مشاركة

Terjebak Perangkap Cinta, Aku Mabuk
Terjebak Perangkap Cinta, Aku Mabuk
مؤلف: Sisca

Bab 1

مؤلف: Sisca
Hannah Limanta membuka mata dengan pikiran kacau. Dia terdiam memandang sekeliling kamar yang mewah tetapi terasa dingin dan kaku itu.

Dalam benaknya muncul gambaran memalukan dari semalam. Begitu dia menggerakkan pahanya ... sakit sekali!

Dunia seolah-olah runtuh!

Dia baru saja meniduri ayah sahabatnya!

Semuanya berawal dari kencan buta tiga hari lalu.

Hannah baru saja putus.

Mantan pacarnya bahkan dengan cepat bertunangan.

Dengan gegabah, Hannah setuju kencan buta dengan ayah sahabatnya.

Sahabatnya berkata, ayahnya itu kaya, tampan, bertubuh atletis, tidak punya kebiasaan buruk, dan dalam hal itu lebih suci daripada biksu.

Menikah dengan ayahnya bisa langsung menjadi wanita kaya di Kota Belutara, benar-benar menang mudah!

Hannah tidak menyanggupi.

Namun, kemudian, tunangan mantan pacarnya datang mencari masalah. Hannah pun berubah pikiran.

Kencan buta saja, 'kan?

Menikah dengan pria sepuluh tahun lebih tua darinya saja, 'kan?

Pria itu tidak berfungsi dalam seksual? Itu justru bagus. Dia juga tidak berencana menyerahkan diri!

Lagi pula, Keluarga Gunawan juga ingin dia cepat menikah agar tidak menjadi bom waktu di sisi Axel Gunawan. Utang budi karena Keluarga Gunawan sudah membesarkannya, anggap saja terbayar!

Namun, Hannah sama sekali tidak menyangka, ayah sahabatnya tidak hanya berfungsi kembali, bahkan berulah dalam keadaan mabuk dan menyantapnya berulang kali.

Seperti ... belum pernah berhubungan dengan wanita sebelumnya.

Sebenarnya, sahabat Hannah tidak berbohong. Meski ayahnya sepuluh tahun lebih tua dari Hannah, pria itu sangat tampan dan beraura. Ekspresi pria itu datar saat menandatangani perjanjian pernikahan, tetapi gerakan jakunnya ... sangat menggoda.

Setelah urus pernikahan, pria itu harus menghadiri acara bisnis. Pria itu pun menyuruh orang memindahkan barang-barang Hannah ke Perumahan Lestari.

Awalnya, sahabat Hannah, Janet Siregar, berencana ikut tinggal bersama, tetapi entah mengapa, dia kembali ke kampus.

Lalu, Jacob Siregar pulang ke rumah.

Penuh bau alkohol.

Hannah dengan baik hati membantunya ke kamar mandi, tetapi malah ditindih di wastafel.

Kemudian ... semuanya mulai di luar kendali.

...

Hannah menggelengkan kepala dan memegang pipinya yang memanas. Tidak bisa terus dipikirkan.

Dengan kaki gemetaran, Hannah pergi ke kamar mandi untuk mandi.

Melihat seprai yang berkerut di tempat tidur, dan noda merah cerah di atasnya ... perasaan Hannah sulit diungkapkan.

Hannah menyukai Axel Gunawan selama bertahun-tahun, dan akhirnya berhasil mengungkapkan perasaan. Siapa sangka baru pacaran tiga bulan sudah dicampakkan.

Alasannya adalah tidak sederajat.

Ya, orang tua Hannah telah lama meninggal, dan bisnis keluarganya juga sudah lama diraup oleh keluarga paman. Jika bukan karena diadopsi Keluarga Gunawan, Hannah mungkin sudah dikirim ke panti asuhan.

Hannah dan Axel tumbuh bersama. Dia mengira bisa mereka bersama selamanya, tetapi akhirnya Axel berkata, "Aku selalu anggap kamu adik."

Adik?

Lalu, apa maksudnya kamu menyetujui pengungkapan perasaanku?

Berkencan dan pacaran denganku, itu hanya main-main?

Hannah punya harga diri yang tinggi. Setelah kuliah, dia tidak tinggal lagi di rumah Keluarga Gunawan.

Hannah juga sudah hampir lulus S2.

Dua minggu sejak putus, Axel tidak pernah menghubunginya.

Hannah berpikir, dia membenci Axel.

