Beranda / Romansa / Terjerat Cinta Gadis Bisu / 8. akhirnya datang juga

Share

8. akhirnya datang juga

Penulis: Shaveera
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-11 21:26:50

Suara itu begitu nyata hingga aku terpaku menatap ke asal suara. Dia-pria yang aku goda beberapa hari yang lalu berjalan dengan langkah tegas dan dingin, tatapannya terfokus hanya padaku. Namun, entah mengapa jantungku ilut berhenti berdetak apalagi saat senyum samar muncul di bingkai bibirnya.

Hanya sesaat senyum itu muncul, tetapi mampu membuat suasana hatiku galau, tubuhku gemetar dan otakku berkelana pada malam itu. Sungguh perasaan ini bisa membuatku gila, pesona pria itu begitu nyata melebihi priaku di masa silam.

Cara jalannya, senyumnya, bahkan suaranya sangat mirip mungkin bisa aku katakan sama persis dengan priaku di masa kerajaan. Ranggalawe, pria ini lah yang sejak lama telah membelenggu seluruh duniaku.

Dia terus melangkah maju mendekat padaku,lalu tanpa banyak kata lengannya melingkar ke belakang dan berdiam di pinggangku. Kemudian kepalanya menoleh menatapku hangat. "Apakah mereka mengganggu kamu lagi, Sayang?"

Suaranya begitu lembut dan napas hangatnya menyapa ujung hi
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terjerat Cinta Gadis Bisu   8. akhirnya datang juga

    Suara itu begitu nyata hingga aku terpaku menatap ke asal suara. Dia-pria yang aku goda beberapa hari yang lalu berjalan dengan langkah tegas dan dingin, tatapannya terfokus hanya padaku. Namun, entah mengapa jantungku ilut berhenti berdetak apalagi saat senyum samar muncul di bingkai bibirnya.Hanya sesaat senyum itu muncul, tetapi mampu membuat suasana hatiku galau, tubuhku gemetar dan otakku berkelana pada malam itu. Sungguh perasaan ini bisa membuatku gila, pesona pria itu begitu nyata melebihi priaku di masa silam.Cara jalannya, senyumnya, bahkan suaranya sangat mirip mungkin bisa aku katakan sama persis dengan priaku di masa kerajaan. Ranggalawe, pria ini lah yang sejak lama telah membelenggu seluruh duniaku.Dia terus melangkah maju mendekat padaku,lalu tanpa banyak kata lengannya melingkar ke belakang dan berdiam di pinggangku. Kemudian kepalanya menoleh menatapku hangat. "Apakah mereka mengganggu kamu lagi, Sayang?"Suaranya begitu lembut dan napas hangatnya menyapa ujung hi

  • Terjerat Cinta Gadis Bisu   7. Info Apa Ini?

    Aku menatap dingin dan datar pada kedua pria itu, tanganku mengepal kuat, lalu menghempaskan kanvas yang telah selesai. Mereka tidak heran, tetapi justru tertawa puas. Tubuhku bergetar akibat menahan emosi yang berlebih."Apakah seorang bisu bisa marah? Semakin kau emosi maka akan semakin seru," kata Andrean, "Benarkan, Kawan?""Aku masih ingat jelas, kulitmu begitu lembut dan halus. Saat mendapat sentuhan begitu liar, dengan cepat belajar.""Bangsat!" Suaraku keluar, serak dan terluka.Apa yang terjadi membuat mereka berempat saling tatap, "Apa kalian mendengar suaranya?" "Ini makin menggairahkan, Stepan."Mereka terus melangkah maju, aku melangkah mundur mencari celah dan tempat sedikit luas agar memudahkan aku bergerak."Mau kemana, Bisu. Ayo, keluarkan suara merdumu itu!"Mereka terus menekanku, mendekat lalu mengulurkan tangannya bersamaan meraih lenganku untuk mengunci. Dengan sigap kutangkis gerakan itu lalu membuat tendangan ringan mempertahankan diri. Mereka terhenyak kaget,

  • Terjerat Cinta Gadis Bisu   6. Suatu Senja Di Danau

    Sejak kejadian di Mall itu, aku sering menghindar untuk bertemu Ortega. Identitas yang tidak biasa sedikit terungkap, dia adalah paman dari Sagara. Namun, sentuhan malam itu sangat membekas dalam ingatanku."Apa aku salah jika mereguk manisnya cinta pria senja? Dia begitu lembut dan penuh perhatian.""Apa dosa senantiasa hadir untuk cinta beda usia? Ya Tuhan," ujarku lirih sambil menatap riak air danau tersapu angin.Cukup lama aku berdiri di tepi danau, suasana yang sejuk mampu melupakan kisahku meskipun sesaat. Di sini kuberanikan diri untuk memulai melukis, satu kebiasaan masa silam sebagai seorang putri kerajaan.Dengan melukis, sedikit banyak bisa mengurangi rasa rinduku pada duniaku yang dulu. Iya, meskipun aku terlempar ke dunia lain tidak merubah ingatan dan keahlianku masa itu.Dunia ini terasa lebih panas dari kota Blambangan, berdiri di sini hanya beberapa saat saja sudah membuat kulitku terbakar. Namun, ingatan pemilik tubuh mengharuskan aku datang ke tempat ini. Mungkinka

