Inicio / Romansa / Terjerat Hasrat Bos Baru / Bab 102 Video yang Salah

Compartir

Bab 102 Video yang Salah

Autor: Tusya Ryma
last update Fecha de publicación: 2026-01-26 00:24:28

Beberapa menit kemudian Darius pun datang. Ia mengenakan pakaian serba hitam dengan topi yang menutupi setengah wajahnya. Ia sengaja menunduk agar orang yang bertemu dengannya tidak bisa melihat wajah aslinya dengan jelas.

Awalnya, Darius memang tidak tahu dengan perubahan yang terjadi pada video itu. Namun setelah diunggah, ada banyak pesan yang masuk ke akunnya. Kebanyakan berisi cacian dan makian. Dibilang Darius pria yang merebut tunangan orang, dan masih banyak lagi. Selain itu, pihak Jose
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 406 Marissa Cucunya Tuan Lim

    Di lantai, ada abu bekas pembakaran. Bahkan, abu itu sedikit tercecer karena Marissa sudah menginjaknya. Plak! Tiba-tiba sebuah tamparan melayang tepat di rahang keras Ken. Tuan Lim menamparnya hingga dia hampir tersungkur ke samping. "Kau ini kenapa? Mencuri dan merusak barang bukti milik orang! Apa kau tidak suka, Marissa melakukan tes DNA denganku? Hah?" Tuan Lim berteriak. Danendra dan Darius jadi tidak enak menyaksikan seorang bos menampar bawahannya tanpa segan di depan mata mereka. "Maaf, Tuan! Saya melakukan ini demi melindungi Anda!" balas Ken yang segera memperbaiki postur tubuhnya. Ia mengangkat kepala, mendongak menatap Tuan Lim yang baru saja menamparnya. "Melindungi apa? Melindungi dari kebenaran?" tanya Tuan Lim, sedikit menurunkan nada suaranya. Ia benar-benar tidak suka dengan tindakan arogan Ken yang mencuri hasil tes orang lain, lalu membakarnya. Juga memakai gedung miliknya untuk melakukan kejahatan. "Saya melindungi Anda dari orang yang mengaku sebagai c

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 405 Tamatlah Riwayatnya

    "Ti-tidak apa-apa, Ken! Aku baik-baik saja!" balas Tuan Lim sambil menyingkirkan tangan Ken dari tubuhnya. Dari depannya, Darius yang sedari tadi terdiam sambil menahan sesuatu, akhirnya berbicara terus terang mengenai kejadian kemarin. Ia membeberkan perlakuan buruk Ken terhadap Marissa. "Ini nih, asisten pribadi Anda! Dia mencuri hasil tes DNA dari rumah sakit dan membakarnya langsung di hadapan Marissa!" "Hey, jaga bicaramu! Siapa yang mencuri dan membakar hasil tes DNA? Kalau ada, mana buktinya? Kalau tidak ada bukti, jangan berbicara omong kosong!" sergah Ken pada Darius. Ken tidak tahu saja, sekarang Darius membawa bukti di dalam saku jasnya berupa potongan kertas putih bertuliskan sebuah tes DNA seseorang. Walau kebanyakan bagian dari kertas itu sudah terbakar, tetapi dari judulnya saja sudah bisa dipastikan kalau itu memang hasil tes DNA. "Ini!" tunjuk Darius pada potongan kertas itu. Ia mengangkatnya tinggi dan menunjukannya pada Ken dan Tuan Lim. "Kertas ini sengaja ka

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 404 Pembawa Penyakit

    "Hah! Uang?" Zain baru mengingatnya. Ia langsung berbicara pada Darius, "Kembalikan saja! Bilang padanya, aku tidak mau menerima uang itu!" Hanya masalah kecil saja, kenapa Marissa sangat perhitungan? Dia bahkan tidak mau menerima niat baik Zain. "Emh, baiklah! Nanti aku akan bilang!" Sebagai orang yang ada di tengah-tengah, Darius jadi serba salah. Ke sini sepupu dan ke sana ibu dari anaknya. Darius tidak bisa memihak salah satu dari mereka. "Sudah dulu, ya! Aku sedang makan. Nanti disambung lagi!" ucap Darius sebelum dia menutup teleponnya. "Baiklah! Kalau jadi pulang, jangan lupa untuk memberitahuku, ya!" "Emh!" Darius pun mengangguk. Setelah itu, sambungan telepon ditutup.*** Di malam hari, Danendra dan Darius benar-benar pergi ke tempat Tuan Lim. Mereka datang tanpa memberitahu siapa pun, termasuk Ken. Di depan gerbang rumah yang sangat besar, Darius turun dari dalam mobil, lalu berbicara dengan petugas keamanan. "Ya, kami sudah membuat janji sebelumnya. Kata Tuan Li