Akan tetapi, dia tidak punya hak maupun keberanian untuk membenci Axel.

Dia hanya bisa menghindari Axel, diam-diam menanggung rasa sakit karena diputuskan.

Melihat Hannah sedih, Janet, teman baiknya, menyarankan untuk kencan buta, dan calonnya adalah ayahnya sendiri, CEO Grup Siregar, Jacob Siregar.

"Ayahku tampan, kaya, lebih baik berkali-kali lipat daripada "Kakak Beruntung"-mu itu. Kalau ketemu lain kali, kamu bisa mempermalukannya! Kan nggak mungkin kamu mau cari orang jelek, lalu diejek "Kakak Beruntung" itu, 'kan?"

Janet selalu menyebut Axel "Kakak Beruntung" karena menurutnya, Hannah adalah gadis terbaik di dunia, dan Axel sangat beruntung sudah disukai Hannah selama bertahun-tahun.

"Tenang, ayahku lebih suci daripada biksu, nggak akan ambil keuntungan darimu."

"Nenek buyutku mendesak ayahku cepat nikah. Meski ini pernikahan keduanya, dari begitu banyak putri keluarga kaya yang mengejar ayahku, dia juga nggak tertarik. Ayahku bilang, mau cari yang lembut, penurut, dan berbakat. Kamu cocok sekali."

"Selama ada aku, ayahku nggak bisa merundungmu! Nanti setelah kita dapat keuntungan cukup, kamu cerai! Lalu, kita keliling dunia bersama!"

Hannah sempat mengira dirinya berteman dengan sahabat palsu.

Mereka sama-sama mahasiswa Universitas Belutara. Hanya saja, Hannah sudah mau lulus, sedangkan Janet baru masuk kuliah.

Hannah berusia 25 tahun, dan Janet 17 tahun, tetapi mereka menjadi sahabat lintas generasi!

Sekarang Hannah bahkan menjadi ibu tiri sahabatnya! Menikah dengan ayahnya dalam pernikahan lintas generasi!

Aneh bin ajaib!

Drrr ... drrr ... drrr.

Ponsel Hannah bergetar beberapa kali.

Hannah menemukan ponselnya di bawah tempat tidur, lalu menyalakannya.

Sebuah kontak bernama [Bos Jacob] mengirim pesan. [Ada urusan mendesak di perusahaan, kamu istirahat yang baik. Kalau butuh apa-apa, bilang ke Mbak Feni.]

Hannah membalas pesan. [Oke.]

Begitu digulir ke bawah, ada pesan dari Janet. [Rencananya mau rayakan kamu jomblo lagi, tapi kemarin malam dospem telepon terus, aku harus balik ke kampus. Sudah terlalu malam, jadi aku nggak pulang. Kamu dan ayahku ... gimana?]

Hannah merasa pipinya memanas. Mana mungkin dia memberi tahu Janet: aku dan ayahmu sudah sampai naik ranjang.

Sangat memalukan!

Janet memberikan informasi yang salah!

Ayahnya mana tidak berfungsi? Justru sangat berfungsi!

Tepat ketika Hannah ingin membalas pesan, Janet menelepon lebih dulu.

"Halo, Hannah, sudah bangun, ya? Aku sudah tanya Mbak Feni, dia bilang kamu belum keluar kamar."

"Kemarin malam ayahku nggak menyusahkanmu, 'kan? Aku sudah bilang ke dia, kamu sahabatku, suruh dia baik-baik padamu."

"Oh, ya, dospem bilang skripsiku ada masalah, butuh penyelamatan dari si jenius! Ketemu di perpustakaan saja?"

Hannah agak heran. Ternyata Mbak Feni tidak memberi tahu Janet bahwa dia tidur di kamar ayahnya semalam?

Pembantu yang tidak banyak bicara adalah pembantu yang sempurna.

"Oke, aku langsung naik taksi ke sana."

"Naik taksi apaan? Kamu sudah punya SIM, 'kan? Pilih satu dari garasi mobil ayahku."

Hannah terdiam.

"Setelah urusan skripsi beres, kita ke pinggir kota. Aku kasih kamu hadiah pernikahan besar."

Hannah berkata dalam hati, 'Tampaknya aku terpaksa harus mengemudikan mobil.'

Hannah pergi ke garasi dan memilih mobil paling sederhana, Mercedes Benz putih dengan perlengkapan lengkap.

