"Bunda, Ayah, cukup!" tegur Kenandra Athariz---Kakak Alesha---seraya berjalan menghampiri dua orang yang tengah asik memarahi adik kesayangannya. "Kenan," ucap mereka serempak dan tentu saja terkejut. "Kalian apa-apaan, sih? Kenapa kalian bisa-bisanya menuduh Ale akan menjual dirinya hanya demi uang? Kenapa pikiran kalian se-bejat itu, sih?" Kenandra menarik Alesha ke dalam pelukannya. Dia bisa merasakan tubuh bergetar sang adik, tentu dia tidak tega melihat adiknya diperlakukan seperti ini oleh orang tuanya. "Kami cuma minta bantuan padanya, Kenan. Lagian, dia aneh-aneh aja sih malah mau kuliah, dia pikir kita punya banyak uang buat membiyayainya? Beruntung dia masih bisa lulus SMA, mana lulusan sekolah ter-favorite se-Indonesia, lagi." Tatapan Anindya tidak pernah berubah, selalu sinis dan tidak suka. Sampai saat ini, Alesha masih tidak mengerti kenapa dia begitu tidak disukai bahkan sangat dibenci oleh kedua orang tuanya. Hanya Kenan, sang kakak yang begitu menyayanginya mele
Dernière mise à jour : 2026-06-23 Read More