Home / Romansa / Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia / Bab 263: Pilihan Sang Singa

Share

Bab 263: Pilihan Sang Singa

Author: Ucing Ucay
last update publish date: 2026-09-05 23:44:14

​Raungan murka Ethan Vance yang menggelegar menembus pengeras suara gawai masih bergetar hebat di udara malam yang pengap. Suara itu begitu mengerikan, memantul kasar di dinding-dinding beton gudang tua yang retak hingga membuat dua anak buah Thomas yang berdiri di kegelapan menyerap napas kaget. Di seberang panggilan video, raut wajah sang Tiran tak lagi menyisakan jejak kemanusiaan yang dingin seperti biasanya, melainkan keputusasaan liar yang siap menghancurkan apa saja di depannya.

​Setetes
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Ros
Mau nyerahin kontrak trilyunan kan hadap2 an…. Sama2 bawa barang nya. Ethan bw surat2 nya, si thomas juga bw tiffani. Kan gt ….. masa ethan si penguasa sampai segoblok itu??? Masa mau ksh, tp ga da jaminan dr thomas , tiffani baik2 saja.?Serah terima barang masing donk…Masa dr td , anak buah diem aj
goodnovel comment avatar
Alfiah Ummi Hani
ethaaaan...aku terharu bacanya..hiks.hiks...yakinlah nanti pasti ada gantinya ethan..kamu sudah dpatkan 100% hati istrimu...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 411: Laporan Gerak-Gerik Tikus

    ​Suara denting alat makan perak beradu halus dengan porselen mahal sewaktu Ethan mengusap bibirnya menggunakan serbet kain bersih.​Langkah kaki Chloe yang menghentak keras menjauhi area meja makan restoran mewah itu lenyap sepenuhnya di balik pintu kaca berukir emas. Ethan meletakkan serbet kainnya ke atas meja, sama sekali tidak mengalihkan perhatian dari ponsel pintarnya yang masih menampilkan pesan manis dari Tiffany.​Pria tegap itu berdiri anggun, merapikan kancing jas mewahnya sebelum memberi isyarat ringan pada Marcus yang setia mengawal di belakangnya.​"Selesaikan pembayaran makan siang ini, Marcus. Kita kembali ke kediaman sekarang," perintah Ethan singkat dengan nada bariton yang mantap.​"Siap, Tuan Vance. Mobil utama sudah bersiaga tepat di depan teras restoran," sahut Marcus seraya membungkuk hormat dan memanggil pelayan.​Rombongan pengawalan ketat langsung memagari langkah Ethan melintasi selasar restoran hingga menuju pintu keluar utama yang bernuansa klasik.​SUV la

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 410: Chloe Mencoba Skenario Lain

    ​Dua pengawal berbadan tegap mencengkeram lengan Chloe secara halus namun sangat bertenaga, membimbing langkahnya keluar melintasi pintu kaca berputar Vance Group.​Hawa dingin pendingin udara gedung seketika berganti dengan panasnya terik matahari siang yang membakar permukaan aspal jalanan utama. Chloe menghentakkan kakinya dengan kasar di atas trotoar, melepaskan cengkeraman tangan pengawal itu dengan raut wajah yang dipenuhi dendam kesumat.​Rasa malu yang luar biasa hebat saat diusir dari lobi tidak serta-merta melumpuhkan niat busuk wanita bergaun merah mencolok tersebut.​Ia mengusap sudut matanya yang memerah, memperbaiki letak gaun ketatnya, lalu berjalan cepat menuju mobil sewaan hitam kusam di gedung parkir seberang jalan. Di dalam kabin mobil yang terasa pengap, Chloe merogoh tas genggamnya untuk menyambar ponsel pintar dan menghubungi salah satu relasi lamanya.​"Cari tahu di mana Ethan Vance akan makan siang hari ini. Sekarang juga!" bentak Chloe tanpa memberikan salam p

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 409: Chloe Mencoba Bicara

    ​Kertas-kertas putih yang berserakan di atas lantai marmer lobi Vance Group menjadi pusat perhatian seketika.​Chloe membungkukkan tubuhnya dengan gerakan yang sangat lambat, sengaja memamerkan belahan gaun merah menyalanya yang amat rendah tepat di hadapan Ethan. Riasan tebal di wajahnya terpapar jelas di bawah sorotan lampu kristal lobi, memancarkan keputusasaan yang dibungkus oleh kepura-puraan anggun.​Ia mendongak pelan, memasang binar mata paling menyedihkan bercampur godaan terselubung untuk memancing empati pria berkuasa di depannya.​"Ethan ... tidak disangka kita bisa bertemu di sini," bisik Chloe dengan nada suara yang bergetar penuh kepura-puraan.​"Aku tidak bermaksud mengganggu langkahmu, tapi bisakah kita bicara sebentar saja soal hal penting?" tanya Chloe seraya mencoba menyentuh ujung lengan jas hitam Ethan.​Langkah kaki Ethan yang tadinya mantap dan tegap mendadak terhenti persis satu jengkal di depan lembaran kertas yang terhampar di lantai.​Aura di seluruh area l

