Compartilhar

Bab 223 Tuduhan Rosa

Autor: Sora Archery
last update Data de publicação: 2026-05-09 23:50:33
“Dipecat? Pak, anda tidak bisa memecat saya begitu saja. Saya—”

Belum selesai Bimo bicara, Sambungan teleponnya tiba-tiba dimatikan begitu saja.

“Halo? Halo? Pak Rangga?” Bimo berusaha kembali menelpon Pak Rangga, namun panggilan teleponnya selalu keluar. Sepertinya Pak Rangga sudah memblokir nomornya.

“Semua ini gara-gara pria tua bangka bajingan itu! Dia telah menghancurkan semuanya!” teriak Bimo frustasi seraya meremas rambutnya sendiri dan menendang sel tahanan berulang kali.

Bim
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado
Comentários (9)
goodnovel comment avatar
Iin Ratna
ayo dong cr cara biar Bimo sama mama mayang bisa bebas dr sana
goodnovel comment avatar
Huzi_Acc
bukanya bantuin, biar Bimo sama mama mayang cepet bebas malah ngamok"
goodnovel comment avatar
Huzi_Acc
cuma memperburuk keadaan kalau ada Rosa
VER TODOS OS COMENTÁRIOS

Último capítulo

  • Dikhianati Istri, Mertua dan Ipar Menghiburku   Bab 636

    Saat ini Mayang sedang hamil 7 bulan. Sebentar lagi, Bimo akan menyambut kelahiran calon buah hatinya yang diperkirakan berjenis kelamin laki-laki. Kabar membahagiakan lain datang dari Sella dan Juno. Sella memamerkan tespek yang menunjukkan gua garis merah di hadapan mereka semua.“Yey! Akhirnya aku hamil!!” seru Sella dengan mata berkaca-kaca. Sementara Juno yang duduk di sampingnya hanya tersenyum dan mengelus perut Sella yang masih datar.“Selamat ya Sayang. Akhirnya kamu hamidun juga,”ucap Mayang ikut bahagia saat mendengar kabar tersebut.Dian dan Lilis memangku bayi mereka yang masih berumur 6 bulan. Dian melahirkan putra yang diberikan nama Kemas dan Lilis melahirkan putri yang diberikan nama Mila.“Kami juga turut bahagia atas kehamilan Mbak Sella. Semoga aja kembar cewek dan cowok biar makin lengkap,” ucap Lilis menambahkan.Tiara menjadi satu-satunya orang yang sedih melihat semua orang telah berbahagia dengan pasangan mereka. “Hemm giliran aku doang yang belum ketemu pasa

  • Dikhianati Istri, Mertua dan Ipar Menghiburku   Bab 635

    Bimo menatap gundukan tanah yang basah, dimana jenazah Vanya baru saja dimakamkan tepat di samping makam mendiang Anto, sahabatnya.“Anto, aku telah menunaikan janjiku padamu. Aku telah membawa Vanya kembali dan menguburkannya di sisimu. Semoga kamu tenang di alam sana,” gumamnya lirih.Mayang menyentuh bahunya dengan tatapan sendu. “Bimo, ayo kita pulang dulu. Hari sudah semakin gelap.” “Iya Sayang,” sahut Bimo.Bimo dan Mayang berjalan meninggalkan area pemakaman itu lalu masuk ke dalam mobil. Dia menatap sejenak ke arah makam Anto dan Vanya sebelum akhirnya menutup rapat jendela kaca mobilnya.***“Saya Bimo Cahyadi menerimamu Mayang Sari menjadi istri saya. Saya berjanji akan selalu mencintai dan menyayangimu baik dalam keadaan susah dan senang maupun dalam keadaan sehat dan sakit hingga maut memisahkan kita berdua,” ucap Bimo saat mengikrarkan janji suci pernikahan sambil menggenggam erat tangan Mayang yang terlihat cantik dengan mengenakan gaun pengantin.“Saya Mayang Sari men

  • Dikhianati Istri, Mertua dan Ipar Menghiburku   Bab 634

    Beberapa hari setelah kejadian itu, Bimo memutuskan segera berangkat ke Singapore untuk bertemu wanita di balik penelitian Gaharu Hitam yang telah memporak-porandakan hidupnya selama ini.Baskoro dan Mayang bersikeras untuk mendampinginya, namun Bimo menahan mereka demi keselamatan.“Kali ini biar aku yang pergi sendirian. Aku bisa menjaga diriku sendiri,” ujar Bimo menatap Mayang dan Baskoro sebelum keberangkatannya di bandara.“Ini terlalu beresiko. Begitu aku sampai disana, aku akan memberitahu kalian.”Mayang menggenggam tangan Bimo dengan wajah cemas. “Berjanjilah kamu akan berhati-hati, Bimo. Cepat kembali ke Indonesia dengan selamat.” “Aku berjanji, Sayang,” balas Bimo lembut. Dia mendekatkan wajahnya dan memberikan ciuman yang cukup lama di bibir Mayang.Setelah itu dia menjauhkan wajahnya dan memeluk Mayang dengan erat sebelum melangkahkan kakinya menuju gerbang keberangkatan.Beberapa jam kemudian, Bimo telah menjejakkan kaki di Singapore. Dia langsung bergerak menuju sala

