공유

BAB 39 End~

작가: Scorpio_Girl
last update 게시일: 2026-06-29 21:56:56

​"Apa kamu serius, Nduk?" tanya Bik Siti dengan raut wajah cemasan begitu mendengar putrinya tiba-tiba saja pamit ingin bersekolah ke luar negeri.

​Bukannya ia tidak bangga atau tidak senang darah dagingnya berhasil mendapatkan beasiswa di universitas bergengsi, tetapi tempat yang dituju sangat jauh, sedangkan Airin masih begitu belia. Apalagi sebagai rakyat kecil, mereka sama sekali tidak memiliki saudara, kerabat, ataupun kenalan yang bisa dimintai bantuan di negara asing tersebut.

​"Bik.
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Terjerat Pesona Duda Bar-bar   BAB 39 End~

    ​"Apa kamu serius, Nduk?" tanya Bik Siti dengan raut wajah cemasan begitu mendengar putrinya tiba-tiba saja pamit ingin bersekolah ke luar negeri. ​Bukannya ia tidak bangga atau tidak senang darah dagingnya berhasil mendapatkan beasiswa di universitas bergengsi, tetapi tempat yang dituju sangat jauh, sedangkan Airin masih begitu belia. Apalagi sebagai rakyat kecil, mereka sama sekali tidak memiliki saudara, kerabat, ataupun kenalan yang bisa dimintai bantuan di negara asing tersebut. ​"Bik... Bik Siti tenang saja. Airin di sana nggak bakal sendirian kok. Saya juga kebetulan mau melanjutkan kuliah di negara yang sama, jadi sekalian saya bisa menjaga dan memantau Airin di sana setiap hari!" ucap Galang ikut menimpali, berusaha meyakinkan wanita paruh baya itu agar tidak khawatir. ​Airin menatap wajah lelah sang ibu, lalu menggenggam kedua tangan kasar Bik Siti dengan lembut. "Ibuk tenang saja, ya. Airin berjanji di sana pasti bisa jaga diri baik-baik. Ini semua Airin lakukan demi

  • Terjerat Pesona Duda Bar-bar   BAB 38 Sedikit kepedulian Airin untuk Nolan

    "Hati-hati, Rin!" ucap Galang khawatir setengah mati melihat Airin berjalan tergesa-gesa menaiki anak tangga tanpa memedulikan kondisi tubuhnya yang sebenarnya belum pulih sepenuhnya. ​Meskipun lo masih sangat menyukai pria lain, gue tetap dengan senang hati bersedia nemenin lo, Rin. batin Galang pedih, menatap nanar punggung Airin yang kian menjauh meninggalkannya sendirian di anak tangga terbawah.galang terkekeh getir, "mungkin sebentar lagi gue dapat penghargaan pria terbodoh sedunia." ​Galang tahu betul seberapa besar Airin mengkhawatirkan pamannya saat ini. Hatinya tentu saja sakit melihat gadis yang dicintainya begitu mencemaskan laki-laki lain. Namun, ada hal yang jauh lebih menyakitkan bagi Galang, yaitu membiarkan Airin seorang diri menghadapi situasi pelik dan kenyataan pahit ini. ​"Walaupun hanya sebagai cadangan... sampai kapan pun gue rela, Rin!" gumam Galang lirih penuh ketulusan, sebelum akhirnya melangkahkan kaki lebar-lebar menyusul Airin ke lantai dua. ​Sementa

  • Terjerat Pesona Duda Bar-bar   BAB 37 Terpuruknya Nolan

    Dua hari ini, dunia Nolan seolah benar-benar runtuh . Pria matang yang biasanya dikenal gila kerja itu sama sekali tidak menginjakkan kakinya di kantor. Banyak sekali agenda penting dan rapat krusial yang tertunda, hingga membuat asisten pribadinya kelabakan setengah mati menghadapi para investor. ​"Pak, ini berkas-berkas penting perusahaan yang harus Anda tanda tangani segera!" ucap Kevin dengan nada suara yang sangat berhati-hati. Ia terpaksa membawa tumpukan dokumen itu langsung ke kediaman Mahendra karena situasi kantor sudah sangat mendesak. ​Di dalam kamar utama yang temaram, Nolan tampak mengurung diri. CEO tampan yang biasanya selalu tampil necis, rapi, dan berwibawa itu kini terduduk lemas di lantai kamar, menyandarkan punggungnya pada tepi ranjang miliknya. Penampilannya benar-benar lusuh dan berantakan. Rambutnya acak-acakan, kemejanya kusut, dan di sekelilingnya berserakan belasan botol alkohol kosong. ​"Taruh di sana!" sahut Nolan parau dengan sisa-sisa kesadarannya ya