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 408: Chloe Memulai Aksinya

    ​Sinar matahari pagi membias suram di antara dinding-dinding kaca pencakar langit di pusat bisnis kota, menembus kabut tipis yang menyelimuti kawasan perkantoran.​Chloe melempar pena murah di tangannya ke atas dasbor mobil sewaan, membuang catatan kecil mengenai klinik cabang yang baru saja selesai ia tulis.​Perasaan janggal mendadak menyelinap kencang di dalam dadanya sewaktu ia memperhatikan suasana sekeliling klinik yang tampak begitu lengang dan terpencil.​"Tidak mungkin seorang Ethan Vance membawa istrinya yang hamil anak kembar ke tempat kumuh dan sepi seperti ini," bisik Chloe pada dirinya sendiri dengan kening berkerut dalam.​Ia menyalakan kembali layar ponsel pintarnya, memandangi tangkapan layar jadwal medis dari Lina dengan sudut mata menyipit penuh kecurigaan.​Keputusannya mendadak berubah seketika ketika ingatan tentang Ethan kembali mendominasi seluruh jalan pikirannya yang dipenuhi dendam dan ambisi liar.​Ia sadar betul bahwa mendatangi Tiffany secara langsung di

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 407: Detik-Detik Penentuan

    ​Tawa puas Chloe bergema pelan di dalam kamar tidurnya yang sepi, menyisakan hawa dingin yang menusuk hingga ke tulang.​Tiga hari berlalu dalam sekejap mata, membawa pagi yang ditunggu-tunggu dengan langit mendung berawan tebal di atas langit kota. Cahaya matahari pagi terhalang gumpalan awan hitam yang menggantung rendah, menciptakan suasana redup di sepanjang jalanan utama.​Di dalam kamar tidur utama kediaman Vance, Ethan berdiri santai di depan cermin besar seraya memasangkan kancing kemeja mewahnya.​Gerakan tangannya teratur dan tenang, sama sekali tidak memperlihatkan ketegangan sedikit pun di raut wajahnya yang tampan dan tegas. Pria tegap itu tersenyum tipis ketika melihat bayangan Tiffany dari pantulan cermin, sedang merapikan ujung gaun hamil berwarna biru muda.​"Kamu sudah merasa nyaman dengan pakaian ini, Sayang?" tanya Ethan lembut seraya membalikkan badan dan menghampiri istrinya.​Ethan merengkuh pinggang Tiffany dengan penuh kehati-hatian, menopang beban tubuh istri

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 406: Umpan yang Memikat

    ​Langkah kaki Ethan melangkah pelan kembali ke dalam ruang keluarga yang hangat, menutup pintu kayu tebal itu tanpa menimbulkan derit sedikit pun.​Sinar jingga kemerahan dari balik jendela memantul lembut di atas wajah Tiffany yang tertidur sangat lelap di atas sofa empuk. Ethan mendudukkan dirinya di tepi sofa, merapikan rajutan kaus kaki bayi berwarna merah muda dan biru yang terletak di atas meja kecil, lalu mengusap lembut kening istrinya dengan kasih sayang tak terhingga.​Sementara itu di ruang kendali bawah tanah, Marcus bergerak sangat cepat bersama dua anggota tim keamanan siber tepercaya.​Jari-jemari para ahli siber itu menari lincah di atas papan ketik, meretas sistem basis data medis internal rumah sakit secara tersembunyi. Mereka menyusup masuk ke dalam berkas akun milik Lina, staf pendaftaran yang telah menerima suap gelang emas dari Chloe.​"Tuan Marcus, seluruh jalur komunikasi seluler dan akun pesan singkat milik staf bernama Lina sudah berhasil kita sadur sepenuhny

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 7. Strategi Di Balik Dinginnya Malam

    ​Tiffany berdiri di depan jendela besar kamarnya, menatap hamparan lampu kota yang berpijar layaknya ribuan mata yang mengawasi. Angin malam berhembus pelan, membawa hawa dingin yang menyentuh kulitnya, namun ia tak sedikit pun merasa kedinginan. Pikirannya jauh lebih hangat, dipenuhi oleh kalkulas

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 6. Langkah Sang Pemenang

    ​"Aku setuju menikah dengan Ethan Vance," ucap Tiffany dengan nada yang sangat tenang, seolah dia baru saja membicarakan menu sarapan pagi.​Kata-kata itu meluncur dengan presisi yang mengejutkan, memotong udara tegang dengan ketajaman pisau bedah. Chloe yang baru saja bersiap mengeluarkan rengekan

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 5. Sandiwara Di Atas Meja Makan

    ​Beatrice meletakkan cangkir tehnya dengan denting yang halus namun tajam, lalu meraih tangan Chloe yang masih terulur manja ke arah Arthur. Tatapannya tertuju lurus pada suami yang kini tampak bimbang di bawah pengaruh kata-katanya. Dia mengusap punggung tangan Chloe dengan penuh kasih sayang yang

  • Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia   Bab 4. Permainan Di Ruang Keluarga

    ​Tiffany menarik napas panjang, menata detak jantungnya agar tetap stabil sebelum melangkah keluar dari kamar. Setiap langkahnya menuruni tangga pualam terasa begitu nyata, membawa ingatan menyakitkan sekaligus harapan baru yang menyala terang. Suara tawa samar dari ruang keluarga terdengar semakin

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status