مشاركة

Bab 127

مؤلف: NFLusica
last update تاريخ النشر: 2026-04-13 19:52:56

"Tolong ngertiin kondisiku sebentar saja, Sis. Keuanganku bulan ini lagi benar-benar menipis dan butuh penghematan," mohon Doni menangkupkan kedua tangannya memelas.

Suami pengkhianat ini mulai memeras otak merangkai cerita palsu penutup aib. Rentetan penjelasan panjang lebar mengenai potongan gaji hingga masalah vendor dari perusahaan meluncur lancar dari bibirnya.

Sayangnya, bujuk rayu menyedihkan itu sama sekali tidak melunakkan hati Siska yang mengeras.

"Uang bulanank

استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Suntik Aku, Mas Dokter!   Bab 232

    Akibat berada di bawah tekanan mental yang teramat berat, napas pria malang tersebut tampak tersengal-sengal tidak beraturan. Ayunan senjata tajam yang sangat berbahaya itu terus berputar liar mengancam keselamatan siapa saja yang berada di sekitar lobi.Melalui penelusuran rekam medis yang terekam di otaknya, Adrian segera mengenali identitas pria paruh baya yang sedang mengamuk itu. Pria malang tersebut merupakan suami dari salah satu pasien daruratnya yang mengalami komplikasi kehamilan parah akibat kecelakaan lalu lintas beruntun tadi pagi."Tenang, Pak, tolong turunkan parangnya dan bicaralah baik-baik dengan saya," ucap Adrian menurunkan nada suaranya menjadi sangat tenang dan berwibawa.Dilangkahkannya kedua kaki tegapnya secara perlahan untuk mengikis jarak pemisah di antara mereka berdua di atas lantai keramik. Dia menunjukkan kedua telapak tangannya yang kosong guna membuktikan bahwa dirinya datang murni membawa niat perdamaian medis."Istri saya sedang sekarat di dalam ruan

  • Suntik Aku, Mas Dokter!   Bab 231

    Tepat pada jam istirahat siang, suasana koridor klinik perlahan menjadi jauh lebih lengang. Pintu ruang konsultasi diketuk dari luar, memunculkan kejutan kecil yang memanjakan mata. Amara muncul membawa rantang makanan berundak dari rumah dengan langkah yang sangat anggun.Perempuan cantik ini sengaja datang berkunjung, untuk memberikan kejutan manis di tengah kesibukan Adrian."Kamu bawa makanan apa siang ini, Ratuku?" sapa Adrian bangkit berdiri dari kursi putarnya. Laki-laki berwajah tegas ini merentangkan kedua tangannya lebar-lebar.Meletakkan stetoskopnya di atas meja kayu, pria ini langsung menyambut kedatangan sang kekasih dengan pelukan erat sarat kerinduan. Hembusan napas Amara yang menyapu perpotongan lehernya, seketika meruntuhkan seluruh ketegangan otot sang dokter. Keduanya menikmati momen hangat tersebut selama beberapa detik, saling menyalurkan rasa cinta tanpa kata."Aku sengaja minta koki masak rendang sapi kesukaan kamu, Mas. Tadi pagi kan kamu cuma sarapan roti seb

  • Suntik Aku, Mas Dokter!   Bab 230

    "Anton bilang, lo punya informasi penting soal brankas rahasia milik Doni. Sebutkan lokasi pastinya sekarang, sebelum gue menyuruh anak buah gue buat memukul lo. Jangan berani berbohong, kalau lo masih mau keluar dari ruangan ini hidup-hidup."Mendengar gertakan tersebut, Siska menelan ludahnya susah payah menahan ketakutan yang mendalam."Doni masih menyimpan satu koper uang tunai sama paspor palsu di apartemen daerah Jakarta Selatan, Dok," jawab Siska dengan suara bergetar parah."Uang itu sengaja dia kumpulkan, dari hasil memotong anggaran proyek tanpa sepengetahuan Ibu Amara. Dia pasti lari ke sana buat mengambil uangnya, dan menyewa kelompok preman. Tolong lindungi saya, dari kejaran laki-laki gila itu hari ini."Berkat informasi berharga ini, Adrian menganggukkan kepalanya perlahan menerima fakta tersebut.Selanjutnya, laki-laki ini telah memastikan kebenaran informasi dari anak buahnya secara langsung. Dia bersiap menyusun strategi baru untuk meratakan sisa kehidupan Doni hari

