Share

{Bab 107} Dua Sekte Kompres

last update publish date: 2026-02-21 22:00:36

Di sebuah kamar tamu yang sederhana, tidak terlalu mewah seperti di istana Silverkeep dan tidak terlalu gelap seperti istana Obsidian, suasana terasa sunyi dan hangat dalam kesederhanaannya. Cahaya lilin-lilin redup memantul lembut di dinding, menciptakan bayangan tenang yang kontras dengan kondisi tubuh seseorang yang sama sekali tidak tenang.

Aldren meletakkan Alianne dengan hati-hati ke atas ranjang, menjaga tubuhnya agar tidak merasakan sakit sedikit pun, memperlakukan Alianne se
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 204} Luka Serius

    Aldren mengangguk pelan, gerakannya nyaris tak terlihat. “Benar, tubuh asli istriku.” Nada suaranya rendah, namun mengandung kepastian yang tidak bisa digoyahkan. Tangannya bergerak perlahan, mengusap rambut hitam Alia dengan kelembutan yang kontras dengan ketegangan yang memenuhi ruangan.“Dari tadi dia tertidur? Kenapa belum sadar juga?” Tidak ada jawaban. Hanya keheningan yang semakin menekan, seolah sesuatu yang tidak terlihat tengah menunggu untuk terungkap.Aldren mencubit pipi Alianne pelan. “Alia, bangunlah!”Tubuh itu tidak bergerak. Tidak ada reaksi. Bahkan hembusan napas pun tidak terdengar jelas tanpa diperhatikan dengan saksama.Aldren terdiam. Waktu seolah melambat di sekelilingnya. Perasaan tidak nyaman mulai merayap naik, perlahan namun pasti, mengisi setiap celah dalam pikirannya.“Yang Mulia... I- itu...” Suara Magnus terdengar gemetar dari belakang. Ada sesuatu dalam nada itu yang langsung membuat suasana berubah. Tegan

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 203} Tubuh Asli Alia

    Mata Hery membulat, keterkejutan yang selama ini ia tahan akhirnya muncul ke permukaan. Penjelasan yang baru saja ia dengar terasa terlalu tidak masuk akal, bahkan untuk situasi yang sudah jelas tidak biasa sejak awal.“Ja- jadi... Alianne di kamarmu adalah pemilik tubuh asli dari Alianne, sementara jiwa Alianne yang kita kenal, menghilang entah kemana?”Kata-katanya terucap terbata, seolah ia sendiri belum sepenuhnya percaya pada apa yang baru saja ia rangkai dalam pikirannya.Aldren hanya tersenyum tipis. Senyum yang tidak benar-benar menunjukkan ketenangan, melainkan penerimaan terhadap kenyataan yang tidak bisa ia ubah. “Begitulah.”Tidak ada penjelasan tambahan. Tidak ada pembenaran. Hanya kepastian yang dingin dan sederhana.Hery menarik napas dalam, lalu mengangguk tegas. Ekspresinya berubah, dari terkejut menjadi fokus. Ia adalah seorang komandan. Seaneh apa pun situasinya, tugas tetaplah tugas. “Yang Mulia tenang saja! Aku akan mengarahkan pasukan untuk mencarinya tanpa perlu

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 202} Kekacauan Instruksi

    Di halaman depan Istana Obsidian, suara denting logam dan teriakan komando bergema tanpa henti. Debu tipis beterbangan di udara, terinjak oleh derap kaki para prajurit yang sedang menjalani latihan. Matahari belum terlalu tinggi, namun panasnya sudah cukup untuk membuat suasana terasa berat dan tegang.Di tengah barisan itu, Hery berdiri tegap, mengawasi setiap gerakan dengan ketelitian seorang komandan berpengalaman. Tidak ada yang berani lengah di bawah pengawasannya.Namun ketertiban itu pecah dalam sekejap.Derap langkah cepat terdengar dari kejauhan, semakin mendekat dengan ritme yang tidak teratur. Beberapa prajurit menoleh, kebingungan mulai terlihat di wajah mereka. Sosok yang muncul berikutnya membuat suasana langsung berubah.Aldren.Napasknya terdengar berat, langkahnya tergesa, jauh dari sikap tenang yang biasa ia tunjukkan. “Hery! Bawa semua pasukan! Aku ada misi darurat untuk semua!” serunya tanpa menahan suara.Tanpa menunggu respons, Aldren langsung melompat naik ke at

