LOGINHidup Winena tak lagi sama sejak kemalangan bertubi-tubi menghancurkannya. Ia digugat cerai oleh Faris, suaminya. Ayahnya yang seorang koruptor bunuh diri di sel tahanan. Diperparah dengan meninggalnya sang ibu karena serangan jantung. Winena kehilangan arah hidup. Ia pergi, jauh dari ingar bingar ibukota. Di sana, ia bertemu dengan Sena. Waktu yang Winena habiskan dengan Sena menumbuhkan cinta di hati keduanya. Tanpa tahu menahu bahwa mereka terpenjara dalam pusaran takdir yang rumit. Yaitu kenyataan bahwa Sena adalah jaksa yang memenjarakan ayah Winena. Dan saat kebenaran terkuak, luka di hati keduanya menganga lebar. Mereka hampir berpisah. Namun, cinta memperkuat ikatan mereka. Sayangnya, jalan terjal menghadang. Restu tak didapat. Orang tua Sena dengan tegas menyatakan bahwa mereka tak menerima calon menantu yang sudah janda dan terlebih lagi dari keluarga koruptor. Sementara itu, keluarga Winena juga tak menerima Sena yang mereka anggap sebagai biang sial karena membuat keluarga Winena terpuruk.
View MoreAnakku tersayang, WinenaSaat kamu menerima surat ini, mungkin Ayah sudah tidak ada di dunia lagi. Melalui surat ini, Ayah ingin mengatakan betapa besar rasa syukur dan rasa bangga Ayah bisa memiliki kamu sebagai anak. Kamu sudah berkali-kali mendengar dari Ibu kalau dulu kami sangat menanti-nantikan kehadiran anak dalam pernikahan kami yang sudah bertahun-tahun. Saat kami sudah nyaris menyerah, kamu hadir melengkapi kebahagiaan kami. Kamu selalu menjadi kebahagiaan kami, Win.Bahkan, saat hubungan Ayah dan Ibu sudah tidak seperti dulu lagi, kami selalu mencintai kamu sama besarnya seperti saat kamu masih berada di rahim ibumu.Tentang keadaan Ayah dan Ibu yang telah berubah dan akhirnya berimbas ke kamu, menyakiti kamu, Ayah minta maaf, Nak. Maaf, karena Ayah sudah merusak keluarga impian yang selalu kamu inginkan.Winena, Ayah sangat menyesal karena menciptakan dunia yang mengerikan untuk kamu tinggali. Tetapi Ayah yakin kalau kamu akan bisa menemukan dunia yang lebih indah daripada
"Kamu ingat nggak sih, Win, kalau kamu masih punya utang ke aku yang belum kamu bayar?" Sena memainkan rambut panjang Winena. Ujung-ujung jarinya perlahan turun, menyentuh tulang selangka Winena yang tidak tertutup apa-apa. Setelah pergumulan Sena dan Winena di atas tempat tidur beberapa saat yang lalu, mereka masih bergelung di balik selimut tanpa mengenakan pakaian kembali. Bukan karena malas bergerak, tetapi Winena tidak cukup puas jika hanya satu ronde. Mereka hanya istirahat sejenak sebelum melanjutkan kesenangan bersama. "Utang apa? Es krim?" Winena mengernyit. Sena berdecak, tetapi tak urung terkekeh. Soal cemilan, mereka punya selera yang berbeda sehingga mereka tak pernah mengusik cemilan milik masing-masing. Tetapi semuanya berubah begitu saja saat Winena hamil. Segala jenis cemilan yang dulu tidak disukainya, kini semuanya masuk ke perut. Terutama cemilan-cemilan milik Sena yang dulunya selalu dihindari Winena. "Bukan, Sayang. Tapi soal renang. Udah berapa kama sejak kam
Dua tahun kemudian.....Rasanya, seperti mimpi.Tujuh tahun yang lalu, saat Winena menikah dengan Faris rasanya tidak seperti ini. Saat itu, Winena hanya melewatinya dengan hati yang berbunga-bunga dan perasaan yang menggebu-gebu ingin segera menyambut kehidupan rumah tangganya bersama Faris.Bersama Sena, Winena terus-menerus menemukan perjalanan yang benar-benar baru yang menantang dan penuh kejutan. Segalanya terasa berbeda. Dan Winena tidka punya waktu untuk membandingkan dengan pernikahan pertamanya dahulu. Sebab, Winena terlalu bahagia karena akhirnya bisa mengikatkan diri dalam janji suci pernikahan bersama Seba setelah lika-liku hubungan mereka selama dua tahun terakhir.Rasanya, seperti baru pertama kali Winena mendengar namanya disebutkan dengan merdu dalam ijab qabul. Winena menangis terisak saat haru menyelebungi seluruh sel dalam tubuhnya yang meneriakkan kebahagiaan.Rasanya, seperti baru pertama kali Winena merasakan jantungnya berdebar keras saat akan menyambut malam
Nindi sontak kembali berbalik untuk menatap Sena dan langsung memberikan tatapan tajam dan sengit yang bisa diartikan sebagai, "Kenapa wanita itu ada di sini?" "Lho, Mas nggak bilang kalau lagi ada yang jenguk." Ibu masuk diikuti Winena yang sama sekali tidak menatap Sena. "Kalau tahu begitu tadi porsinya bisa Ibu lebihin biar kita bisa sekalian makan siang bersama." "Nindi udah mau balik kok, Bu," balas Sena dengan tatapan yang tidak lepas dari Winena yang sibuk mengeluarkan makanan dari kantong plastik yang tadi wanita itu bawa. "Cantik namanya. Persis seperti orangnya," puji Ibu. "Teman Sena di kejaksaan juga, Mbak Nindi?" Sena dapat melihat gerakan tangan Winena yang terhenti selama beberapa detik sebelum kembali melanjutkan kegiatannya. Wanita itu masih pura-pura tidak memedulikan Sena maupun Nindi. "Bukan, Tante." Nindi yang lebih dulu mendekat untuk menyalami tangan Ibu. Hanya jabat tangan singkat, tanpa mencium punggung tangan. "Saya public figure. Bekerja di dunia hibura
Bahkan meski sudah bertahun-tahun terlewati, tidak ada satu orang pun yang bisa benar-benar membuang masa lalu mereka. Sekeras apa pun mencoba. Seperti Winena yang sudah sengaja menjauh dan melarikan diri, bayang-bayang itu tetap terus mengikuti. Winena mau tidak mau harus menerima kenyataan dan ber
Saat Ibu marah-marah di telepon tadi, Sena sudah menduga kalau memang ada sesuatu tentang Winena yang Ibu ketahui karena Ibu benar-benar bersikukuh tidak ingin Sena membawa pulang Winena. Ibu juga terdengar marah sekali. Jadi, Sena mengetahui begitu saja bahwa apa yang akan dibicarakan Ibu adalah pe
Winena merasa begitu hebat sekali karena tetap bisa menyembunyikan perasaannya yang hancur lebur saat menyambut Sena datang ke kosnya. Winena bahkan masih bisa berpelukan mesra dengan Sena dan menanggapi godaan-godaan Sena tanpa menunjukkan kekalutan yang memeluk dirinya sejak ia pulang dari bertemu
Ibu tampak kaget saat Sena datang dengan seorang wanita. Namun, saat ini jelas bukan waktu yang tepat untuk membombardir Sena dengan pertanyaan. Meski terlihat sekali rasa penasaran yang tergambar di wajahnya, Ibu tak bertanya apa-apa selain menanyakan nama Winena. Sementara Bapak terlihat lebih men


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.