Home / Fantasi / TAKDIR KEDUA SANG RATU / Bab 71 Saksi Kunci Yang Dibungkam

Share

Bab 71 Saksi Kunci Yang Dibungkam

Author: Purplelove77
last update publish date: 2026-08-08 21:35:51

Mei Ling yang di bawah tekanan dua orang berkuasa dalam. sehari merasa sangat pening dan gelisah. Ada rasa jengkel, geram, putus asa, kecewa, amarah, dendam bercampur aduk dalam benaknya. Hingga dia menyusun semua rencana untuk kembali beraksi seperti yang diinginkan oleh Kedua orang berkuasa tersebut.

Mei Ling tidak akan menyangka jika hla yang dia susun dengan rapi itu toh akhirnya sampai juga ke telinga Raja Wang Ming.

Di dalam kereta megahnya Sang Raja yang meminta istirahat sebentar da
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 105 Umpan yang akan ditebar Li Jing

    Malam itu Raja Wang Ming kembali ke kediaman Ratu Li Jing. "Jing'er, kenapa kau tidak beristirahat? Sudah larut malam, sayang.""Selama Yang Mulia masih sibuk memikirkan keselamatan kerajaan, bagaimana mungkin hamba bisa tidur tenang, Yang Mulia?" Li Jing menatapnya lembut namun matanya tajam, seolah melihat jauh ke dalam setiap keraguan yang bersembunyi di benak suaminya. "Ada sesuatu yang memberatkan hatimu, bukan? Sejak tadi sore kau tak berhenti berjalan mondar-mandir."Wang Ming menghela napas panjang, mendekat dan merangkul bahu istrinya. Ia ingin menceritakan semuanya, tentang Tuan Zhang, tentang pembayaran rahasia, tentang Wang Dong. Tapi kata-kata itu tertahan di kerongkongan. Ia takut jika ia mengucapkannya, kebenaran itu akan menghancurkan ketenangan yang masih tersisa di antara mereka."Aku hanya sedang memikirkan jalur perdagangan dengan negeri Timur. Ada hal-hal yang tidak masuk akal dalam catatan-catatan itu. Pembayaran yang terlalu besar, transaksi yang tidak tercata

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 104 Pertanyaan untuk Pangeran Sulung

    Wang Ming menatap pintu yang tertutup rapat seolah bisa melihat musuh-musuhnya yang tersembunyi di mana-mana."Aku tidak siap. Tapi aku tidak punya pilihan lain. Jika aku tidak bertindak sekarang, orang yang paling kucintalah yang akan menjadi korban pertama mereka.""Maka hamba dan seluruh pengawal rahasia siap mati membela Yang Mulia dan Ratu Li Jing.""Terima kasih. Sekarang pergilah. Ingat! Jangan biarkan siapa pun tahu bahwa kita sudah mengetahui kebenaran ini. Biarkan mereka berpikir bahwa kita masih buta. Hanya begitu kita bisa melihat bentuk rencana asli mereka sepenuhnya.""Baik Yang Mulia. Hamba berangkat sekarang juga."Saat pengawal itu pergi, Wang Ming berdiri sendirian dalam keheningan yang mencekam. Ia merasakan betapa tipisnya dinding antara dia dan kematian saat ini. Lalu ia berbicara pelan pada dirinya sendiri, suara bergetar karena marah dan sedih sekaligus."Kau pikir kau bisa mengalahkanku dengan cara kotor ini Wang Dong? Kau pikir kau bisa mengambil tahta ini de

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 103 Jejak Lain Yang Mulai Terlihat Jelas.

    Wang Ming yang tersentak menatap ke arah pintu. Tidak ada siapapun. "Bahkan mereka sudah menambah kata-kata juga disekitar istana ku dan ruang kerja Raja ini!" geramnya rendah dengan sorot mata yang dingin. "Pengawal!" Seorang pengawal bayangan — anak buah Pengawal Jung, datang ke hadapan Raja Wang Ming. "Panggil kepala pengawal rahasia ke sini sekarang juga. Jangan biarkan siapa pun tahu perintah ini." "Baik Yang Mulia, hamba akan segera memanggilnya tanpa diketahui orang lain." Wang Ming berjalan mondar-mandir di ruang kerjanya, tangan tergenggam erat di belakang punggung. Nama Tuan Zhang terus berputar di kepalanya. Pedagang Timur. Kaki tangan Perdana Menteri Pong. Paman Wang Dong. Kerabat Ibu Suri Rong Yue. Semua benang merah itu mengarah ke satu titik yang sama, titik yang paling ia takuti. "Yang Mulia, kepala pengawal rahasia telah datang." "Kau panggil aku saja, tidak perlu upacara. Dengarkan baik-baik. Aku ingin kau periksa semua catatan perjalanan pedagang bernama T

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 102 Benang Mwrah Yang Baru disadari

