Home / Romansa / Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar / Bab 4. Melabrak Tukang Selingkuh

Share

Bab 4. Melabrak Tukang Selingkuh

Author: Sekarani
last update publish date: 2026-01-09 08:39:08

Semenjak tahu dirinya diselingkuhi, Freya jarang bisa tidur nyenyak. Setiap kali mendapat bukti baru perselingkuhan Juan dengan Lucy, perempuan itu selalu menutup harinya dengan sesenggukan di kamar. Dia juga sering mendadak terbangun karena mimpi buruk.

Malam ini, mungkin Freya akan kembali berlinang air mata. Walau begitu, hal itu tak mengurungkan niatnya untuk mendatangi apartemen Aryan yang terbilang jauh dari tempat tinggalnya.

Setelah sekian lama menahan diri, sekarang mungkin adalah waktu yang tepat untuk menangkap basah Juan dan selingkuhannya. Bukan sekedar memotret atau merekam kelakuan mereka dari kejauhan, kali ini Freya ingin langsung melabrak keduanya saja.

Pikir Freya, biar saja dirinya semakin hancur setelah memergoki Juan dan Lucy. Rasanya itu jauh lebih baik ketimbang menangis sepanjang malam tanpa melakukan apa pun untuk membuktikan kecurigaannya.

Freya menarik napas dalam-dalam di depan pintu lift yang barusan terbuka. Langkahnya mendadak terasa berat, seolah kakinya tertahan rantai besi tak kasat mata.

“Kenapa? Ragu?”

Freya tersentak mendengar suara Aryan yang tiba-tiba sudah berdiri di sampingnya.

“Jangan ragu, Freya. Ayo, kita naik bareng.”

Freya memandang Aryan yang perlahan menuntunnya masuk lift dengan tatapan curiga. Berbeda dengannya, pria itu terlihat sangat tenang.

“Kamu bikin saya penasaran, makanya saya ada di sini sekarang,” ungkap Aryan sambil tersenyum.

“Apa yang bikin Pak Aryan penasaran?”

“Saya penasaran dengan apa pun yang ingin kamu lakukan sekarang.”

Jawaban Aryan membuat Freya menghela napas panjang. “Tunangan Pak Aryan kemungkinan sedang bersama pacar saya,” ujar Freya seraya mengalihkan pandangan ke tombol lift.

Aryan memerhatikan Freya yang rupanya hendak menuju lantai 10. “Oh, ya? Menarik,” ucapnya santai.

Freya enggan menanggapi Aryan yang jelas-jelas tidak peduli dengan ulah pasangannya.

“Misal kecurigaanmu itu terbukti, kira-kira kamu masih butuh saya jadi selingkuhanmu atau nggak?” Aryan bertanya tepat saat lift berhenti di lantai 10.

Freya lagi-lagi malas merespons. Cuma mengangkat kedua bahunya, lantas berjalan keluar lift tanpa menghiraukan Aryan yang mengekor di belakangnya.

Tak lama kemudian, keduanya sampai di depan unit apartemen Juan. Freya pun segera bersiap menekan tombol kunci pintunya dengan memasukkan susunan angka yang telah terpatri dalam ingatannya.

“Sebentar, Freya.”

Sebelum telunjuk Freya menyentuh apa pun, Aryan cepat-cepat meraih jemari perempuan itu guna menghentikannya.

“Kamu cuma ingin tahu tunangan saya ada di dalam atau nggak, kan?” tanya Aryan lirih.

*** 

Rencana balas dendam Freya tak jadi berantakan dalam semalam. Entah ada pamrihnya atau tidak, Aryan menawarkan solusi instan yang terdengar lumayan meyakinkan.

“Udah balik, kan? Jangan tidur dulu. Aku ke tempatmu sekarang.”

Mata Aryan tertuju sepenuhnya pada Freya saat menelepon tunangannya. Bersandar pada mobil yang terparkir di rubanah, pria itu tetap tersenyum lembut meski Freya balas menatapnya tajam.

“Masih di luar?” Aryan membeo ucapan Lucy di seberang sana. “Di mana? Mau sekalian dijemput?”

