Share

Pindah Rumah

Author: Nona Senja
last update publish date: 2026-06-28 22:40:10

"Pokoknya kita harus segera pergi dari sini, Om. Kita harus segera pindah rumah!"

"Lho, kita kan emang mau pindah hari ini. Kamu lupa?"

Tentu saja Alesha tidak melupakan hal itu. Tapi dia ingin sesegera mungkin menjauh dari titisan iblis seperti Asheeqa. Ah ... rasanya hidupnya dipenuhi oleh lingkaran iblis ternyata.

"Oh, apa kamu takut dengan Asheeqa, Ale?" tanya Alvino menaikkan sebelah alisnya.

Alesha yang tadinya masih membelakangi Alvino pun dengan gerak cepatnya menghadap ke arah Alvino
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Suami, Ayo Bercerai!    Mari Akhiri Semuanya

    Dengan amarah yang sudah memuncak, Alvino mencari-cari keberadaan Queenna, hingga dia sampai di sebuah ruangan yang biasa digunakan oleh para orang-orang bermain kartu dengan taruhan uang dalam jumlah yang banyak. Alvino tetap memaksa masuk meski dua orang penjaga yang menjaga pintu mencegatnya, saking kesalnya dia, hingga membuat kekuatannya semakin bertambah dan berhasil menghalau dua orang pejaga itu." Sialan! Siapa anda yang datang-datang memaksa masuk. Apa anda ingin mencari keributan di sini, hah!" seru salah satu dari mereka yang kepalanya botak. "Diamlah, Bedebah. Kekasihku ada di dalam!" Dengan paksa Alvino membuka pintu dengan keras hingga menimbulkan bunyi nyaring dari pintu itu. Orang-orang yang berada di dalam ruangan itu serempak terlonjak kaget. Beberapa dari mereka menatap marah ke arah Alvino yang sudah mengganggu ketenangan main mereka.Lihatlah, masing-masing dari pria-pria itu memiliki pasangan-pasangan yang muda nan cantik. Di sana juga ada Queenna tengah dudu

  • Suami, Ayo Bercerai!    Dia Quenna

    Adit yang duduk di hadapan Alesha sedari baru sampai terus-terusan menatap lekat ke arah Alesha. Sejujurnya Alesha merasa sedikit risih dipandangi seperti itu, bukan tidak sadar tapi dia berpura-pura tidak menghiraukan tatapan tatapan aneh dari Adit."Alesh, ter---""Eh ... ada benalu di sini!" seru Asheeqa memotong ucapan Adit. Asheeqa yang kebetulan mengerjakan tugasnya di kampus menatap sinis ke arah Alesha seraya mengeluarkan kata-kata tidak mengenakkan untuk Alesha. "Eh, ada Adit juga, hehe ...," ujarnya melembut ketika melihat ke arah Adit yang malah menatapnya malas seraya memutar bola matanya.Tanpa permisi, Asheeqa mendudukkan dirinya di samping Adit membuat Adit sedikit merenggangkan dirinya dengan Asheeqa. "Dasar Alesha, nggak ada permisi malah main duduk-duduk aja, nggak ada malunya, ihh!" sindir Rosa. Asheeqa sadar kalau yang dimaksud oleh Rosa adalah dirinya, namun dia menahan emosinya demi melancarkan rencananya. Dia ingin memisahkan Alesha dari orang-orang yang dek

  • Suami, Ayo Bercerai!    Berhenti Bersamanya

    Sejak malam itu, hubungan Alesha dengan Alvino semakin membaik. Alvino yang semakin membuka namun Alesha yang semakin menutup dirinya. Namun satu hal yang selalu membuat Alesha sedih; Alvino yang masih menggilai Queenna, dia tidak ingin berhenti untuk bersama dengan Queenna. Katanya, Alvino sudah berhenti menyukai Queenna, namun kenapa dia seolah enggan meninggalkan Queenna? "Om, bisakah berhenti bersamanya?""Bersamanya? Siapa?" tanya Alvino."Queenna."Alvino yang sedang duduk di meja belajar milik Alesha pun mengalihkan pandangannya ke arah Alesha. Sudah kali keberapa Alesha menyuruh dirinya untuk meninggalkan Queenna, dia ingin namun dia tidak bisa.Embusan napas kasar terdengar oleh telinga Alesha. Jika sudah seperti itu, tentu saja dia sudah sangat tahu jawaban yang akan dikatakan oleh Alvino. Tentu saja ... tidak."Akan aku coba."Alesha yang tadinya sudah tidak berharap pun terngaga mendengar jawaban Alvino. Terdengar terpaksa, namun itu sangat menyehatkan telinganya. Dengan

