Share

106. Menyusup

last update publish date: 2026-10-24 13:03:31

Aya melangkah mendekati meja nakas di sisi kanan tempat tidur. Dengan gerakan tenang, ia membuka laci paling atas, lalu menggeser beberapa tumpukan dokumen pribadi hingga menemukan sebuah kotak kayu kecil tempat Rama menyimpan salah satu koleksi jam tangan mewahnya.

Di bawah bantalan beludru di dalam kotak itu, terselip sebuah kunci.

Aya menga

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pesona Pemuda Desa   110. Kode dan Jebakan

    Denting gelas kristal beradu pelan dengan meja kaca di sudut lounge yang remang.Mirna menyandarkan punggungnya di sofa, menyilangkan kaki seraya menyesap cocktail kemerahan. Tatapannya mendominasi saat Joni mengambil tempat di hadapannya."Kamu datang sesuai janji, Jon," buka Mirna tanpa basa-basi, meletakkan gelasnya pelan. "Saya harap kamu nggak datang dengan tangan kosong atau alasan berniat mundur."Joni menatap Mirna lurus-lurus, memasang raut wajah datar."Saya udah liat brankasnya di ruang kerja Om Rama," potong Joni cepat dengan suara rendah. "Papan kuncinya pakai PIN digital empat digit. Tanpa angka itu, saya nggak bisa ngapa-ngapain."Mirna menyunggingkan senyum puas. Ia merogoh tas tangan kulitnya, menarik secarik kertas kecil dan pulpen. Dengan gerakan lambat yang disengaja, Mirna menuliskan serangkaian angka di atas kertas tersebut, lalu menggesernya ke hadapan Joni."Empat digit," bisik Mirna. "7-0-4-9."Joni menatap deretan angka di atas kertas itu."Itu kombinasi PI

  • Pesona Pemuda Desa   109. Sosok di Balik Tirai

    Hari itu, Joni yang sedang meracik pesanan di balik meja bar langsung mengalihkan pandangannya saat mendengar dentang lonceng kedai berbunyi.Sosok wanita dengan pakaian formal serba hitam melangkah masuk. Mirna. Wanita itu mengedarkan pandangan sekilas ke sekeliling kedai, sebelum akhirnya menatap lurus ke arah Joni dengan senyum tipis yang sarat akan rasa puas.Ia merasa menang setelah berhasil mengadu pada Bu Ratna.Mirna melangkah anggun menuju meja sudut di dekat jendela kaca, tempat favoritnya untuk memantau sekitar. Tanpa perlu dipanggil, Joni mengambil menghampiri meja wanita itu.Tidak ada raut wajah kaku atau tatapan dingin dari Joni seperti pada pertemuan mereka sebelumnya. Wajah pemuda itu kini dihiasi senyum ramah, persis seperti yang diminta Bu Ratna."Selamat sore, Tante Mirna. Seperti biasa?" tanya Joni hangat.Mirna bersandar di sandaran kursi, melipat kedua tangannya di dada. Matanya meneliti wajah Joni dari ujung kepala sampai ujung kaki, mencari-cari sisa kecem

  • Pesona Pemuda Desa   108. Mengikuti Permainan

    Joni melangkah menaiki anak tangga menuju lantai dua area kantor kedai kopi. Di setiap pijakannya, otaknya terus berputar cepat. Mangkir kerja selama beberapa hari tanpa kabar jelas bukan tindakan profesional. Sekalipun ia selalu diandalkan di bar, Bu Ratna adalah tipe pemilik usaha yang tegas jika menyangkut disiplin karyawan.Pikirannya sempat menimbang kemungkinan terburuk: teguran keras, pemotongan gaji, atau yang paling parah, surat pemecatan.Joni mengetuk pintu di ujung lorong dua kali."Masuk," suara Bu Ratna terdengar dari dalam.Joni memutar gagang pintu dan melangkah masuk. Ruangan kerja Bu Ratna berukuran sedang, beraroma pengharum ruangan lavender yang menyengat, tertata rapi dengan deretan map berkas dan tanaman hias di sudut jendela. Wanita paruh baya berpenampilan elegan itu sedang duduk di balik meja kerjanya, menatap laptop sebelum akhirnya mengalihkan pandangan pada Joni.Joni memasang sikap tubuh tegak namun tetap sopan. "Bu Ratna. Mas Doni bilang Ibu memanggil s

  • Pesona Pemuda Desa   107. Ada Gangguan

    Aroma biji kopi menyapa indra penciuman Joni begitu ia melangkah melewati pintu belakang kedai. Kebisingan khas jam makan siang di kafe, mulai dari suara denting cangkir, gelak tawa pelanggan, dan alunan musik pop ber volume sedang… terasa seperti embun segar yang menyiram kepalanya.Setelah ketegangan berhari-hari, kedai ini adalah zona aman bagi Joni. Di sini, ia tidak perlu memutar otak mencari siapa dalang di balik peneror atau menyusun strategi untuk membongkar borok yang disembunyikan Rama. Di sini, ia hanya Joni, barista yang terampil dan tenang."Akhirnya nongol juga lo, Jon!" tegur Doni seraya mengelap meja bar dengan kain kanebo. "Gue kira lo udah resign tanpa pamit."Joni tertawa pendek, menyampirkan apron hitamnya ke leher dan mengikat talinya di belakang pinggang. "Ngawur. Urusan keluarga kemarin agak menyita waktu, Mas. Maaf ya.""Halah, sok sibuk lo," kekeh Doni. Ia lalu menepuk bahu Joni pelan seraya berbisik dengan mata melirik ke arah ruang istirahat karyawan. "Tuh

  • Pesona Pemuda Desa   106. Menyusup

    Aya melangkah mendekati meja nakas di sisi kanan tempat tidur. Dengan gerakan tenang, ia membuka laci paling atas, lalu menggeser beberapa tumpukan dokumen pribadi hingga menemukan sebuah kotak kayu kecil tempat Rama menyimpan salah satu koleksi jam tangan mewahnya.Di bawah bantalan beludru di dalam kotak itu, terselip sebuah kunci.Aya mengambil kunci tersebut, berbalik, lalu menyerahkannya pada Joni yang berdiri di samping tempat tidur."Ini kuncinya, Jon," kata Aya.Joni menerima kunci itu. Logamnya terasa dingin di telapak tangannya."Yuk," ajak Joni.Mereka berdua keluar dari kamar, menyusuri

  • Pesona Pemuda Desa   105. Kunci Cadangan

    SUV putih itu memasuki garasi rumah utama yang luas.Joni mematikan mesin. Di kursi penumpang, Aya mengusap lengannya sendiri. Postur tubuh wanita itu seketika berubah. Bahunya yang rileks selama di vila kini kembali tegang."Udah sampai," ujar Joni, memecah keheningan.Aya menghela napas pelan. "Iya. Rasanya aneh banget, Jon. Baru semalam kita bisa lepas dan ketawa-ketawa... sekarang balik ke sini, Tante ngerasa kayak rumah ini lagi ngawasin kita."Joni menatap Aya. Ia paham betul perasaan itu. Si peneror memang sedang tidak bergerak, tapi bukan berarti ancaman itu menguap."Kita main aman, Tante," kata Joni dengan tenang. "Tante langsung masuk

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status