Partager

Bab 605

Auteur: Sora Archery
last update Date de publication: 2026-10-03 22:21:46

Dua hari kemudian, akhirnya kapal kargo yang mereka tumpangi perlahan memasuki perairan Selat Sunda saat subuh menjelang. Di kejauhan, dermaga pelabuhan Banten sudah mulai terlihat.

Di dalam palka kapal, Bimo terbangun dari tidurnya yang singkat. Dia langsung menoleh ke arah Juno. Putranya itu masih terlelap lelap akibat efek obat bius ringan yang diatur dosisnya secara berkala oleh Angel, walau sesekali nafasnya terdengar berat dan teratur.

Baskoro melangkah turun ke palka sambil membawa tig
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (9)
goodnovel comment avatar
Huzi_Acc
sedikit lega bisa bawa pulang juno, tambah lega kalau juno sembuh total
goodnovel comment avatar
Huzi_Acc
kalau Baskoro sama Angel udah inget sama Bimo, gimana sama mama mayang ya? aku berharap juga udah inget
goodnovel comment avatar
𝑰𝒄𝒉𝒂 𝑸𝒂𝒛𝒂
Wah kalau Basokoro dan Angel sudah mengingat Bimo. berarti yang lain juga udah dong?
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Dernier chapitre

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 606

    Bimo tertegun dengan mata terbelalak saat menatap Baskoro dan Angel secara bergantian. Lidahnya mendadak kelu, tak menyangka bahwa kedua temannya itu sudah mengingat siapa dia sebenarnya.”K-kalian… sudah ingat semuanya? Sejak kapan?” tanya Bimo dengan nada suara gemetar.Angel tersenyum seraya melangkah mendekatinya.”Bimo, kamu pikir kita ini bodoh? Masa kami tidak mengenal teman kami sendiri? Si brengsek itu mungkin bisa mencuci otak kami tapi…sifatmu…caramu mengambil keputusan, dan pada saat kamu membahas Prof.Malik, Nathan dan Juno, kami sudah tahu siapa kamu sebenarnya,” ujar Angel panjang lebar dengan mata berkaca-kaca.Baskoro tertawa kecil seraya melepas kacamatanya, menyapu lensa kacamata itu dengan pinggiran kaosnya sebelum memakainya kembali.”Sebenarnya ingatan kami berdua kembali bertahap, Bim. Waktu kita membobol ruang data server di pulau itu, benturan memori itu meledak di kepala kami. Semua kenangan masa lalu kita bersama perlahan terbuka lagi.”Baskoro melangkah me

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 605

    Dua hari kemudian, akhirnya kapal kargo yang mereka tumpangi perlahan memasuki perairan Selat Sunda saat subuh menjelang. Di kejauhan, dermaga pelabuhan Banten sudah mulai terlihat.Di dalam palka kapal, Bimo terbangun dari tidurnya yang singkat. Dia langsung menoleh ke arah Juno. Putranya itu masih terlelap lelap akibat efek obat bius ringan yang diatur dosisnya secara berkala oleh Angel, walau sesekali nafasnya terdengar berat dan teratur.Baskoro melangkah turun ke palka sambil membawa tiga cangkir kopi panas. “Bim, kita sudah masuk area dermaga privat Banten. Truk box pendingin yang disewa Angel sudah terparkir pas di pinggir dermaga."“Bagaimana dengan situasi di darat, Bas? Aman?” tanya Bimo seraya menerima cangkir kopi tersebut.“Sangat aman. Jalur ini sepi dan Dermaga privat ini milik teman lama Angel. Kapal patroli Polairud yang mengawal kita tadi juga sudah memberikan laporan clearance penuh, jadi tidak ada pemeriksaan tambahan,” jawab Baskoro santai.BUM! Guncangan pelan