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 403 Tidak Merindukanmu

    Mendengar hal itu, Zaki benar-benar sangat malu. Ia tidak menyangka kalau istrinya akan melakukan hal memalukan itu pada istri Danendra. "Untuk masalah itu ... saya minta maaf, Tuan Danen! Saya tidak tahu kalau istri saya melakukan hal itu pada Marissa!" "Tapi, Anda tenang saja, nanti saya akan bicara dengan istri saya di rumah!" jelas Zaki setelah mendengar kelakuan istrinya yang meminta kembali semua barang yang sudah diberikannya pada Marissa. Jujur saja, sebagai seorang ayah, Zaki ikut kecewa dengan kandasnya hubungan Zain dengan Marissa. Ia pun ikut marah saat mendengar istrinya mengomel membahas Marissa yang kembali ke mantan suaminya. Tapi sekarang, setelah melihat betapa baiknya Danendra yang menawarinya sebuah proyek yang sangat besar, Zaki menjadi luluh. Ia tidak membenci Marissa lagi, juga tidak membenci Danendra yang merebut Marissa dari putranya. Ia akan melakukan apa pun demi terlaksananya kerja sama yang sangat panjang ini. "Emh, oke!" Danendra pun mengangguk.

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 402 Satu Syarat

    Setelah seharian yang penuh dengan drama, akhirnya Marissa bisa pulang. Sedangkan mobilnya dibawa oleh Darius. Di apartemen, mereka berempat berkumpul. Marissa duduk sambil menceritakan semua yang terjadi, termasuk kakinya yang sekarang terlihat merah dan sakit. Di dapur, ada dua pelayan yang tadi diantar oleh Asisten Anas atas perintah dari Danendra. Suami Marissa itu tidak akan membiarkan istrinya pergi berbelanja lagi, juga tidak akan membiarkan Marissa memasak sendiri lagi. Kalau ingin makan apapun, Marissa tinggal bilang pada pelayan, nanti mereka akan membuatnya. "Lalu, bagaimana sekarang? Apa kita hajar saja si Ken itu? Berani-beraninya dia membius Marissa, lalu membawanya ke tempat yang jauh. Selain itu, dia mencuri hasil tes DNA dari rumah sakit! Kita bisa melaporkannya ke polisi!" ucap Darius yang sangat emosi melihat malaikat putranya diperlakukan seperti itu oleh orang lain. Kalau diperbolehkan, Darius akan menghajar orang itu langsung dengan tangannya sendiri. "

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 401 Tidak Sudi

    "Eh ...." Marissa segera menoleh. Ia melihat seseorang yang bertanya padanya. Di samping orang itu, ada satu orang lagi yang merupakan ibunya. "Za-Zain?" 'Aishhh, kenapa malah bertemu dengan mereka di sini?' Marissa sungguh malu. Dirinya sangat berantakan dengan kaki yang tidak memakai alas, juga tidak bisa membayar ongkos taksi karena dirinya tidak ada uang. Bahkan, sang sopir taksi masih menunggunya di belakang. "Apa kau butuh bantuan?" tanya Zain lagi sambil menghampiri Marissa. Zain pun melihat Marissa dari atas hingga ke bawah, juga melihat tangan Marissa yang terus menarik pintu mobil. "Apa ini kendaraanmu?" Sebelum bertindak, Zain bertanya dulu pada Marissa. Setelah wanita itu menjawab, "Ya", barulah Zain menyimpan barang bawaannya ke dalam mobilnya, lalu meminta ibunya untuk menunggu di dalam mobil. "Ah, tidak ... tidak! Mama tidak mau menunggu di dalam mobil! Kebetulan di sini ada Marissa, Mama ingin membuat perhitungan dengannya!" ucap Sinta yang sudah memasukkan ta

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 141 Jangan Bercanda

    Dari dulu, Merina tidak setuju saat putrinya merawat bayi itu. Ia juga tidak pernah menyukai anak itu sedikitpun. Apalagi sekarang Mario sudah dibawa oleh orang tua kandungnya, Merina semakin membenci anak itu. Merina bersikap seperti ini karena dia tidak ingin melihat putrinya murung. Dari dulu,

    last updateÚltima actualización : 2026-03-31
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 138 Pemecatan Danendra

    "Bagaimana bisa seperti ini? Pak Danen dipecat, dan besok Pak Wilyam akan menggantikannya menjadi wakil presdir yang baru." Fanny yang mendengarnya pun ikut terkejut. Bukannya tidak suka, tapi ia tidak menyangka, mengapa perubahan ini begitu mendadak? "Bukankah itu bagus?" tanya Ray yang saat i

    last updateÚltima actualización : 2026-03-31
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 140 Istrinya Bahagia

    Beberapa bulan yang lalu, saat Marissa pergi dari rumah dan meninggalkan ibunya dengan keadaan —renovasi—ruko yang masih belum selesai, Marissa tidak tahu kalau Danendra selalu datang ke tempat ibunya dan membantu Merina menyelesaikan renovasi ruko. Danendra juga menjadikan rumah makan Merina itu m

    last updateÚltima actualización : 2026-03-31
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 127 Satu Sama

    "Brengsek! Kau berani mengganggu wanitaku! Akan kubunuh, kau!" Danendra begitu emosi melihat Darius di atas sana. Ia segera menaiki tangga menghampiri Darius. Pria yang ada di lantai dua itu hanya tersenyum penuh kepuasan melihat Danendra yang marah. "Satu sama!" ejeknya tanpa rasa takut. "Du

    last updateÚltima actualización : 2026-03-30
Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status