Di balik tatapan yang tidak bersahabat, Freya diam-diam menyimak cara Aryan berkomunikasi dengan tunangannya. Terdengar seperti pasangan pada umumnya, sungguh tak ada kesan bahwa pria itu menjalani hubungan dengan terpaksa.

Aryan bersikap selayak pria yang mencintai pasangannya. Namun, jika benar ada cinta, mengapa Aryan masa bodoh soal perselingkuhan Lucy dan Juan?

“Sekarang kita cuma perlu menunggu 10-15 menit,” ujar Aryan usai bertelepon. “Reno sudah memilih posisi sempurna, jadi kita mestinya bisa tenang mengamati semuanya dari sini.”

Melihat tanda tanya imajiner seolah muncul di atas kepala Freya, Aryan lalu balik badan dan menunjuk mobil berwarna biru metalik yang terparkir di ujung seberang, tak jauh dari pintu lift rubanah. 

“Itu mobilnya Lucy,” kata Aryan.

Freya seketika memicing sinis. “Pak Aryan sudah tahu kalau tunangan Pak Aryan ada di sini?”

“Lucy punya banyak mobil. Belum tentu itu yang dia bawa, jadi …” 

Aryan sengaja menggantungkan ucapannya dan hanya mengakhirinya dengan bersedekap sambil angkat bahu.

Freya berdecak menahan kesal. Dia lantas berjalan cepat ke arah mobil Lucy, meninggalkan Aryan yang ujung-ujungnya mengekor juga.

“Oh, jadi begini caramu mengumpulkan bukti perselingkuhan mereka,” gumam Aryan.

Freya cuma mendengus pendek tak acuh. Langkahnya terhenti sejenak, kedua matanya berkilat menyisir lokasi di sekitarnya, lalu memilih sebuah tiang beton sebagai tempat mengintai.

Menit-menit berikutnya, Freya bersembunyi di balik beton yang jaraknya hanya lima meter dari mobil Lucy. Sesuai perkiraan Aryan tadi, sosok yang dinanti akhirnya benar-benar muncul tak kurang dari 15 menit kemudian.

“Berengsek,” umpat Freya dengan suara berbisik.

Rupanya, bukan cuma Lucy yang tampak keluar dari pintu lift, tetapi ada Juan juga. Menekan segala gejolak emosi di dadanya, Freya pun segera mengaktifkan kamera ponselnya ke arah Juan yang tampak sumringah berjalan sambil merangkul pinggang selingkuhannya itu.

Ini jelas bukan pertama kali Freya melihat Juan selingkuh. Sudah berulang-ulang dia menyaksikan Juan meratukan Lucy, nyaris tak ada beda dengan cara pria itu memperlakukan dirinya selama ini.

Freya memaki dalam hati saat Juan terlihat membukakan pintu untuk Lucy. Tersenyum lembut, Juan juga tak lupa melindungi kepala Lucy agar tidak terbentur bagian atas mobil. Benar-benar persis seperti yang biasa Juan lakukan untuk Freya.

Senyuman Juan tak memudar kala dia menutup pintu mobil. Lengkungan bibirnya kemudian semakin melebar ketika pintu kendaraan mewah itu kembali terbuka. Terlebih, setelahnya si pemilik buru-buru keluar dan berhambur memeluknya.

“Malam ini aku milikmu, Juan.”

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Comments (1)
goodnovel comment avatar
whiteflower
sedih bgt bayangin jd Freya :((
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 55. Mau Bohong Sampai Kapan?

    Freya sebenarnya tidak sesaklek itu. Perihal mesra-mesraan dengan Juan, Freya pada dasarnya malah sangat menyukainya.Freya bukan orang yang menghindari sentuhan fisik. Meski awalnya sempat canggung, Freya perlahan terbiasa menunjukkan kemesraan di depan umum. Dia bahkan bisa cemberut hanya karena Juan lupa menggandeng tangannya saat mereka jalan berdua.Mau bagaimanapun situasinya, Freya selalu senang dipeluk. Dia hampir tidak pernah menolak pelukan Juan. Dia juga suka lebih dulu memeluk Juan yang tentu saja bakal disambut senang hati oleh sang pacar.Ciuman pun Freya suka, mulai dari sekedar kecupan kupu-kupu hingga pertarungan lidah penuh gairah.Momen favoritnya adalah berciuman sambil saling merengkuh erat. Freya juga merasa sangat nyaman dan begitu dicintai setiap kali tidur berpelukan dengan Juan. Itulah mengapa Freya lumayan sering menginap di apartemen kekasihnya itu.Meski begitu, Freya tidak mau terjadi interaksi yang lebih intim. Mereka bisa berciuman hingga kehabisan napa

