Beranda / Romansa / Sentuhan Lembut Om Duda / CHAPTER 101: Biar Aku yang Lakukan

Share

CHAPTER 101: Biar Aku yang Lakukan

Penulis: Heiho
last update Tanggal publikasi: 2026-02-03 17:00:24
Kate menelan ludah. Ia menatap bergantian Rachel dan Jefri yang sedang saling berhadapan. Aura di antara mereka berdua sangat dingin, membuat Kate merinding.

Kalau bukan karena tuntutan untuk menjaga Rachel yang baru siuman dari para petinggi agensi, Kate pasti sudah lari ketakutan.

“Aku dengar dari polisi, kamu menuntut Rara karena sudah mencelakaimu?” Kate kembali menelan ludah ketika mendengar nada dingin Jefri. Tubuhnya bahkan merinding melihat tatapan gelap pria itu ke Rachel.

“Sebena
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 295: Ketidaktahuan

    “Apa yang Anda lakukan di sini?”Rara tersentak kaget. Ia mendongak dan kembali terkejut ketika melihat Merphilus di hadapannya.Pria itu sudah siap dalam balutan jas putihnya. Serasi dengan gaun pengantin yang dipakai Hani. Sama seperti Hani, Merphilus juga tidak kalah menawan. Rara yakin pria itu juga akan menjadi sorotan begitu acara berlangsung.Pikiran Rara mendadak buyar ketika melihat pria itu menaikkan satu alisnya. Menunggu jawaban Rara. Wanita itu seketika gelagapan.“Ah, itu …” Apa yang harus dia katakan? Haruskah dia jujur?Tapi, apa Merphilus tahu kalau Hani sebelumnya menyukai Leo? Bagaimana kalau pria itu ternyata tidak tahu dan malah terjadi apa-apa dengan pernikahan ini?Meski dari percakapan barusan, Hani sepertinya sudah tidak menyukai Leo. Tapi, ia tetap takut kalau terjadi sesuatu hal yang buruk nanti!“Apa Hani bersama orang penting di dalam sana?” tanya Merphilus lagi.“Eh, iya—”“Apa dia bersama Tuan Leo?”Rara kembali tersentak. Kebingungan semakin menjalari

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 294: Terima Kasih

    “Apa? Apa yang Nona katakan tadi?”Hani menatap sejenak Leo yang merengutkan wajahnya. Ia menatap sang perempuan dengan bingung dan aneh, seolah Hani baru saja mengatakan hal yang tidak masuk akal. Hani mendengus pelan. Sudut bibirnya tertarik semakin lebar. Tentu saja Leo akan menunjukkan reaksi tersebut. Ini adalah hal yang sudah ia duga.Sejujurnya, Hani tidak ada rencana untuk mengungkapkan hal tersebut. Tapi, setelah mengenang hal-hal barusan, ia jadi teringat belum memberikan ending untuk perasaannya ke Leo.Karena itu, dia ingin menyelesaikannya sekarang.“Om pasti sudah mendengar cerita awal mula aku dan Tuan Merphilus dari ayah, kan?” tanya Hani. Ia sebenarnya hanya menebak saja. Mengenang tabiat Jefri yang selalu menceritakan banyak hal ke Leo, pastilah ceritanya dan Merphilus juga diceritakan oleh ayahnya itu.Leo tidak menjawab. Tapi, raut wajahnya yang terlihat ragu-ragu itu, sudah cukup menjawab kalau tebakan Hani benar. Hani melebarkan senyumnya. “Saat itu, aku bercer

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 293: Pengungkapan

    Satu bulan kemudian.Hani menatap pantulan dirinya di depan cermin. Tatapan matanya terlihat sedikit tidak percaya melihat penampilannya sekarang.Ia terlihat …. Sangat berbeda.Bukan dalam artian buruk. Justru karena saking bagusnya, Hani tidak memercayai wajah cantik di cermin itu adalah dirinya sendiri. Penata rias benar-benar melakukan pekerjaan yang bagus!“Apa gaunnya terasa nyaman, Nona Hani?”Hani menoleh ke belakang. Menatap para penata busana yang tadi membantunya untuk memakaikan gaun pernikahan. Ia mengulas senyum lalu mengangguk pelan.“Sudah sangat nyaman. Terima kasih banyak,” ucapnya.Para penata busana itu seketika tersenyum cerah. Wajah mereka terlihat sumringah. Salah satu staf kemudian berceletuk,“Anda terlihat sangat cantik hari ini, Nona! Kalian berdua pasti akan terlihat sangat indah di altar nanti.”Staf yang lain mengangguk-angguk, menyetujui ucapan rekan mereka. Sementara Hani tersenyum kaku. Tidak tahu harus menjawab apa selain ‘terima kasih’ yang terdengar

