Partager

Kakak ipar

Auteur: Mommy_Ar
last update Date de publication: 2026-06-16 11:44:38

Uap hangat sisa air mandi masih terasa di kulit leher Nayra saat ia melangkah menuruni anak tangga marmer satu per satu.

Ia telah berganti pakaian menggunakan dress rumahan yang kasual namun tetap sopan, dengan rambut panjang yang ia gelung rapi ke atas.

Begitu kakinya memijak lantai dasar, aroma harum bumbu ungkep ayam goreng, sambal terasi, dan tumis kangkung yang pekat langsung menyergap indra penciumannya, menandakan hidangan makan sore telah siap disajikan.

"Sayang, sini ma
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 12 s2

    Suara gemuruh angin kencang meraung-raung, menghempas pepohonan rindang di sepanjang jalur pemukiman menuju area kontrakan Arshy.Naka memperlambat laju kendaraan mewahnya, tangannya menggegam kuat lingkar kemudi seraya memfokuskan pandangan menerobos guyuran air yang menghantam kaca depan. Wiper mobil berdetak cepat, namun sapuannya hampir tak sanggup mengimbangi amukan presipitasi di luar."Hujannya makin deras ya, Mas..." gumam Arshy yang duduk di samping pengemudi, matanya menatap cemas ke arah pepohonan yang bergoyang hebat diterjang angin."Iya, pandangan agak tertutup. Kita pelan-pelan saja," sahut Naka tenang, mencoba menenangkan keresahan gadis di sampingnya.Namun, tepat saat mobil mereka melewati sebuah pohon pelindung berukuran cukup besar di pinggir jalan utama—CRACK! BRAKKK!Batang pohon yang tua dan lapuk tak sanggup menahan hempasan angin kencang. Dalam hitungan detik, dahan utama yang sangat besar patah dan menghantam keras ka

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 11 s2

    Pagi itu, langit Jakarta tampak mendung dan menyelimuti Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan hawa dingin yang mencekam. Suasana di koridor utama pengadilan terasa padat dan tegang. Wartawan dari berbagai media hukum dan media massa memenuhi area depan ruang sidang utama, kamera dan mikrofon bersiap menyambut jalannya persidangan sengketa lahan yang mendadak menjadi perhatian publik. Hampir sebulan penuh sejak kesepakatan malam itu dibuat, Nakara Argantara tenggelam dalam kesibukan yang luar biasa. Siang dan malam, pengacara muda itu memimpin tim hukumnya untuk menyisir setiap detail sengketa lahan Panti Asuhan Kasih Bunda. Naka turun tangan langsung membedah tumpukan berkas tua, melacak silsilah ahli waris almarhum pemilik tanah, hingga mengutus tim investigasi ke Surabaya untuk membongkar dugaan permainan mafia tanah yang dilakukan oleh PT Maya Buana Pratama. Bukti demi bukti telah terkumpul dengan rapi dan rapat di dalam briefcase kulit hitam yang dipegangny

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 10 s2

    Malam semakin larut, menyisakan deru halus mesin mobil sedan mewah milik Naka yang membelah keheningan jalanan kota Jakarta. Lampu-lampu jalan memantulkan cahaya samar di atas kaca depan. Di dalam kabin yang senyap itu, udara terasa begitu dingin dan pekat.Naka fokus memegang kemudi dengan satu tangan, sementara tangan lainnya bersandar santai di jendela."Di mana rumahmu?" tanya Naka tanpa menoleh, suaranya terdengar datar namun menuntut jawaban pasti.Arshy yang duduk di kursi penumpang samping pengemudi menatap keluar jendela, meneliti bayangan gedung-gedung tinggi yang bergerak cepat. Ia menelan saliva yang terasa mengganjal di tenggorokan."Aku enggak punya," jawab Arshy lirih.Naka menoleh sekilas, alis tebalnya bertaut tajam sebelum kembali menatap lurus ke jalanan di depannya. Arshy menghela napas berat, menyandarkan punggungnya yang terasa pegal pada jok kulit yang empuk."Kemarin aku baru sampai Jakarta," jelas Arshy pelan, nadanya s

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 9 s2

    Suasana ruang keluarga Argantara terasa begitu hangat dan megah. Karpet tebal yang empuk menutupi lantai, dipadu dengan pendar cahaya lampu hias yang memberikan kesan menenangkan.Usai makan malam yang penuh dinamika, mereka semua berkumpul di ruangan tersebut. Arshy duduk di sofa empuk tepat di sebelah Bunda Nayra, yang sejak awal tak henti-hentinya menunjukkan perhatian hangat. Sementara Naka duduk di sofa seberang bersama sang ayah, Arga. Kedua pria itu tampak larut dalam pembicaraan serius mengenai perkembangan bisnis dan beberapa isu hukum korporasi.Di sudut ruangan lain, si kembar Shaka dan Shakira lesehan di atas karpet. Seperti biasa, mereka berdua sibuk dengan ponsel masing-masing, larut dalam pertarungan game online dengan suara bisikan dan seruan heboh yang sengaja ditahan agar tidak dimarahi sang ayah.Nayra memiringkan tubuhnya, menatap gadis muda di sampingnya dengan binar mata penuh rasa ingin tahu dan kasih sayang."Arshy,

