Short
Setelah Terlahir Kembali, Aku Tidak Membuat Keributan Lagi

Setelah Terlahir Kembali, Aku Tidak Membuat Keributan Lagi

โดย:  Noraจบแล้ว
ภาษา: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9บท
6.5Kviews
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด

แชร์:  

รายงาน
ภาพรวม
แค็ตตาล็อก
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป

Setelah terlahir kembali, aku tidak lagi ikut campur dalam urusan suamiku, Oliver, dengan teman masa kecilnya, Grace. Aku membiarkan Grace mencari alasan untuk membuat Oliver meninggalkanku setiap kali. Grace menelepon, lalu berkata sambil menangis, "Oliver, aku takut .... Ada suara tembakan di luar rumah dan Aaron menangis ketakutan. Bisa nggak kamu datang temani kami?" Oliver merasa ragu, tetapi aku sudah dengan penuh pengertian menyerahkan jaket kepadanya. "Pergilah, mereka pasti ketakutan." Langkah Oliver terhenti. Dia menatapku dengan ekspresi yang rumit. Aku yang dulu pasti akan menangis histeris dan bertanya siapa yang lebih penting baginya, aku atau mereka. Namun, aku yang telah terlahir kembali hanya akan menuruti setiap keinginannya. Setelah transplantasi ginjal putriku berhasil, aku akan membawanya pergi dan meninggalkan Oliver sepenuhnya.

ดูเพิ่มเติม

บทที่ 1

Bab 1 

Di kehidupan masa lampau, aku tidak bisa menerima Oliver yang berulang kali memihak Grace dan putranya. Jadi, aku menceraikannya dengan tegas. Namun, tak lama setelah perceraian, putriku mendadak pingsan di sekolah.

Dokter mendiagnosisnya mengalami kerusakan ginjal yang parah dan dia harus menjalani transplantasi ginjal sesegera mungkin. Setelah mengetahui biaya operasi yang sangat mahal dan penantian untuk mendapatkan ginjal yang sepertinya tak berujung, duniaku runtuh.

Aku panik dan pergi mencari Oliver. Namun, Grace malah menghentikanku di luar Vila Mork.

"Kamu dan Oliver sudah cerai. Kamu nggak berhak menginjakkan kaki di sini lagi. Kusarankan sebaiknya kamu pergi secepat mungkin."

Pada saat ini, Grace dan putranya telah pindah ke vila Oliver dan menikmati semua hak istimewa yang dulunya milikku. Matanya dipenuhi kesombongan.

"Kumohon, izinkan aku bertemu Oliver! Putri kami lagi di ICU!"

Aku memohon dengan putus asa, tetapi yang kudapat hanyalah ejekan Grace.

"Apa urusannya nasib putrimu dengan kami?"

Tubuhku seketika terasa dingin. Aku hanya bisa menjawab dengan lemah, "Olivia itu putri kandungnya. Dia nggak mungkin tega biarkan Olivia meninggal begitu saja ...."

Grace mencibir, "Memangnya kenapa? Aaron itu juga putra kandungnya!"

Melihat keterkejutanku, Grace melangkah maju. Nadanya terdengar lembut, tetapi penuh kekejaman, "Pada malam sebelum pernikahan kalian, Oliver tinggalkan kamu untuk temani aku. Malam itu, kami mabuk dan aku pun mengandung Aaron .... Kamu dan putrimu sudah tempati posisi kami begitu lama. Setelah kamu pergi sekarang, mana mungkin aku biarkan kamu kembali lagi?"

Hampir seluruh tubuhku dibasahi keringat dingin. Telingaku seketika berdengung. Ternyata Oliver telah mengkhianatiku sejak lama. Akibat halangan Grace, aku tidak dapat bertemu Oliver lagi sampai kematianku. Sementara itu, putri kami meninggal secara tragis di rumah sakit karena gagal ginjal.