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 201} Bukan Alia Ariana

    “Alia, waktunya bangun!” Aldren menepuk pipi Alianne dengan lembut, namun cukup untuk menariknya keluar dari alam tidur yang pekat.Bulu mata Alianne bergetar pelan sebelum akhirnya kedua pupil cokelatnya terbuka perlahan. Pandangannya masih buram, seolah dunia di sekitarnya belum sepenuhnya terbentuk. Namun, begitu fokusnya kembali, napasnya tertahan.Seorang pria berdiri sangat dekat di hadapannya. Wajahnya tampan, sorot matanya tajam, dan keberadaannya terlalu... nyata untuk diabaikan.Jantung Alianne berdegup lebih cepat. Tanpa sadar, ia langsung mendorong tubuhnya bangkit hingga duduk tegak. Jarak di antara mereka mendadak terasa terlalu sempit, terlalu menyesakkan. “Maaf, kau siapa?!” tanyanya dengan suara yang tak bisa sepenuhnya menyembunyikan kepanikan.Aldren terdiam. Untuk sesaat, ia hanya menatap Alianne, seolah mencoba memahami apakah ini lelucon, atau sesuatu yang jauh lebih serius. Alisnya sedikit berkerut, kebingungan mulai merayap di wajahnya. “Apa maksudmu? Aku adala

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 200} Mulai Menerima Bantuan

    Roda kereta kuda yang melaju di jalan berbatu tiba-tiba menghantam sebuah batu besar yang tidak terlihat di bawah bayangan malam. Benturan itu cukup keras hingga membuat seluruh badan kereta terguncang tajam, suara kayu berderit terdengar jelas di dalam ruang sempit tersebut.Alianne yang tidak siap langsung terhempas dari posisi duduknya. Tubuhnya terdorong ke depan, kehilangan keseimbangan dalam sekejap. Jantungnya seakan terhenti sesaat saat ia merasa tubuhnya akan jatuh tanpa penopang.Namun sebelum itu terjadi, sebuah lengan dengan sigap menahannya.Aldren.Tanpa ragu, ia menarik tubuh Alianne ke arahnya, menjadikan dirinya sebagai penopang yang kokoh. Satu tangannya menahan bahu Alianne, sementara yang lain menjaga agar tubuhnya tidak kehilangan keseimbangan sepenuhnya. Gerakannya cepat, refleks, seolah itu sudah menjadi kebiasaan yang terlatih.Alianne terdiam.Jarak di antara mereka kini terlalu dekat. Ia bisa merasakan kehangatan tubuh Aldren, bahkan detak jantungnya sendiri

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 199} Masalah Wilayah Utara Selesai

    "Baik, Yang Mulia!" Para pengawal di sekitar gerbang langsung mengangguk serempak. Tanpa ragu, mereka bergerak maju, tangan-tangan kuat mereka mencengkeram lengan dan bahu Leon. Tidak ada lagi penghormatan yang tersisa dalam gerakan itu. Tidak ada lagi jarak antara seorang bangsawan dan bawahan. Mereka menarik tubuh Leon dengan kasar, menyeretnya menjauh dari tempat yang selama ini ia kuasai. "Tunggu! Ini tidak benar! Aku adalah pemilik kediaman yang asli! Aku adalah duke yang asli!" Suara Leon menggema, penuh amarah dan keputusasaan yang mulai bercampur menjadi satu. Ia berusaha memberontak, tubuhnya menegang, namun kekuatannya tidak sebanding dengan para pengawal yang menahannya. Namun pengawal tidak peduli. Wajah mereka datar, langkah mereka tidak terhenti. Mereka terus menyeret Leon, membawanya keluar dari kediamannya sendiri, melewati gerbang yang kini terasa seperti batas antara kekuasaan dan kehinaan. Kerumunan rakyat yang menyaksikan pemandangan itu langsung meledak

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 114} Munafik

    "Caelum, sepertinya masalah kita di sini sudah selesai. Ayo kita pulang." Aldren melangkah ke arah kereta kencana dengan langkah mantap. Jubah hitamnya berkibar ringan diterpa angin sore, sementara para pengawal segera merapikan barisan, membuka jalan tanpa perlu diperintah dua kali.Ket

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 113} Ancaman Mengikat Trauma

    "Duke Leon Gabriellion..."Aldren berlutut di depan Leon yang kepalanya masih diinjak sepatu bots Caelum. Gerakan itu lambat dan terkontrol, seolah setiap detiknya disengaja agar terasa menekan. Lututnya menyentuh tanah berbatu tanpa ragu, jubah hitamnya menyapu debu halaman.Pupil hijau gelap itu

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 111} Sepupu

    Di sebuah ruangan luas yang dipenuhi aroma tanah, jerami, dan pupuk, suasana terasa tegang meski aktivitas berlangsung tanpa henti. Karung-karung benih ditumpuk tinggi di sepanjang dinding, sementara peti berisi pupuk dan pakan ternak tersusun rapi namun jelas belum cukup untuk menghadapi musim din

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 109} Dua Pertanyaan Tak Terjawab

    Matahari siang menyinari kediaman Marquess Redmond tanpa ampun. Cahaya yang menyilaukan menembus celah tirai jendela dan merayap perlahan ke dalam kamar tamu, menyapu lantai, dinding, hingga akhirnya jatuh tepat ke wajah Alianne. Hangat yang awalnya lembut perlahan berubah menjadi panas yang meng

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status