  • Dikhianati Istri, Mertua dan Ipar Menghiburku   Bab 633

    Prof. Malik gemetar ketakutan di dalam cengkeraman Bimo. Wajahnya yang semula penuh keangkuhan kini pucat pasi, tak berkutik menghadapi aura gaib yang begitu menekan dari tubuh Bimo.”A-ampun, Bimo... Tolong jangan bunuh aku!" ucap Prof. Malik dengan suara bergetar. “Aku berjanji akan menyerahkan semua riset dan memusnahkan sisa serum Vigor-X itu!”Bimo bersiap akan membunuh Prof.Malik, namun pria itu langsung berteriak meminta tolong agar Bimo mengampuninya.“Tolong!! Jangan bunuh aku! Aku bukanlah dalang utama dalam penelitian ini!!” Mata Bimo terbelalak saat mendengarnya. “Apa maksudmu?” “Dia saat ini ada Singapore. Kamu bisa menemuinya secara langsung. Tapi tolong jangan bunuh aku,” jawab Prof.Malik dengan nada gemetar.Di waktu yang bersamaan pihak Kepolisian segera datang. Sirine kapal patroli meraung di tengah lautan. Cahaya sorotan lampu helikopter dan kapal petugas mulai membelah kegelapan malam, mengarah tepat ke geladak kapal besar tempat mereka berada.Bimo menatap Prof.

  • Dikhianati Istri, Mertua dan Ipar Menghiburku   Bab 632

    Anak buah Prof. Malik yang mendadak panik langsung memberondong tembakan ke arah Bimo. Namun sayang, tembakan mereka malah mengenai permukaan air laut.Dengan gerakan lincah, Bimo memanjat sisi kapal dan melompat mendarat di atas geladak. Cahaya keemasan memancar dari tubuhnya, menciptakan tekanan angin bergemuruh yang membuat para anak buah Prof. Malik terdorong mundur dan goyah.Sebelum Prof. Malik sempat bereaksi, Bimo menghentakkan kakinya ke atas geladak. Gelombang energi gaib memotong tali penjerat yang mengikat Mayang dan Baskoro.Sret!! Bimo melesat cepat dan menyambut tubuh Mayang serta Baskoro sebelum jatuh menghantam lautan. Setelah itu dia ikut melepaskan ikatan serta kain penyumpal mulut mereka berdua.“Bimo!” panggil Baskoro sambil terbatuk-batuk.“Kalian baik-baik saja?” tanya Bimo memastikan kondisi mereka.Mayang langsung memeluk Bimo dengan mata berkaca-kaca. “Bimo, hiks hiks terima kasih sudah menolong kami.” Prof. Malik mundur beberapa langkah dengan wajah memer

  • Dikhianati Istri, Mertua dan Ipar Menghiburku   Bab 631

    Bimo hanya bisa mendengar suara deburan ombak dan beberapa kali ledakan kapal beruntun di tengah lautan luas. Dia memutar tubuhnya seraya menyapu pandangannya ke sekeliling permukaan laut yang dipenuhi puing-puing kayu yang terbakar oleh api.”MAYANG!! BASKORO!! KALIAN DI MANA?!” panggil Bimo sekali lagi dengan wajah panik dan ketakutan.Cahaya keemasan cakra jantungnya tiba-tiba bergetar di dalam dada. Bimo memejamkan mata sejenak, memusatkan batinnya untuk merasakan keberadaan energi Mayang dan Baskoro. Bisikan lembut Datuk Maringgi kembali menggema di dalam pikirannya, memberikan petunjuk arah.“Di arah sebelah barat daya cucuku.” Bimo mendadak membuka matanya. Sekitar lima puluh meter di sebelah barat daya, terlihat Baskoro dan Mayang digantung dengan posisi terbalik di atas kapal yang lain dan jauh lebih besar. Tangan dan kaki mereka berdua terikat sedangkan mulut mereka disumpal dengan kain yang terlihat lusuh.Di atas geladak kapal besar itu, terlihat Prof Malik berdiri dengan

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status