共有

137 Sakit Tapi Enak

作者: Heartwriter
last update 公開日: 2026-04-17 15:32:59

Tubuhnya yang telanjang terpapar sepenuhnya, kulitnya yang halus berkilau karena keringat sisa sebelumnya.

Leon berlutut di belakangnya, tangannya yang besar dan kasar—kini bergerak lembut. Dia mulai dengan membelai punggung Windy dulu, menenangkan otot-ototnya yang tegang, sebelum turun ke pantatnya yang bulat dan kencang.

Jari-jarinya menggosok baby oil di sekitar liang pantat Windy, melingkar pelan di bibir luar yang ketat. Cairan licin itu membuat kulitnya berkilau, dan Windy mengerang pe
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Terjebak Gairah Terlarang   294 Siasat Licik Dibalas Tuntas

    **Lanjutan Cerita Sonya di Hong Kong**Sonya sedang berada di sebuah kafe mewah di Central untuk menunggu Jonathan yang sedang meeting bisnis. Ia duduk di pojok yang agak tersembunyi, menikmati cappuccino sambil scrolling ponsel. Tiba-tiba suara familiar terdengar dari meja di belakangnya, dipisahkan hanya oleh tanaman hias tinggi.Suara Ester Lim — mantan tunangan Jonathan — sedang berbicara dengan nada rendah tapi penuh amarah.“…Edward, aku nggak sabar lagi. Aku mau Sonya itu jatuh secepatnya. Kamu sudah dekat dengannya kan?”Suara pria yang tenang dan percaya diri menjawab, “Sudah. Dia mulai nyaman ngobrol sama aku. Tinggal satu langkah lagi.”Ester tertawa sinis. “Bagus. Ini obat perangsangnya. Kasih ke dia besok atau lusa. Buat dia mabuk kepayang sama kamu, lalu rekam semuanya. Aku mau Jonathan melihat betapa murahannya wanita itu. Setelah itu, aku akan ambil Jonathan kembali.”Sonya membeku di kursinya. Jantungnya berdegup kencang. Ia menahan napas, mendengarkan setiap kata. Ed

  • Terjebak Gairah Terlarang   293 Jangan Lepas Aku

    Setelah ledakan panas di posisi woman on top, Sonya masih duduk di pangkuan Jonathan, pinggulnya bergerak pelan sambil menikmati denyutan sisa kenikmatan. Napas mereka sama-sama tersengal. Sonya menunduk, menyandarkan keningnya di kening Jonathan, rambut hitamnya menutupi wajah mereka berdua seperti tirai intim.“Jangan lepas aku malam ini,” bisik Sonya lembut, suaranya penuh kasih sayang yang dibuat-buat tapi terdengar meyakinkan. “Aku mau merasakan kamu sepanjang malam.”Jonathan memeluk pinggang Sonya lebih erat, tangannya mengusap punggung telanjangnya dengan lembut. “Aku nggak akan lepas kamu. Kamu milik aku sekarang, Sonya. Hanya aku.”Ia mencium bibir Sonya dengan penuh perasaan — bukan rakus seperti sebelumnya, tapi ciuman yang dalam, lambat, dan penuh obsesi. Lidah mereka saling menyentuh pelan, seolah sedang menikmati rasa satu sama lain. Sonya balas menciumnya dengan sama lembutnya, tangannya mengusap dada Jonathan, merasakan detak jantung pemuda itu yang cepat.Sonya turun

  • Terjebak Gairah Terlarang   292 Aku Mau Sama Kamu Aja

    Malam itu, di penthouse mewah mereka, Sonya baru saja selesai mandi. Ia mengenakan kimono sutra tipis berwarna merah marun yang Jonathan belikan kemarin. Rambutnya masih agak basah, kulitnya harum sabun mahal. Jonathan sedang duduk di sofa ruang tamu sambil mengecek email bisnis, tapi matanya langsung tertuju pada Sonya saat ia keluar dari kamar mandi.Jonathan meletakkan ponselnya, berdiri, dan langsung mendekat. Ia memeluk Sonya dari belakang, dagunya bertumpu di bahu Sonya, tangannya melingkar di pinggangnya dengan posesif.“Kamu wangi sekali,” bisik Jonathan di telinga Sonya. “Aku nggak mau kamu keluar lagi hari ini. Aku mau kamu di sini… sama aku saja.”Sonya tersenyum, memutar tubuhnya dalam pelukan Jonathan. Ia mencium bibir Jonathan lembut, lalu berbisik:“Aku juga nggak mau ke mana-mana. Malam ini aku milik kamu sepenuhnya.”Jonathan langsung menggendong Sonya ke kamar tidur. Ia membaringkan Sonya di ranjang king-size, lalu naik ke atasnya. Tapi Sonya mendorong dada Jonathan