  • Suntik Aku, Mas Dokter!   Bab 229

    Karena tidak ingin Amara mendengar obrolan keluarganya, Adrian mundur sejauh dua meter ke belakang."Halo Rian, ada kabar apa dari desa hari ini?" tanya Adrian menempelkan gawai itu ke telinga kirinya."Bapak udah mulai bisa makan nasi lembek hari ini, Bang. Rentenir yang biasa nagih utang, juga udah gue bayar lunas pakai uang tunai yang lo transfer kemarin. Bos fokus aja sama kerjaan di rumah sakit kota."Merasa sangat bersyukur, Adrian menghembuskan napas lega mendengar laporan medis dari adiknya tersebut. Dia langsung menekan tombol merah untuk mengakhiri panggilan telepon genggamnya.Tepat setelah layar ponsel meredup, sebuah panggilan baru masuk menampilkan nama Anton."Ada masalah apa di lapangan hari ini, Anton?" bisik Adrian menatap lurus ke arah pintu kaca."Mobil polisi yang bawa Doni, baru saja dicegat sama sekelompok preman di lampu merah jalan raya. Bajingan itu berhasil diculik, dan dibawa kabur pakai mobil boks warna hitam. Lo harus perketat penjagaan Bu Amara mulai sek

  • Suntik Aku, Mas Dokter!   Bab 228

    Gara-gara topik pembicaraan tiba-tiba berbelok ke arah putrinya, seulas senyum tulus langsung terukir di wajah sang dokter."Saya cuma berusaha menjalankan tugas saya sebagai laki-laki yang baik buat mastiin mental Amara tetap stabil setiap hari. Kondisi psikologis ibu hamil itu sangat berpengaruh besar pada pertumbuhan fisik janin di dalam kandungannya. Apalagi setelah Amara ngelewatin semua trauma penderitaan batin yang ditinggalkan sama mantan suaminya kemarin."Pujian tidak langsung dari wanita bertangan besi ini menjadi bukti nyata bahwa posisinya di keluarga ini semakin kuat. Adrian merasa sangat menikmati perubahan sikap sang nyonya besar yang mulai menerima kehadirannya secara terbuka."Saya sangat berterima kasih karena kamu sudah sabar menghadapi sikap keras kepala putri saya selama ini, Nak Adrian," ucap Bu Ratih menatap lurus ke depan kaca mobil mengamati sorot lampu jalanan."Amara itu perempuan hebat yang pantas dapetin seluruh kebahagiaan di dunia ini, Tante. Saya udah

  • Suntik Aku, Mas Dokter!   Bab 227

    Menatap lekat barisan huruf bertinta hitam di atas secarik kertas tersebut, napas Adrian seakan berhenti mengalir. Alamat yang tertera dengan sangat jelas itu merupakan lokasi persembunyian rahasia ayah kandungnya di sebuah desa terpencil. Akibat keterkejutan yang luar biasa besar, keringat dingin seketika merembes keluar membasahi tengkuk leher pria berbadan tegap ini.Lantaran menangkap perubahan drastis pada raut wajah calon menantunya, dahi Bu Ratih berkerut sangat dalam. Wanita paruh baya ini melipat kedua tangannya di depan dada membawa tatapan penuh selidik."Kenapa wajah kamu tiba-tiba tegang dan pucat begitu melihat alamat itu, Nak Adrian?" tegur Bu Ratih dengan nada suara yang penuh rasa curiga.Dihantam pertanyaan tajam tersebut secara mendadak, insting bertahan hidup sang dokter langsung meronta liar. Laki-laki maskulin ini buru-buru menelan ludahnya susah payah untuk menetralkan kepanikan absolut di dalam dadanya. Di otaknya yang cerdas, berbagai macam alibi masuk akal la

  • Suntik Aku, Mas Dokter!   Bab 65 Sini Aku Betulin

    "Kamu pasti lemes banget buat pakai baju dengan benar, ya?" tebak Bu Ratih sambil tersenyum tipis meremehkan. "Makanya kancing baju kamu sampai mencong begini pas dipakai habis periksa tadi."Mendapat jalan keluar yang tak terduga, Amara buru-buru menganggukkan kepalanya dengan tempo cepat

    last updateآخر تحديث : 2026-04-05
  • Suntik Aku, Mas Dokter!   Bab 64 Kancing Bajumu, Kok...

    "Kamar mandi dalam lagi dipakai sama Bu Amara," kilah Adrian cepat sebelum mertuanya itu bertanya lebih jauh."Jadi saya terpaksa

    last updateآخر تحديث : 2026-04-05
  • Suntik Aku, Mas Dokter!   Bab 53 Masa Lalu

    Sebagai bentuk keputusasaan, Adrian menghela napas sangat panjang melalui hidungnya. Dia sadar posisinya sangat lemah di hadapan kekuatan uang milik mertua Doni tersebut. Pria itu harus membangun batasan emosional yang ketat agar tidak semakin hancur di kemudian hari."Kurang berapa lagi?

    last updateآخر تحديث : 2026-04-01
  • Suntik Aku, Mas Dokter!   Bab 12 Durasi Kita Hanya Dua Jam

    Di klinikmya, Adrian berdiri di bawah shower. Dia memutar keran ke arah biru. Air yang semula hangat berubah menjadi dingin menusuk tulang. Adrian memejamkan mata dan mendongakkan wajahnya. Dia membiarkan air dingin itu menampar kulit wajah dan tubuhnya.Sejak bangun tidur tadi pagi, tubuhnya teras

    last updateآخر تحديث : 2026-03-18
فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status