Setelah terlahir kembali, aku tidak akan lagi bersaing dengan Grace untuk mendapatkan kasih sayang Oliver. Aku akan memfokuskan seluruh energiku pada putriku. Aku tak akan lagi peduli pada provokasi Grace. Meskipun dia menggunakan alasan paling konyol untuk membuat Oliver meninggalkanku, aku akan berpura-pura tidak tahu setiap kalinya.

Aku tidak membuat keributan. Sebaliknya, aku segera membawa putriku ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan agar gagal ginjalnya terdeteksi lebih cepat. Setelah membaca laporan itu, tidak seperti biasanya, Oliver membatalkan semua pertemuan dan menelepon direktur Rumah Sakit Mork secara pribadi.

"Segera temukan donor ginjal yang cocok dan jadwalkan operasi untuk putriku! Semuanya harus diatur sebaik mungkin!"

Tak lama kemudian, putriku ditempatkan di kamar VIP di rumah sakit swasta tersebut. Oliver juga secara pribadi mencari ahli bedah paling terkemuka di Ittolo dan menjadikannya dokter utama putriku. Setelah ginjal yang cocok ditemukan, putriku dapat segera menjalani transplantasi ginjal.

Kali ini, putriku pasti akan mendapatkan perawatan dan tidak akan meninggal secara tragis seperti yang terjadi di kehidupan lampau.

Saat aku sedang duduk di samping tempat tidur Olivia dan menyelimutinya, ponsel Oliver tiba-tiba berdering. Layar menampilkan nama yang familier itu, Grace.

Gerakan Oliver terhenti sejenak. Dia ragu selama beberapa detik sebelum menjawab.

Terdengar suara riang Aaron, putra Grace, dari ujung telepon.

"Paman Oliver, kamu sudah janji akan ajak aku ke lapangan tembak bawah tanah untuk berlatih menembak! Kamu bilang, laki-laki sejati harus bisa menembak tepat sasaran 100 kali!"

Suamiku menutup telepon, lalu menatap putri kami yang berbaring di tempat tidur. Wajah gadis kecil itu terlihat pucat, pergelangan tangannya masih dibalut perban dari infus.

Olivia telah berkali-kali memohon kepada Oliver untuk mengajaknya menunggang kuda atau melihat laut. Namun, Oliver selalu menjawab, "Ayah sibuk."

Kali ini, jarang-jarang Oliver berjongkok dan berujar dengan suara lembut, "Via, yang patuh, ya. Ibu akan temani kamu jalani perawatan di sini, oke? Setelah kamu sembuh, Ayah akan bawa kamu main ski di Swidge."

Aku menatap putriku dengan khawatir. Aku tahu betapa dia mendambakan kasih sayang ayah. Setiap kali Oliver menolak permintaannya karena Aaron, Olivia akan menangis lama di balik selimut.

Namun, kali ini, putriku menghindari sentuhan Oliver dan menjawab dengan lembut, "Nggak apa-apa, Ayah. Kamu sibuk saja. Aku cuma butuh ditemani Ibu."

Ekspresi terkejut muncul di wajah Oliver. Ini adalah pertama kalinya Olivia menolaknya mendekat. Namun, sebelum dia sempat mengatakan apa pun, ponselnya berdering tanpa henti lagi.

Setelah Oliver pergi, Olivia tiba-tiba menatapku dengan hati-hati. "Ibu, kali ini, aku nggak akan berebut Ayah lagi dengan Aaron. Apa aku bisa tetap hidup?"

Air mata mengalir di wajahku. Ternyata putriku juga telah terlahir kembali. Aku memeluknya dengan erat. Suaraku terdengar tercekat dan gemetar, "Bisa, Sayang. Setelah operasi, Ibu akan bawa kamu tinggalkan kota dan keluarga ini. Kita nggak akan kembali lagi."

แสดง
บทถัดไป
ดาวน์โหลด

บทล่าสุด

บทอื่นๆ

ถึงผู้อ่าน

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

ไม่มีความคิดเห็น
9
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status