  • Terjebak Gairah Terlarang   291 Taktik Licik untuk Sonya

    Di sebuah penthouse mewah di kawasan Mid-Levels, Hong Kong, Ester Lim melempar ponselnya ke sofa dengan kasar. Layar ponsel masih menampilkan berita gosip yang sedang viral: “Jonathan , pewaris Group konglomerat besar, resmi bertunangan dengan Sonya — wanita misterius yang dikabarkan berusia 27 tahun.”Ester, mantan tunangan Jonathan yang berusia 22 tahun, putri dari pengusaha properti besar di Singapura, wajahnya memerah karena amarah. Rambutnya yang panjang dan hitam acak-acakan, tangannya mengepal kuat.“Brengsek! Jonathan berani banget gantiin aku dengan pelacur tua itu!” umpatnya dengan suara parau. “Aku yang nemenin dia dari awal, sekarang dia malah nikahin wanita murahan yang umurnya lebih tua dariku?!”Ester berjalan mondar-mandir di ruang tamu penthouse-nya. Matanya penuh dendam. Ia mengambil ponsel cadangan dan menelepon seseorang.“Edward? Ini Ester. Aku butuh bantuanmu. Ada wanita yang harus kau rusak. Namanya Sonya. Dia calon istri Jonathan . Aku mau kamu goda dia sampai

  • Terjebak Gairah Terlarang   290 Peluk Aku Erat

    Setelah spooning yang panjang dan penuh keintiman, Sonya masih berada dalam pelukan Jonathan dari belakang, tubuh mereka saling menempel hangat. Batang Jonathan masih tertanam dalam di dalamnya, berdenyut pelan. Sonya menoleh ke belakang, mencium bibir Jonathan lembut, lalu berbisik dengan suara serak yang penuh kasih:“Sekarang aku mau lihat wajahmu lagi… missionary. Peluk aku erat sambil menatap mataku, Jonathan.”Jonathan mencium bahu Sonya dalam-dalam sebelum menarik diri perlahan. Cairan putih kental mengalir deras dari vaginanya saat batang Jonathan keluar. Sonya berbaring telentang di tengah ranjang king-size yang luas, membuka lebar kedua kakinya, lututnya ditekuk tinggi, telapak kakinya menapak di kasur. Ia menatap Jonathan dengan mata yang lembut tapi penuh hasrat.Jonathan naik ke atas tubuh Sonya. Tubuhnya yang muda dan atletis menindih tubuh matang Sonya dengan sempurna. Ia memposisikan diri di antara paha Sonya yang terbuka, batangnya yang masih sangat keras menggesek ce

  • Terjebak Gairah Terlarang   289 Berakhir di Atas Ranjang

    Setelah sesi lotus yang panjang dan penuh keintiman di dalam bathtub, Sonya mematikan keran air. Uap hangat masih memenuhi kamar mandi mewah. Ia bangkit perlahan, air menetes dari tubuh matangnya yang indah, lalu menarik Jonathan berdiri di depannya.“Kamu basah sekali, Sayang,” bisik Sonya sambil tersenyum lembut. Ia mengambil handuk putih besar yang lembut dari rak, lalu mulai menyeka tubuh Jonathan dengan penuh kasih sayang.Sonya mengusap handuk di dada bidang Jonathan, turun ke perut rata, lalu ke paha dan batangnya yang masih setengah tegang. Gerakannya lambat dan sensual, handuk menyentuh kulit Jonathan dengan lembut. Jonathan mendesah pelan saat Sonya menyeka batangnya dengan telapak tangan yang dibalut handuk, mengocoknya pelan seolah membersihkan tapi sekaligus menggoda.“Biarkan aku yang lap kamu,” kata Jonathan dengan suara parau.Ia mengambil handuk lain dan mulai menyeka tubuh Sonya. Handuk bergerak di leher Sonya, turun ke payudaranya yang montok, meremas pelan melalui

  • Terjebak Gairah Terlarang   64 Hasrat yang Dibawa ke Kamar Tidur

    Hanya Sonya yang melihat Tina karena Leon sedang sibuk mencium Sonya dan tidak sempat melihat—Sonya merinding, tapi hasratnya terlalu kuat. Karena sudah terlambat, Sonya berpikir dalam hati bahwa dia akan mengurus Tina nanti—'Dia melihat ini... Aku akan bicara dengan Tina nanti. Sekarang... aku ta

  • Terjebak Gairah Terlarang   62 Rencana Gito

    Setelah Lidya meninggalkan ruangan dengan langkah ringan dan senyum penuh kemenangan, meninggalkan Gito sendirian di kursi eksekutifnya yang empuk, hati Gito terasa seperti badai yang mengamuk.Dia memutar otak untuk mengatasi masalah ini, tangannya mengepal di atas meja kayu besar, pikirannya berg

  • Terjebak Gairah Terlarang   61 Ancaman dari Kakak Ipar

    Di tempat parkir gedung akuntansi yang semakin ramai, dipenuhi mahasiswa yang bergegas menuju kelas, ketegangan antara Leon dan Reva—mantan pacarnya yang cantik dengan rambut hitam lurus panjang, kulit putih mulus, dan mata hijau tajam—mencapai puncaknya layaknya drama kampus yang sedang tayang. r

  • Terjebak Gairah Terlarang   60 Dugaan yang Mengagetkan

    Di dalam SUV hitam itu, Leon mengemudi perlahan melintasi jalan-jalan Jakarta yang masih ramai dengan para komuter dan pelajar. Suasana terasa tegang, seperti badai yang tak kunjung mereda. Leon mengabaikan kemarahan Windy—ia hanya duduk di sana, membiarkan Windy meluapkan kekecewaannya, tanganny

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status