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 8 s2

    Kata-kata itu menghantam dada Arshy bagai pukulan tak kasat mata. Binar kagum di matanya padam seketika. Kesadaran pahit bahwa ia berada di sini bukan sebagai tamu terhormat, melainkan hanya sebagai barang 'sewaan' dalam skenario sandiwara, kembali menghujam hatinya.Arshy langsung berbalik memutar tubuhnya, menatap lurus pada pria berjas mahal yang berdiri angkuh di hadapannya."Baik! Saya, eh... aku. Aku akan berusaha," jawab Arshy cepat, buru-buru memperbaiki panggilannya sesuai instruksi Naka tadi di mobil.Naka memperhatikan perubahan raut wajah Arshy yang mendadak menegang. Ia mengangguk pelan, merasa puas karena tegurannya berhasil menancapkan batas tegas di antara mereka."Bagus! Istirahatlah!" pungkasi Naka dingin.Tanpa menambahkan sepatah kata pun atau menanyakan apakah Arshy sudah makan malam, Naka berbalik arah, melangkah keluar, dan menutup pintu kamar dengan rapat. Suara dentur pintu yang terkunci dari luar menandai kepergian sang pengacara.Keheningan melingkupi ruan

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 7 s2

    Pilihan itu berada di ujung jemarinya. Arshy menatap lembaran kertas bermeterai di pangkuannya. Tulisan di dalamnya rapi, lugas, dan sangat mengikat secara hukum. Poin demi poin disusun begitu cermat oleh otak dingin Nakara Argantara.> Pasal 1: Pihak Pertama (Nakara Argantara) bertindak sebagai kuasa hukum resmi Pihak Kedua (Arshila Ramdhani) untuk menyelesaikan sengketa lahan Panti Asuhan Kasih Bunda tanpa memungut biaya (Pro Bono).> Pasal 2: Pihak Kedua bersedia berperan sebagai tunangan/calon istri Pihak Pertama di hadapan keluarga Pihak Pertama selama batas waktu maksimal 3 (tiga) bulan.> Pasal 3: Dilarang keras melibatkan perasaan pribadi yang dapat mengganggu jalannya kesepakatan profesional ini. "Bagaimana, Arshila?" suara bariton Naka memecah keheningan. Pria itu melirik jam tangan mewahnya seraya menyandarkan tubuh. "Saya tidak punya waktu semalaman untuk menunggu keputusan kamu."Arshy menghembuskan napas berat. Air mata yang menumpuk di pelupu

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Semoga Gol

    Pikiran-pikiran nakal tentang suara lenguhan semalam kembali berputar di kepalanya, membuat pipi Nayra merona merah di balik kaca helm kelam yang ia kenakan.Tapi berkat kelihaian Arga selap-selip di antara barisan mobil, mereka akhirnya tiba di depan lobi selatan Mall Sentra hanya dalam waktu lima

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Pegangan, Nay!

    Arga melirik ke arah Nayra sekilas, lalu kembali menatap Mbak Dewi. "Iya, betul. Kompleks gedungnya memang bersebelahan langsung dengan area mall.""Wahhh, pas banget! Pucuk dicinta ulam pun tiba, Nayra kecewa mas Arga punm tiba," Mbak Dewi berputar menghadap Arga dengan wajah memelas yang dibuat-

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Kebetulan atau Takdir

    "Pagi juga mbak, permisi ya," jawab laki-laki itu berusaha ramah dan sopan.‘’Iya Mas, hati hati ya. Kalau butuh sesuatu bisa calling me,” kata mbak Dewi bercanda namun sukses membuat laki laki itu bergidik ngeri.Dia segera pamit pergi ke kamar nya, sebelum dia kembali di goda oleh wanita itu.Ber

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Suara aneh

    Krieeet... krieeet..."Eughhh!""Sshhhh..."Mata Nayra langsung terbuka lebar, menatap lurus ke langit-langit kamar yang temaram. Dalam sekejap, rasa kantuk yang tadinya menggelayuti kelopak matanya menguap tanpa bekas.Tubuhnya menegang di balik selimut tipis. Jantungnya mulai bertalu cepat, buk

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status