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 54. Ciuman yang Menyiksa

    Ciuman Juan mulanya terasa ringan, cuma kecupan singkat yang membuat Freya terkesiap.Keduanya hanya diam saling memandang ketika Juan menaruh cangkir di meja. Pria itu lalu mencengkeram pinggang Freya dengan kedua tangan. Rasanya lebih posesif ketimbang pelukannya tadi, bahkan mungkin terlalu erat hingga membuat Freya meringis tak nyaman.Dalam satu gerakan cepat, Juan kemudian mengangkat tubuh Freya dan mendudukkannya di atas meja dapur.Juan ingin mencium Freya lagi. Namun, saat bibir mereka nyaris menyatu, Freya tiba-tiba memalingkan wajah. Gerakannya halus, tetapi jelas menolak.Terdiam sejenak, Juan lantas tersenyum tipis, mengira Freya hanya ingin menggodanya sedikit. Ia pun mencoba lagi, mendekat lebih cepat dan pasti.Akan tetapi, Freya lagi-lagi menghindar. Tak cuma melengos, perempuan itu juga menarik tubuhnya menjauh.Dua kali ditolak, pikiran Juan seketika dikuasai prasangka buruk. Rahangnya mengeras, emosinya tersulut. Marah rasanya membayangkan Freya tidak mau berciuman

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 53. Nyaris Sempurna

    Sebelumnya, Lucy nyaris sempurna di mata Aryan. Itulah mengapa dirinya sama sekali tidak keberatan dengan perjodohan mereka.Semenjak mau tak mau mesti mendedikasikan hidupnya untuk Harsa Group, prinsip Aryan sederhana saja. Selama itu menguntungkan untuk perusahaan, pada dasarnya apa pun bisa dia lakukan.Lucy Amara merupakan Direktur Komersial KalanaBusana. Sebagai cucu dari pemilik perusahaan retail yang bergerak di industri mode, Lucy tumbuh dengan insting bisnis yang tajam. Saat pertama berkenalan dua tahun lalu, Aryan sangat terkesan dengan keahlian Lucy membaca tren pasar. Obrolan seputar bisnis membuat keduanya cepat akrab. Setiap kali berjumpa dalam berbagai kesempatan, Aryan bahkan tidak jarang yang menyapa terlebih dahulu. Mereka pun berteman sebelum akhirnya menjadi partner ranjang setahun kemudian.Perihal mengejar kepuasan duniawi, Lucy rupanya juga tidak mengecewakan. Aryan menyukai Lucy yang penuh kejutan dan tak ragu mengeksplorasi lebih jauh. Lucy pun tidak rewel pe

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 52. Tidur Bersama Juan?

    Hening beberapa detik.Dunia seolah berhenti sejenak saat Freya mendengar Juan berucap sarkas padanya. Tidak ada mata yang berkilat marah, usapan lembut pun kembali Freya rasakan pada puncak kepalanya.Juan bahkan tersenyum padanya. Meski begitu, entah mengapa Freya refleks menahan nafas. Sikap baik pria itu justru membuatnya merasa terancam dan waswas.“Sayang …,” suara Freya sedikit bergetar. “Nggak usah ngomong aneh-aneh, deh. Maksudmu apa?”Jemari Juan turun perlahan menyentuh wajah Freya. Ibu jarinya lalu mengelus pelan pipi mulus Freya. “Maksudku—”“Hotel ini nggak berhantu, kan?” potong Freya seraya mengedarkan tatapan cemas ke sekitarnya. “Takut banget kalau ternyata beneran ada yang diem-diem nemenin aku di sini.”Chika yang sempat agak panik gara-gara mendengar ucapan Juan sebelumnya, segera menyadari bahwa Freya berusaha mengalihkan topik pembicaraan. “Nggak ada hantu di sini!” sergah Chika.“Hei, Juan! Bercandanya jangan sembarangan, dong. Ribet nanti urusannya kalau hote

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 51. Sembunyi di Mana?