  • Suami, Ayo Bercerai!    Berhenti Mengganggu

    Alesha masih menatap kesal ke arah Alvino yang sudah berhasil mendudukkannya di bangku samping kemudinya. Padahal dia sudah berniat untuk jalan kaki sampai ke rumahnya, namun Alvino tiba-tiba datang mengganggu ketenangan hidupnya. "Cih, dasar pengganggu!" seru Alesha bersedekap dada dan memilih mengalihkan tatapannya dari wajah tak berdosa Alvino. "Aku hanya sedang berbaik hati.""Aku tidak butuh baikmu, Om. Aku sedang ingin sendiri, kenapa kamu egois sekali." Alesha mengembuskan napasnya kasar, dari nada bicaranya saja Alvino bisa mendengar kalau Alesha sedang merasa lelah atau semacamnya. Alvino sesekali menatap ke arah wajah lesu Alesha. Tidak biasanya Alesha se-lesu itu, biasanya dia selalu menampakkan wajah ceria dan bersemangatnya."Ada apa? Jika memang butuh tempat untuk bercerita, ceritakan saja," tawar Alvino melembut. "Aku sudah tidak bisa percaya pada siapapun lagi. Percuma saja aku percaya kalau ujung-ujungnya akan dikecewakan. Om tahu bagaimana rasanya dikecewakan ole

  • Suami, Ayo Bercerai!    Berpura-pura Tidak Tahu

    Alesha masih mematung di tempatnya. Jadi selama ini dia numpang hidup di rumah orang yang bahkan tidak memiliki hubungan darah sedikit pun dengannya? Alesha berharap ini semua hanyalah mimpi semata, dia tidak bisa menerima kenyataan sepahit ini. Meski bunda dan ayahnya selalu berlaku kasar padanya selama ini, dia sungguh tidak masalah, namun kenyataan kali ini sangat menampar keras dirinya.Air mata Alesha mengalir bak hujan yang turun dengan derasnya. "Ini bohong, 'kan? Tuhan ... kenapa harus aku? Jadi siapa orang tuaku yang sebenarnya? Kenapa aku dibuang? Apa aku benar-benar anak yang menyialkan sampai-sampai harus dibuang? Haha ... ini lucu, tapi sedih!" Alesha menghela napasnya dalam kemudian mengembuskannya dengan pelan. Dia menghapus jejak air matanya yang keluar. Dia harus berpura-pura seolah dia tidak tahu apapun. Dia ingin bersikap kalau dia tidak pernah mendengar apapun. Rasanya memang berbeda, namun apa boleh buat? Jalan terbaiknya adalah ini.Setelah dirasa cukup tenang,

  • Suami, Ayo Bercerai!    Anak Angkat

    Terik matahari menyengat kulit semua mahasiswa yang tengah berdiri di tengah lapangan seraya mendengar nasihat dengan khidmat. Tidak semua mahasiswa benar-benwr mendengarnya, hanya beberapa dari mereka yang benar-benar fokus mendengarnya, dan sisanya sudah menggerutu-rutu tidak jelas di tempatnya."Astaga, panas banget sihh!" gerutu salah satu mahasiswa yang berdiri tepat di samping Alesha. "Hai, lo nggak kepanasan? Gue nggak lihat tuh lo keringetan sedikit pun," tanyanya kepada Alesha.Alesha menatapnya bingung, "Ngomong sama aku?" tanyanya dengan raut wajah polos."Yaiyah sama lo, emang siapa lagi?""Ya ... mahasiswa di sini kan banyak, siapa tahu kamu ngomong sama mereka bukan sama aku," jawab Alesha seraya menunjuk mahasiswa yang masih berbaris rapi di tempatnya. Meski mereka sudah lelah, tapi mereka masih tetap berdiri di tempat. Perempuan itu nenepuk jidatnya tidak habis pikir. "GUE NGOMONG SAMA ELO!" serunya dengan setiap kalimat di pertegas."Oh ... iya, iya. Aku nggak ngeras

  • Suami, Ayo Bercerai!    Devil Alesha

    Alesha sudah bersiap mengenakan baju putih lengan pendek dipadukan dengan rok hitam yang panjangnya hanya sampai atas lututnya, meski hanya mengenakan pakaian seperti itu, Alesha tetap terlihat cantik dengan tinggi badan yang tidak terlalu tinggi. Sedari tadi Alesha berjalan kedepan dan belakang

  • Suami, Ayo Bercerai!    Be Better

    Sudah dua hari sejak hari dimana Alesha memutuskan untuk menerima pernikahan paksa dengan anak tuan Malik yang bernama Alvino. Dalam dua hari, Alesha sudah menyiapkan mental serta hatinya. "Ale, hari ini tuan Malik bersama dengan istrinya juga Alvino akan datang ke sini untuk melamar kamu secara

  • Suami, Ayo Bercerai!    Kenapa Bukan Orang Lain Saja?

    "Bunda, Ayah, cukup!" tegur Kenandra Athariz---Kakak Alesha---seraya berjalan menghampiri dua orang yang tengah asik memarahi adik kesayangannya. "Kenan," ucap mereka serempak dan tentu saja terkejut. "Kalian apa-apaan, sih? Kenapa kalian bisa-bisanya menuduh Ale akan menjual dirinya hanya demi

  • Suami, Ayo Bercerai!    Candaan Semesta

    Ayah, Bunda, Alesha nggak mau nikah diusia Alesha yang masih sangat muda ini, terlebih dengan seseorang yang nggak pernah Alesha temui sama sekali!" tolak Alesha dengan bersimpuh di hadapan kedua orang tuanya disertai deraian air mata yang terus mengaliri pipi berisinya tanpa henti. Kedua orang t

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status