Keluarga Siregar sangat kaya. Di garasi, hanya mobil ini yang paling murah.

Keluarga Gunawan juga termasuk keluarga elite di Kota Waselata, tetapi tidak sekaya Keluarga Siregar.

Janet benar, ayahnya setidaknya tampan dan kaya, cocok untuk dijadikan suami.

Hannah menyetir dengan hati-hati, takut mobil tergores dan tidak mampu mengganti.

Sesampai di perpustakaan, Janet sedang asyik mengobrol di telepon dengan seseorang.

Begitu melihat Hannah, Janet langsung mengakhiri panggilan telepon.

"Mama!"

Panggilan "Mama" itu nyaris membuat Hannah pingsan di tempat.
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق

أحدث فصل

  • Terjebak Perangkap Cinta, Aku Mabuk   Bab 50

    Axel memicingkan mata."Proposal proyek kerja sama dengan Grup S&D itu?"Hannah agak terkejut.Axel berkata dengan lancar, "Aku terus cari kesempatan kerja sama dengan Grup S&D. Pak Eric memberikan kesempatan bagus. Dalam kerja sama mereka dengan Grup S&D, ada tempat untuk Grup Gunawan."Mata Hannah membelalak.Tak disangka, langkah Axel begitu cepat.Benar juga, proyek yang Axel incar, tidak ada yang lolos dari tangannya.Apalagi sekarang Axel adalah menantu Keluarga Liedarto. Tentu saja Pak Eric mau menghargainya."Karena kamu sudah tahu, aku harap kamu bisa berikan kesempatan pada kolegaku."Axel memandangi Hannah dengan tatapan rumit.Hannah bahkan bisa merendahkan diri untuk memohonnya demi seorang kolega."Kamu baru kerja, nggak ada masalah, 'kan?""Pak Axel terlalu khawatir. Kolegaku sangat baik padaku." Jika Axel tidak campur tangan.Axel bisa melihat Hannah masih berwaspada terhadapnya. Dia berujar tak berdaya, "Aku bisa setujui perpanjang waktu proyek ini, dan maafkan kesalah

  • Terjebak Perangkap Cinta, Aku Mabuk   Bab 49

    Renata berujar dengan nada misterius, "Brandon nggak sengaja salah masukkan data. Dia sudah tangani proyek ini tiga bulan, kenapa tiba-tiba mau berikan prestasi yang sudah di tangannya padaku? Karena dia nggak mampu tanggung tekanan dari keluarga dan pekerjaan sekaligus, cuma bisa pilih satu!"Brandon memilih keluarga, melepaskan proyek kali ini.Akan tetapi, Brandon tidak menyangka akan muncul kesalahan besar dalam data awal proyek.Renata juga memercayai kemampuan kerja Brandon sehingga tidak memeriksa kembali konten sebelumnya setelah mengambil alih.Renata melanjutkan, "Aku sudah ambil alih, berarti ini salahku! Prestasi jadi milikku, tanggung jawab juga milikku!""Renata ... kamu sangat setia kawan." "Ini bukan setia kawan, tapi pembagian tanggung jawab. Kamu pikir Pak Wayne nggak tahu siapa penanggung jawabnya? Dia tahu, tapi nggak buka kedok.""Kalau buka kedok gimana?""Brandon akan dipecat."Begitu kehilangan pekerjaan ini nanti, keluarganya juga akan ikut runtuh.Hannah tida

  • Terjebak Perangkap Cinta, Aku Mabuk   Bab 48

    "Pak Jacob, kejadian malam ini ...."Jacob menggenggam gelas di tangan Hannah. "Keberatan nggak?""Hah?"Hannah tidak terlalu memahami maksud pria ini.Dia sedang menjelaskan pada Jacob.Hannah menggelengkan kepala. Jacob langsung menghabiskan sisa setengah gelas airnya.Hannah menganga kaget.Janet pernah mengatakan bahwa ayahnya punya fobia kebersihan yang sangat ekstrem. Jika ada yang tidak sengaja memakai gelasnya, tidak hanya orang itu akan masuk daftar hitamnya, tipe gelas itu juga hilang dari pasaran setelahnya.Meski saat itu Hannah merasa cerita Janet terlalu lebay, itu menunjukkan Jacob memang punya fobia kebersihan. Selama tinggal bersama Jacob di Perumahan Lestari, dia juga pernah menyaksikan sendiri standar kebersihan Jacob yang ekstrem.Tapi mengapa Jacob malah minum dari gelasnya? Itu bekasnya."Kejadian malam ini bukan salahmu. Janet nggak salah. Saat orang Keluarga Siregar di luar, yang paling penting adalah lindungi keluarga sendiri. Janet melakukannya dengan baik."J