  • Terjerat Cinta Gadis Bisu   5. Kejadian Tak Terduga

    Tubuhku dihentak dengan kasar oleh wanita itu, aku hanya melotot tidak terima dengan perlakuannya. Dengan berani kubalas mendorongnya tetapi lebih keras hingga membuat tubuhnya jatuh. Tiba-tiba ia menangis seolah teraniaya olehku."Gendhis, apa-apaan kau ini." Suara ini seperti milik Sagara, aku mengulum senyum tipis. Sekarang aku paham, mengapa Aurel mencebikkan bibirnya. Ternyata ia telah melihat kehadiran Sagara. Dengan cepat pria itu menolong Aurel untuk bangkit lalu memeriksa keadaannya dan berbalik menghadap ."Apa?'' tanyaku sesuai keadaanku."Mengapa kau jadi kasar seperti ini. Mana Gendhis ku dulu yang lembut dan bersahaja?" tanyanya sambil menatapku tajam.Aku menyeringai sinis, kukibaskan tanganku seolah tidak mau mengerti dengan kalimatnya itu. Dengan malas kutinggalkan kedua pengkhianat itu. Namun, baru beberapa langkah namaku dipanggil keras oleh Sagara. Ini membuatku berbalik badan."Ayolah, Gendhis. Sebaiknya kau kembali padaku, lihatlah penampilanmu itu?"Aku menga

  • Terjerat Cinta Gadis Bisu   4. Makin Seru

    "Hem, sudah bangun? Selamat pagi, Nyonya Ortega," sapanya saat kubuka mata.Aku tersenyum dan tentunya pipiku pasti berubah warna. Kugeser tubuhku sedikit menjauh melepaskan dari pelukannya, tetapi lengannya kembali menarik tubuhku masuk dalam pelukannya."Tunggu lima menit lagi, diamlah dalam pelukku. Jangan bergerak!"Aku terpaku, merasakan kehangatan tubuhnya yang polos. Akhirnya kubenamkan kepala ini dalam dekap dada bidang itu. Detak jantungnya terdengar begitu teratur bagai musik yang menenangkan pikiranku."Maafkan aku yang telah membawa Anda dalam masalah hidupku, Tuan Ortega," kataku saat kedua matanya menatapku hangat.Pria itu tersenyum padaku, ia membenarkan surai rambutku yang berantakan hingga menutupi sebagian wajahku. Lalu wajahnya mendekat, perlahan kurasakan hangat dan lembut bibirnya menyentuh bibirku. Deru napasnya yang panas kembali membangunkan gairahku."Baiklah, aku akan bersiap ke kantor lebih dulu. Jangan lupa sarapan sebelum kau pergi," katanya tiba-tiba sam

  • Terjerat Cinta Gadis Bisu   3. Satu Kisah

    Akhirnya malam yang dijanjikan oleh Sagara pun tiba. Aku sudah bersiap sejak satu jam yang lalu tetapi tak ada suara mobil yang datang menjemputku. Pelayan wanita yang biasa mengurus pemilik tubuh ini pun sudah tidak terlihat lagi berkeliaran di dalam rumah."Mungkin ia sudah pulang seperti biasa aku sendiri dalam malam sepi," gumamku.Jika keadaan rumah sudah kosong aku baru berani mengeluarkan suara, hal ini sengaja aku lakukan demi alasan yang belum bisa aku ungkap sekarang.Benda pipih hitam yang tergeletak begitu saja di meja mulai bergetar, lalu suara notif terdengar. Kuraih benda itu, rupanya ponsel milik Sagara tertinggal. Atau mungkin sengaja ditinggal agar aku bisa menggunakan benda tersebut.Kutekan tombol khusus untuk membuka benda itu sesuai arahan Saga waktu itu. Dan berhasil. Sayangnya dalam tampilan layar utama terlihat kemesraan mereka berdua. Ah, tidak rupanya itu bukan milik Sagara. Hal ini kusimpulkan dari semua karakter isi ponsel bernuansa wanita yang lembut. Tib

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status