadi hanya satu. "Tunggu." Aku mau berlibur, tunggu sampai proyeknya selesai. Aku mau merayakan hari jadi pernikahan, tunggu sampai rapatnya selesai. Aku mau ditemani pulang ke kampung untuk menjenguk orang tuaku, tunggu dia ada waktu senggang. Bahkan hari ini adalah hari ulang tahunku. Setengah bulan sebelumnya, aku sudah bertanya apakah malam ini dia punya waktu. Setelah mendapat jawaban pasti darinya, aku menghabiskan satu sore penuh memasak semua hidangan kesukaannya sambil menunggunya pulang. Namun, dari pukul enam sore hingga pukul sembilan malam, dia tetap belum juga pulang. Saat itu pula, berita malam mulai ditayangkan di televisi. [Pewaris Grup Setiadi rela berhujan demi menjemput cinta sejatinya sepulang kerja. Kisah lama mereka kembali bersemi!] Begitu mendengar sebutan familiar tersebut, aku refleks mengangkat kepala. Di layar, aku melihat pria itu memayungi seorang wanita berpakaian tipis, lalu merangkulnya erat ke dalam pelukan. Dari pintu gedung perkantoran hingga mobil Maybach yang terparkir, jaraknya jelas hanya beberapa langkah. Namun sepanjang jalan itu, payungnya terus dimiringkan ke arah wanita tersebut, sehingga bahu di sisi lain pria itu basah diguyur hujan. Ponselku tiba-tiba berbunyi. Sebuah pesan dari Darren. [Ada urusan. Tunggu aku pulang.] Aku pikir aku sudah terbiasa menunggunya. Aku pikir aku akan duduk diam di depan meja makan sambil menunggunya pulang. Namun ketika melihat jas di bahu pria itu yang basah oleh hujan di layar televisi, entah kenapa aku tiba-tiba tidak ingin menunggunya lagi.
View MoreSatu bulan kemudian, perceraian mereka resmi disahkan.Shellen tetap tidak kembali ke Kota Jingara.Dia hanya meminta seseorang mengirimkan buku akta cerai ke Kota Sucipta.Sementara Darren mengunci akta cerai itu di dalam brankas.Sejak hari itu, dia mencurahkan seluruh tenaganya untuk perusahaan.Dia tidak lagi mencari tahu kabar Shellen.Bukan karena tidak ingin, melainkan karena tidak berani.Dia takut dirinya mendapati kabar bahwa Shellen telah menikah lagi.…Hingga tiga tahun kemudian.Setelah menyelesaikan perjalanan dinas di Navara.Gio bertanya apakah mereka akan langsung kembali ke Kota Jingara.Entah mengapa Darren tiba-tiba berkata, "Kita ke Kota Sucipta."Begitu mendengar perkataannya, Gio sempat tertegun.Darren memijat pelipisnya. Namun dia tidak menarik kembali ucapannya.Ada beberapa pintu yang begitu terbuka, maka tidak akan bisa ditutup lagi.Saat mereka tiba di Kota Sucipta, hari sudah menjelang malam.Meski sudah tiga tahun tidak datang, dia masih mengingat dengan
Mendengar ucapannya sendiri, Zoey tiba-tiba membungkam mulutnya.Meski membuat Shellen keguguran bukanlah niat awalnya, dia masih mengingat dengan jelas bagaimana mata Darren memerah saat menggendong Shellen hari itu.Bahkan ketika mereka masih berpacaran, dia belum pernah melihat Darren kehilangan kendali sedemikian rupa.Saat itu dia sempat menduga, mungkinkah Darren sudah jatuh cinta pada Shellen?Karena dugaan itu, dia gelisah cukup lama.Bagaimanapun, Shellen keguguran ketika Darren sedang menyelamatkannya.Kalau Darren benar-benar mencintai Shellen, sangat mungkin dia akan melampiaskan kemarahannya kepadanya.Namun kemudian, Darren tidak pernah menyalahkannya.Sebaliknya, Darren justru menghiburnya dan berkata bahwa semua itu adalah kesalahannya sendiri.Darren memang terpuruk cukup lama, tetapi sikapnya kepada Zoey tetap sama seperti sebelumnya.Zoey pun berpikir, mungkin karena anak dalam kandungan Shellen adalah anak pertamanya.Keluarga besar seperti Keluarga Zoey sangat meme
Saat itu, terdengar suara ketukan di pintu dari lantai bawah.Zoey entah dari mana mengetahui bahwa Darren pulang sendirian dari Kota Sucipta, lalu datang ke rumah Darren.Begitu pintu dibuka, dia memasang wajah penuh perhatian dan bertanya, "Darren, apakah Shellen masih bersikeras ingin bercerai denganmu?"Darren mengatupkan bibirnya rapat tanpa menjawab.Melihat reaksinya, Zoey sudah mendapatkan jawaban yang diinginkannya.Diam-diam sudut bibirnya terangkat.Selama Shellen tetap bersikeras bercerai, lalu apa artinya jika Darren mulai memiliki perasaan untuk Shellen?Begitu Shellen pergi, secara alami dialah satu-satunya wanita di sisi Darren.Berdasarkan hubungan mereka dahulu, dia yakin tidak akan butuh waktu lama sampai Darren kembali mencintainya sepenuh hati."Karena Shellen nggak mau mengubah keputusannya, Darren, sebaiknya kamu setujui saja.""Jangan khawatir, aku akan selalu berada di sisimu."Mungkin karena membayangkan Darren akan segera bercerai, kegembiraan di hati Zoey ti
Setelah Shellen pergi, Darren duduk sendirian di kafe untuk waktu yang sangat lama.Begitu lama hingga kafe itu tutup.Baru ketika pemilik kafe dengan sopan bertanya apakah dia ingin menambah secangkir kopi lagi, dia seperti tersadar dari mimpi.Setelah keluar dari kafe, tanpa sadar dia berjalan hingga apartemen Keluarga Jiyan.Lampu di rumah Keluarga Jiyan masih menyala.Dari lantai atas masih samar-samar terdengar tawa dan canda.Di antara suara-suara itu, terselip suara yang begitu dikenalnya.Dalam lamunannya, dia teringat selama empat tahun ini Shellen jarang sekali tertawa sebebas itu.Darren memejamkan mata, menekan gejolak emosi yang memenuhi dadanya lalu berbalik dan pergi.Perjalanannya ke Kota Sucipta berakhir hanya dalam waktu kurang dari sehari.Dia gagal membawa pulang sosok yang begitu dirindukannya.Seperti saat datang, dia kembali naik pesawat seorang diri.Begitu pesawat mendarat di Kota Jingara ... hal pertama yang dilakukannya adalah pulang ke rumah.Namun ketika pi












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.