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 604

    “Bim, gawat! Ada kapal patroli Polairud mencegat kita!” seru Baskoro sambil berlari tergesa-gesa turun ke dalam palka dengan wajah pucat pasi. “Mereka mengunci posisi kita persis di perbatasan perbatasan laut Batam!”Angel dengan cepat mencabut pistol berperedam dari balik jaketnya. “Kita tidak bisa membiarkan mereka memeriksa isi palka ini, Bas! Kalau mereka melihat wujud fisik Juno sekarang, urusannya bakal makin rumit dan panjang!”Bimo segera berdiri menghadang Angel. “Jangan gunakan senjata. Mereka hanyalah Polisi yang hanya menjalankan tugas patroli rutin, bukan musuh. Kalau kita melawan, kita malah makin memperkeruh keadaan.”Angel perlahan menurunkan senjata apinya dan menaruhnya kembali ke dalam jaketnya.Tatapan matanya beralih ke Baskoro. “Bas, ambil semua dokumen identitas kita dan akses data terenkripsi tentang Cipta Abadi di laptopmu. Kita temui mereka di geladak.”Suara derap langkah sepatu bot terdengar menaiki tangga kapal kargo mereka. Tiga orang personel Polisi Pol

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 603

    Dengan cepat Bimo menerjang maju dan mencengkram pergelangan tangan Nathan sebelum moncong pistol itu sempat menembak ke arahnya.KREK!“AHKKK!!” jerit Nathan kesakitan saat Bimo memutar pergelangan tangannya tanpa ampun hingga tulangnya bergeser. Senjata api itu terlepas dan jatuh berdentang keras di atas panggung.Setelah itu Bimo melayangkan satu pukulan telak tepat ke rahang Nathan.BUG! “AHKKK!!” Tubuh Nathan terpental jauh lalu menghantam mimbar kaca hingga hancur berkeping-keping. Tabung-tabung berisi Serum Vigor-X jatuh berhamburan ke lantai dan pecah hingga semua cairan berwarna putih bening itu mengotori karper.“TIDAAAKKKK!!” teriak Prof.Malik histeris saat melihatnya.Prof. Malik langsung berlutut menatap nanar serum-serum yang pecah itu. Tangannya terlihat gemetar saat mencoba meraup pecahan kaca dan cairan serum yang sudah meresap ke dalam kain karpet. “Karya seniku... mahakaryaku... semuanya hancur! Brengsek kamu Bimo!!” teriak Prof.Malik murka.Bimo tidak memperdul

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 602

    Di tengah jeritan dan kepanikan para tamu di dalam kegelapan, tiba-tiba saja layar proyektor di belakang Prof. Malik dan Nathan mendadak menyala terang dan berkedip-kedip, memancarkan cahaya yang menerangi seluruh panggung.Musik klasik yang semula mengalun lembut berganti dengan suara dengungan sinyal keras, sebelum akhirnya rekaman video mulai berputar.“GRAHHHH!!!”Suara raungan kesakitan Juno menggema sangat nyaring lewat pengeras suara. Di layar tersebut, terpampang jelas detik-detik saat Juno diikat dengan rantai besi dan disuntik berbagai cairan eksperimen kimia secara paksa oleh Prof. Malik dan Nathan. Kedua binatang itu tertawa terbahak-bahak saat melihat Juno menderita.Tak berhenti di situ, layar mendadak terbagi menjadi dua bagian. Sisi kanan menampilkan tumpukan dokumen rahasia transaksi keuangan haram Cipta Abadi Internasional, sertifikat penjualan organ ilegal, serta data penyedotan ekstrak sumsum tulang belakang Bimo secara paksa untuk dijadikan Serum Vigor-X!“A-apa

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 601

    Mereka diam-diam mengamankan Juno di rumah pribadi milik salah satu teman Angel yang bermukim di kawasan Jo Chiat. Tempat itu tersembunyi dan minim kamera CCTV.Dengan hati-hati, Bimo, Angel, dan Baskoro memapah tubuh Juno masuk ke dalam ruangan bawah tanah rumah tersebut. Bimo segera membaringkan putranya itu di atas ranjang lalu memborgol kedua tangan dan kakinya agar tidak memberontak.“GRAHH... errgh…” erang Juno pelan, matanya menatap Bimo dengan tatapan sayu karena efek obat bius.“Aku sudah memanggil Dokter yang bisa dipercaya untuk menjaga dan memantau kondisi Juno di sini,” bisik Angel seraya menutup pintu ruangan. “Dia aman, Bim. Tenang saja. Kamu tidak perlu khawatir.”“Berapa banyak waktu yang kita punya sebelum acara launching Serum Vigor-X dimulai, Bas?” tanya Bimo seraya memeriksa amunisi pada senjatanya.Baskoro menatap layar laptopnya yang menampilkan peretasan data internal Cipta Abadi Internasional. “Acara utamanya mulai dalam satu jam lagi di Grand Ballroom The Rit

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status