    Aryan tak bisa menghilangkan senyum kecil di bibirnya saat terbayang kelakuan Freya sebelum mengusirnya dari kamar beberapa saat lalu.“Sengaja banget menguji kesabaran pacarnya,” gumam Aryan sembari berjalan santai memasuki area bar atap hotel.Sekitar 10 menit lalu, tak lama setelah Aryan ditelepon Chika, Freya mendadak sibuk sendiri. Tahu Juan datang, Freya merasa harus segera menyiapkan beberapa bukti perselingkuhan.Begitulah. Alih-alih memastikan tidak ada hal mencurigakan, Freya malah sengaja meninggalkan jejak yang sekiranya gampang disadari Juan.Hal pertama yang dilakukan Freya adalah memulas bibirnya dengan lipstik. Tipis saja, sekadar cukup untuk membikin noda khas pada gelas minumannya.‘Dia tahu aku sama Kak Chika belakangan ini suka banget pakai lipstik yang nggak transferproof. Jadi, mestinya dia langsung curiga waktu lihat cuma satu gelas yang ada bekas lipstiknya begini.’Duduk di depan meja bartender, senyum tipis Aryan melebar saat melihat jas yang ia taruh sembara

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 50. Bekas Lipstik

    Aryan mulanya tak tertarik dengan benefit yang ditawarkan Freya. Perihal citra perusahaan dan promosi produk bisnis, Harsa Group sudah tidak terlalu butuh dukungan eksternal. Meski begitu, tentu tak ada ruginya juga menerima penawaran Freya. Hanya saja, setelah menilai kualitas pekerjaan Freya dan timnya, Aryan jadi tertarik bekerja sama sungguhan. Tidak apa-apa mengeluarkan sedikit uang, terlebih jika itu membuatnya lebih mudah bertemu Freya.“Untuk kerja sama dengan jangka waktu enam bulan, plus nantinya mencakup beberapa brand sekaligus, angka segitu sebenarnya malah terbilang hemat.”Freya tahu, skala bisnis Harsa Group memang sangat besar. Meski begitu, bukankah tetap lebih baik tidak mengeluarkan uang sepeser pun?“Kerja sama ini mungkin juga akan berguna untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak menguntungkan bagi perusahaan di kemudian hari.”Wajah Aryan tampak menjadi lebih serius, membuat Freya tanpa sadar ikut menunjukkan ekspresi serupa.“Apa yang kita lakukan sekarang, saya

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 23. Seperti Pacar Kedua

    Juan berharap kegugupannya beberapa saat lalu tidak memengaruhi kualitas makanan yang dia sajikan untuk Aryan malam ini. Bagaimanapun, Juan ingin Aryan menikmati rasa yang sempurna.“Kami memiliki tiga saus favorit untuk menu katsu. Lemon sauce, creamy mushroom sauce, dan spicy teriyaki sauce yang

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 17. Punggung yang Lebar dan Kekar

    Freya merasa tidak bisa sepenuhnya menyalahkan Aryan. Jika Freya kini dianggap perempuan murahan, itu adalah akibat dari ulahnya sendiri.Setelah menawarkan tubuhnya kemarin, Freya tahu sangat mungkin bagi Aryan untuk meminta keintiman serupa di kemudian hari. Meski begitu, Freya tetap tidak bisa m

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 20. Partner Intim

    Chika memang banyak berteman dengan sesama kalangan atas, tetapi Aryan merupakan bagian dari lingkaran yang lebih eksklusif.Bagi orang-orang seperti Aryan, privasi adalah harga mati. Meski begitu, bukan berarti Chika tidak pernah sekali pun mendengar rumor tak sedap tentang kehidupan pribadi Aryan.

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 8. Lancang Minta Pangku

    Aryan menambahkan madu pada segelas air hangat di meja dapur apartemennya. Senyumnya mengembang perlahan, terbayang tatapan memohon itu lagi—mata berkaca-kaca Freya yang nyaris membuatnya terhipnotis.'Mau jadi selingkuhanku?'Namun, begitu teringat dengan pertanyaan yang dilontarkan Freya tadi, mat

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status