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 292: Sebulan Lagi

    Hani tersentak. Wajahnya memerah padam. Ternyata Merphilus masih mengingat janjinya itu!Hani tentu saja tidak melupakan hal itu. Bahkan, sejak mereka bertemu tadi, benaknya sudah terbayang-bayang dengan janji tersebut.Tapi, ia tidak ingin mengungkitnya lantaran malu. Hani sendiri juga masih belum siap untuk melakukannya meski sudah sering berlatih. Karena itu, dia berharap Merphilus tidak akan mengingatnya.Tapi, sepertinya memang mustahil untuk menghindar dari Merphilus …. Pria itu selalu mengingat segala hal bahkan dulu saja begitu.Terkutuklah Merphilus dan ingatan jangka panjangnya!“Kenapa kamu diam sekarang, hm?”

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 291: Menagih Bayaran

    “Jadi, bagaimana?”Jefri menegakkan badannya. Menyedekapkan tangannya. Ia sedikit memiringkan kepalanya, menatap dua insan di hadapannya dengan wajah datar.“Apa kita lanjut membahas pernikahannya sekarang?” ucap Jefri melanjutkan. Hani menelan ludah. Melirik Merphilus yang duduk di sebelahnya. Setelah lamaran yang menghebohkan itu, Jefri segera membawa mereka ke kamar VIP yang jauh dari aula. Acara sudah terlanjur chaos karena perbuatan Merphilus, jadi rasanya tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Karena itu, ia menugaskan Leo untuk mengurus sisa jalannya acara.Situasi sekarang sangat mirip dengan sebelumnya. Saat Jefri memberikan syarat kepada mereka. Bedanya, sekarang ada Rara di sisi Jefri. Hal itu membuat suasana tidak se-mencekam sebelumnya. Bahkan, melihat Rara tersenyum-senyum berkebalikan dari Jefri, membuat Hani merasa lebih tenang.“Kalau begitu, apa saya sudah lulus dari syarat Anda?” tanya Merphilus balik. Membalas tatapan datar Jefri. Ia terlihat lebih berani dan per

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 290: Lamaran

    “Dengan ini, saya serahkan jabatan Direktur Nickelson Suite kepada putri saya, Hani Nickelson. Semoga perusahaan ini tetap berjaya di bawah pimpinannya.”Suara tepuk tangan bergema kencang di aula hotel. Wajah-wajah sumringah dan senang terpancar dari para tamu. Mata mereka menatap antusias Hani yang naik ke atas panggung.Hani menyisir pandangannya ke seluruh aula. Ada banyak sekali tamu yang hadir, sepertinya jumlahnya lebih dari ratusan. Hal itu membuat Hani sedikit gugup. Apalagi kalau mengingat dia lah yang sekarang harus menjaga kerja sama dengan orang-orang tersebut!Hani berdiri berhadapan dengan Jefri. Ayahnya itu tersenyum, menatap Hani dengan pancaran kasih sayang dan keteduhan.Sa

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 16: Keluarga Bahagia

    Pesta akhirnya berakhir. Meskipun begitu, suasana di aula masih riuh. Banyak tamu yang belum pulang dan masih mengobrol dengan sesama.Karena Rara bagian mengembalikan piring-piring kotor ke dapur, ia sudah mulai bergerak untuk bekerja meski aula masih ramai. Bersama beberapa staf lainnya, mereka b

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 7: Enak, kan?

    Rara memejamkan matanya ketika bibir Jefri kembali menempel. Sama seperti sebelumnya, lidah Jefri kembali menyapu bibir Rara, meminta perizinan untuk masuk ke dalamnya. Rara membuka mulutnya ragu-ragu. Lidah Jefri seketika masuk ke dalam. Ia menyapu seisi mulut Rara, mulai dari langit-langitnya, d

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-17
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 11: Apa Benar Ia Sebaik Itu?

    Hembusan napas hangat Jefri yang menggelitik telinga Rara membuat tubuh perempuan itu bergetar. Ada gejolak aneh yang ia rasakan di perutnya. Terasa seperti mulas tapi tidak juga. Entahlah, ia sendiri juga tidak tahu kenapa tubuhnya bereaksi seperti ini. “Om, jangan aneh-aneh,” ucap Rara pelan set

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-17
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 13: Waktunya Kelas Lagi

    “Ra?” “Om Jefri?” Rara menggeleng dan buru-buru mengoreksi ucapannya, “Pak direktur, selamat malam,” Rara membungkukkan badan sopan yang dibalas anggukan Jefri. Meski sebelum bekerja Jefri telah mewanti-wantinya untuk bebas memanggil dia dengan sebutan apa pun kalau mereka bertemu di hotel, tapi

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-17
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status