  • Terjerat Pesona Duda Bar-bar   BAB 36 Kehamilan

    Airin mengerjapkan matanya pelan, mencoba menghalau rasa pening yang mendadak menyerang kepalanya. Netranya perlahan terbuka sempurna. ​Di mana ini? batin Airin kebingungan saat menatap langit-langit kamar berwarna putih pucat yang terasa sangat asing. Bau khas antiseptik yang menyengat langsung menusuk indra penciumannya, membuat Airin segera mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru ruangan. ​Hal pertama yang tertangkap oleh matanya adalah sosok Galang. Cowok itu tengah duduk di kursi jaga samping ranjang, fokus menatap selembar kertas di tangannya dengan raut wajah yang teramat serius. ​"Galang...?" panggil Airin dengan suara yang teramat lemah. ​"Lo udah bangun, Rin?" sahut Galang cepat. Ia tersentak, lalu dengan gerakan kilat segera menyembunyikan selembar kertas yang tadi dibacanya ke dalam saku jaket. ​Airin masih tampak kebingungan, mencoba mengingat rentetan kejadian sebelum kesadarannya hilang. "Kok... aku bisa ada di sini?" ​"Tadi lo pingsan di pinggir jalan, Rin. Gue

  • Terjerat Pesona Duda Bar-bar   BAB 35 Keputusan untuk mengakhiri

    Semenjak kehadiran Shofia kembali di rumah itu, Airin dan Nolan sudah jarang lagi terlihat dekat seperti dulu. Bahkan, Airin selalu terlihat sengaja menghindari Nolan. Begitupun dengan Nolan yang memang akhir-akhir ini jarang berada di rumah. Pria itu benar-benar disibukkan dengan pekerjaannya di kantor yang sedang dalam keadaan kritis. Ada bawahan Nolan yang mencuri berkas rahasia perusahaannya dan menjualnya kepada pihak musuh, membuatnya mau tak mau harus menguras waktu dan energinya untuk menyelamtkan perusahaannya ​Sore itu, Airin berjalan gundah di trotoar jalanan yang cukup sepi. Pikirannya melayang, membuatnya berjalan tanpa arah dengan raut wajah yang teramat murung. ​Tin! ​"Masuk!" ucap Nolan tegas sembari menurunkan sedikit kaca mobilnya. ​Airin yang sejak tadi tidak fokus dan terlihat murung, seketika tersentak mendengar suara bariton itu. Ia menoleh, menatap ke arah mobil mewah berwarna hitam yang terparkir di pinggir jalan, tepat di samping tempatnya berdiri saat ini

  • Terjerat Pesona Duda Bar-bar   BAB 34 kedatangan mantan istri Nolan

    ​"Apa sih, Lang?" ​Galang tiba-tiba saja merentangkan tangannya di ambang pintu ruang tengah, menghadang total jalur yang akan dilewati Airin. Gerakan spontan itu sukses membuat langkah Airin terhenti mendadak karena terkejut. ​"Berangkat sekolah sama gue!" ucap Galang dengan nada memerintah, sedikit memaksa. ​Airin mendongak, menatap Galang yang sudah berpenampilan rapi dengan seragam putih abu-abu melekat pas di tubuh atletisnya. "Nggak!" sahut Airin singkat. Ia meraih pergelangan tangan Galang, menariknya turun dengan paksa agar tidak lagi menghalangi jalannya, lalu berjalan cepat meninggalkan cowok itu. ​"Emang gue ada ngizinin lo buat nolak?" sahut Galang santai sekaligus songong. Dengan langkah lebar, ia dengan mudah mengejar dan menyamai langkah kaki Airin. ​Airin akhirnya menghentikan langkah kaki tepat di teras depan kediaman mewah Mahendra. Di sana, sebuah motor sport hitam milik Galang sudah terparkir gagah, siap untuk dipacu. ​Dengan tampang berandalan andalannya, Ga

  • Terjerat Pesona Duda Bar-bar   BAB 28 Baju Dinas

    ​Airin dengan cepat menahan dada bidang Nolan yang masih basah, tepat ketika pria itu menatapnya dengan tatapan yang dipenuhi kabut nafsu dan berniat untuk kembali melumat bibirnya. ​"Ada apa, hmmm?" tanya Nolan dengan suara berat yang serak, mati-matian menahan gejolak gairah di dalam dirinya ya

  • Terjerat Pesona Duda Bar-bar   BAB 11 Peringatan!

    "Vin, tolong kamu ke ruangan saya sebentar!" perintah Nolan mutlak begitu panggilan telepon di mejanya terhubung dengan Kevin, asisten pribadi. ​"Baik, Pak. Saya segera ke sana!" ​Mendengar samar-samar percakapan dari seberang telepon, Airin seketika panik. Dengan sisa-sisa tenaga yang ada, ia

  • Terjerat Pesona Duda Bar-bar   BAB 6 Penasaran

    "Semoga tidak ada yang melihatku tadi," gumam Airin penuh harap, bibirnya berkomat-kamit seperti merapalkan mantra. Sambil memegangi tali ranselnya erat-erat, Airin terus menunduk, berjalan cepat membelah koridor sekolah yang mulai ramai. Airin hanya ingin segera sampai ke kelas, duduk tenang, da

  • Terjerat Pesona Duda Bar-bar   BAB 5 Perjanjian Rahasia

    "I-ini semua isi perjanjiannya, tuan?!" Airin benar-benar tercengang setelah membaca isi kertas di tangannya. Meskipun konyol, isinya benar-benar menjebak! Sedangkan untuk dirinya? Zonk! ​Nolan maju selangkah, memangkas jarak hingga Airin bisa mencium aroma parfum maskulinnya yang seakan tidak pe

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status