  • Terjebak Perangkap Cinta, Aku Mabuk   Bab 47

    Janet menghela napas lega. Ada kedua paman ini, seharusnya Ayah tidak akan menghukumnya lagi, 'kan?"Paman Yohan, Paman Felix, ini sahabat baikku, ehm ... juga istri muda ayahku."Istri muda.Wajah Hannah memerah.Jacob berjalan cepat menghampiri Hannah, menundukkan pandangan ke noda anggur di dadanya. "Ganti baju dulu."Hannah termangu. "Hah?"Jacob memegang pergelangan tangan Hannah yang ramping, lalu berpesan pada Yohan, "Jaga baik-baik putriku."Janet berseru, "Paman Yohan, aku nggak salah dengar? Ayahku nggak hukum aku, malah minta Paman jaga aku?"Yohan menjawab, "Ayahmu sibuk dengan ibu tirimu, nggak ada waktu buat hukum kamu."Felix sangat bersemangat. "Mereka mau sibuk apa?"Janet sontak memelototi Felix. "Paman jangan urusi ayahku. Aku dipukul di tempat Paman, Paman harusnya beri aku kompensasi, 'kan?""Si Putri, kamu yang pukul orang itu secara sepihak. Dipukul apanya? Mau tipu uang, ya?""Aku nggak mau tahu! Paman harus tanggung jawab!""Oke, oke, Paman tanggung jawab! Tapi

  • Terjebak Perangkap Cinta, Aku Mabuk   Bab 46

    Pria itu dihajar habis-habisan oleh Janet sampai hidungnya keluar darah."Minta maaf! Beraninya goda sahabatku, kamu cari mati, ya!"Pasangan pria itu berteriak, "Siapa kamu? Tahu nggak siapa pacarku ini? Ayahnya walikota Belutara ...."Brak!Sebuah gelas bir pecah di dekat wanita itu.Wanita itu ketakutan sampai wajahnya pucat."Ayahku Jacob Siregar!" Janet mengangkat dagu dengan angkuh. Dia lalu membentak dengan galak, "Aku bisa bertindak seenaknya di Kota Belutara, kamu bisa?"Hannah pun maju dengan waswas dan menarik tangan Janet. "Janet, kalau ayahmu tahu kamu kelahi di luar, kartu ATM-mu akan dibekukan lagi.""Takut apa? Sudah sering dibekukan juga. Lagi pula, dia mengganggumu, itu sama saja dengan nggak hormati ayahku. Aku lindungi kamu, ayahku malah senang."Paling-paling, Hannah sudah bekerja dan punya gaji, urusan makan minumnya pasti tidak jadi masalah.Apalagi Ayah sangat dermawan pada istri. Dia dan Hannah adalah sahabat, Hannah tidak akan tega melihatnya tidak punya uang.

  • Terjebak Perangkap Cinta, Aku Mabuk   Bab 45

    Felix tidak berani menjalin hubungan yang mendalam.Jika gadis itu mengejar-ngejar, menangis, merajuk, dan mengancam bunuh diri, dia tak sanggup menahannya."Kak Jacob, kapan perkenalkan istrimu ke kami? Kita sahabat karib. Kamu boleh sembunyikan dari keluargamu, tapi kalau sembunyikan dari kami, itu namanya nggak setia kawan! Kami sudah dapat info langsung dari Janet. Jangan pelit!""Kok kamu yang pusing?" Yohan meninju bahu Felix. "Nggak usah ikut campur urusan Kak Jacob!"Felix menyerangnya, "Kamu salah minum obat?"Yohan berdeham, lalu berkata dengan serius, "Kak Jacob, aku ada saran kecil yang belum matang."Jacob memandangi Yohan tanpa ekspresi.Yohan pun mengumpulkan keberanian untuk melanjutkan, "Cewek nggak boleh disembunyikan. Kamu harus membiarkannya bergabung dengan lingkaran pertemananmu, biar dia lebih ngerti kamu. Kalau nggak, gimana bisa cinta tumbuh seiring waktu?"Felix berkedip! Wah, si playboy ini mau bagi pengalaman pada Kak Jacob?Felix pun menyambung, "Soal penga

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status