    Penghukuman yang dijatuhkan oleh Raja Wang Ming membuat banyak orang menjadi segan padanya. Tak ada seorang pun dari perdana Menteri yang ada di aula itu berani membantah seperti biasa. Karena kini Raja Wang Ming sungguh sangat tegas dan disiplin. "Sidang selesai, kalian boleh pergi!" perintah Wang Ming tajam. Membuat semua orang pun meninggalkan aula utama dengan bungkam. Kuatir mereka juga ikut dijatuhi hukuman mati, jika ketahuan bergosip di luar aula utama. Kasim Liang dan Wu Chen pun sempat tersungkur di kaki Raja Wang Ming sebab pernah menjadi bagian dari konspirasi itu. Walaupun tidak mereka sadari dan hampir saja menjadikan mereka kambingnya hitam. Kini Kasim Liang dan Wu Chen harus kembali menunjukkan kesetiaan mereka pada Wang Ming dengan kembali meberikan mereka tugas secara diam-diam. Keduanya tak berani membantah sambil akhirnya pergi meninggalkan aula utama setelah para menteri lainnya juga keluar dari sana. "Periksa setiap catatan pembayaran yang pernah keluar dari

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 101 Hukuman Dari Raja Wang Ming

    "Yang Mulia, jangan gelisah lagi. Hamba yakin itu sebuah rekayasa, untuk melemahkan yang Mulia.""Tulisan itu masih menggunakan tinta baru dan madihbtercium bau tinta yang dipakai. Tinta itu hanya ada di Kediaman Ibu Suri Rong Yue. Bau tinta itu sangat familiar seperti catatan yang telah Yang Mulia baca tentang Wu Chen." Raja Wang Ming yang duduk di sebelah Li Jing, kembali menatap tajam ke arah istrinya. "Kaun sungguh cerdas istriku, kau dengan cepat selalu bisa menganalisa setiap kejadian." " Itu sudah tugas Hamba Yang Mulia, Hamba hanya membantu Yang Mulia saja. Jadi, Yang Mulia jangan mudah terpengaruh lagi. Hamba yakin tidak ada hubungannya dengan pengikut setia Raja terdahulu. Hamba yakin, itu adalah jebakan mereka supaya kita lengah dan mencari jejak palsu yang sengaja ditinggalkan supaya kita terkecoh," lanjut Li Jing menyakinkan Raja Wang Ming tentang konspirasi tak biasa yang sekarang mereka hadapi. " Jadi mereka sengaja mau membuat aku sibuk mencari tahu tentang nama pal

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 100 Nama Yang Sangat Mencurigakan

    Raja Wang Ming tak terguncang sedikit pun mendengar teriakan itu. Ia hanya menatap punggung wanita itu yang menghilang di antara barisan prajurit dengan tatapan yang sulit diartikan, lalu berbalik perlahan menghadap Ratu Li Jing. Wajahnya yang tadinya dingin dan mengerikan perlahan melembut kembali, matanya penuh rasa syukur dan kehangatan yang mendalam. Ia meraih kedua tangan istrinya erat di dalam genggamannya. "Hari ini kita bertahan, istriku," ucapnya pelan namun penuh makna yang dalam dan lega yang baru saja terlepas dari dadanya. "Badai terbesar akhirnya berlalu." Raja Wang Ming memeluk wanita yang dia abaikan di kehidupan lamanya namun kini malah menjadi penolong yang selalu ada untuknya, dengan segala caranya yang tak pernah Raja Wang Ming tahu selama ini. Hanya untuk Kerajaan Langit dan rakyatnya. Li Jing tersenyum lembut, menyentuh pipi suaminya dengan penuh kasih sayang dan ketenangan yang kembali menyelimuti hatinya. "Badai berlalu, tapi langit belum sepenuhnya cera

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 6 Kecurigaan Raja

    “Pelayan, ada apa di luar ribut sekali?” Terdengar suara Li Jing dari dalam ruangan kamarnya. “Yang Mulia…” Xiao Xing langsung membuka pintu kamar Li Jing diikuti oleh Raja Wang Ming. “Yang Mulia, Baginda Raja mencari Yang Mulia,” jawab Xiao Xing pada Li Jing dengan tatapan yang sangat lega. “

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 5 Dekrit Raja

    “Pelayan! Tuliskan titahku!”“Selir Utama Mei Ling tidak tahu sopan santun, mempermalukan Kerajaan Langit, dan telah melakukan perbuatan terhina, dicabut gelarnya menjadi Pelayan Kamar dan dikurung di Paviliun terbengkalai. Selama tidak ada titah dariku, tidak ada yang boleh berkunjung atau pun

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU    Bab 2 Nasib Sang Ratu

    “Aaarrggghhh! Mei Ling, aku ini Permaisuri Kerajaan Langit. Berani-beraninya kau mencambukku seperti ini. Apa kau tidak takut langit menghukummu?” Ctaaarrr! Ctaaarrr! Suara tongkat cambuk besar memekakkan gendang telinga semua orang di halaman depan Paviliun Terbengkalai. Mei Ling mengejek Li Ji

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 1 Insiden Di Tengah Pesta

    Keramaian di tengah pesta ulang tahun Raja Wang Ming di Kerajaan Langit begitu menyita perhatian banyak tamu undangan. Namun kegaduhan terjadi saat itu. "Lapor, Baginda Raja!" seru seorang pelayan yang lari tergopoh-gopoh dan langsung tersungkur di depan tahta Raja. "Ada apa?" tanya Ibu Suri Ron

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status