Share

Bab 104

last update Last Updated: 2026-01-01 08:26:29

Serina akhirnya duduk bersama dengan Vero di taman kampus. Disana cukup sepi dan tentunya ini sangat cocok untuk mengobrol bersama. Apalagi, banyak hal yang harus Vero tanyakan kepada Serina.

Serina masih enggan untuk membuka suara. Jujur saja, ia masih teringat ucapan dari Ajeng yang mengatakan jika Vero menyukai dirinya. Namun, Serina tentunya tak mau percaya begitu saja sebelum mendengarnya langsung dari mulut Vero.

“Aku tidak menyangka sekali, jika kamu ternyata sudah menikah dengan Pak Damar.”

Vero akhirnya bersuara untuk memecah keheningan yang terjadi di antara mereka. Vero tentunya sangat kecewa sekali mendengar berita yang masih menjadi perbincangan hangat di kalangan mahasiswa kampus.

“Maaf, Kak. Aku tidak bermaksud untuk menyembunyikan hal ini.”

“Sejak kapan?” tanya Vero kemudian.

Serina tak langsung menjawab.

“Apa saat kita akan pergi ke pameran kamu sudah menikah dengan Pak Damar?”

Serina anggukkan kepalanya dengan terpaksa sebagai bentuk jawaban atas pertanyaan Vero
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Tetangga Mesumku, Ternyata Dosenku!   Bab 109

    Air mata Serina menetes begitu saja setelah mendengar ucapan Damar. Sungguh, ini adalah kalimat menyakitkan yang pernah Serina dengar dari mulut Damar. Asal Damar tahu, Serina sudah melibatkan perasaannya dalam hubungan ini. Serina tak bisa membendung perasaannya untuk tidak jatuh cinta kepada Damar. Sikap perhatian Damar dan tentunya kebaikan-kebaikan Damar sudah menyentuh hati Serina dan akhirnya membuat Serina jatuh cinta. Apakah itu salah? Sedangkan, Damar adalah suaminya sendiri. Tapi, Serina ingin menarik dirinya dari perasaan semu yang tak akan pernah terbalas. Harusnya, Serina sadar jika sejak awal pernikahan ini terjadi bukan atas dasar cinta.“Bodoh kamu, Serina! Bodoh banget sih!”Serina mengumpati dirinya sendiri. Damar tak akan mungkin mencintai gadis kampungan seperti dirinya. Karena di hati Damar hanya ada satu nama yaitu Hanna. Dan selamanya, tak akan ada wanita yang bisa menggantikan tempat Hanna di hati Damar. “Damar! Keluar kamu!”Baru juga, Serina akan memejamk

  • Tetangga Mesumku, Ternyata Dosenku!   Bab 108

    Setelah mendapatkan keputusan dari dokter, akhirnya Serina langsung diperbolehkan untuk pulang mengingat kondisinya yang menunjukkan grafik postif. Sore harinya, Damar langsung membawa Serina pulang ke rumah agar sang istri bisa kembali istirahat.Meski, keduanya masih sama-sama canggung, tapi hubungan keduanya sedikit lebih cair. Damar mulai menunjukkan perhatiannya kembali kepada Serina setelah dalam dua hari ini, Damar mengacuhkan Serina. Sedangkan, Serina pun sudah mulai berani mengajak Damar untuk mengobrol. Meski hanya pembahasan yang tak terlalu penting, tapi setidaknya Damar mau menanggapi. Dan setelah melakukan perjalanan yang cukup lama, akhirnya mereka sampai di kediaman Damar. Namun, ada yang mengejutkan bagi mereka yaitu keberadaan Ajeng dan Vero yang sudah menunggu di teras rumah Damar. Deg!Serina tentunya terkejut. Ajeng bilang memang akan datang dan Serina mengijinkan. Tapi, Serina tak tahu jika Ajeng akan mengajak Vero. Sedangkan, wajah Damar sudah berubah kecut k

  • Tetangga Mesumku, Ternyata Dosenku!   Bab 107

    “Serina!” Damar berteriak spontan dan langsung menghampiri Serina yang sudah tak sadarkan diri di lantai kamar mandi. Damar menopangkan kepala Serina di pangkuannya dan mencoba menyadarkan Serina. Wajah Serina sangat pucat sekali dan telapak tangannya terasa sangat dingin. “Serina, bangun! Serina!” Damar menepuk pelan kedua pipi Serina, tapi sang istri tak kunjung sadar. Hingga akhirnya, Damar tak punya pilihan lagi. Damar menggendong tubuh Serina dan membawanya keluar dari kamar mandi. “Ronald!” panggil Damar ketika seorang mahasiswanya melintas. “I-iya, Pak?” “Datanglah ke ruang dosen. Kabarkan pada mereka, untuk menggantikanku jaga di ruang ujian. Aku harus membawa Serina ke rumah sakit karena dia pingsan.” Ronald pun mengangguk dengan tatapan mengarah pada Serina yang berada di gendongan Dmaar. “Dan satu lagi. Minta Ajeng untuk membereskan barang-barang Serina di ruang ujian. Minta Ajeng menyimpannya. Mengerti?” “I-iya, Pak.” Setelah itu, Damar langsung berlari untu

  • Tetangga Mesumku, Ternyata Dosenku!   Bab 106

    Bahkan sampai keesokan harinya pun, Damar tak kunjung pulang. Semalam, Serina hampir saja ketiduran di meja makan karena menunggu kepulangan Damar. Namun, orang yang ditunggu Serina sama sekali tak ada kabar bahkan tak muncul sampai keesokan harinya. Serina sudah mencoba untuk menghubungi Felix, namun pria itu hanya mengatakan jika Damar tak mengatakan apapun padanya. Felix tahu nya Damar pulang ke rumah setelah bekerja.Hal itu semakin membuat Serina sedih tentunya. Serina pikir, kesalahannya tak sefatal itu hingga membuat Damar harus merajuk seperti sekarang. Toh, Serina juga mau minta maaf jika memang Damar memberinya kesempatan. Tapi, nampaknya pria itu benar-benar menghindari dirinya sekarang. Alhasil, Serina berangkat ke kampus dengan perasaan galau. Ia terus mengirimkan pesan kepada Damar. Entah sudah pesan ke berapa puluh kalinya. Tapi, satupun Damar tak pernah membaca pesan Serina. Telponnya pun, dianggurkan begitu saja.Semangat Serina benar-benar luntur. Entah bagaimana

  • Tetangga Mesumku, Ternyata Dosenku!   Bab 105

    Setelah seharian menghabiskan waktunya di kampus, akhirnya Serina memilih untuk pulang. Harinya tak terlalu berat karena Serina tak punya banyak kegiatan di kampus. Sebenarnya, setelah menyusul ujian, Serina tak ada kegiatan apapun. Namun, karena di rumah tak ada siapapun, jadi Serina memilih menghabiskan waktunya di kampus bersama dengan teman-temannya. Mood Serina benar-benar membaik karena ia sangat bersenang-senang bersama dengan Ajeng. Sahabatnya itu memang paling bisa membuatnya terhibur. Dan sekarang, sudah saatnya bagi Serina untuk kembali ke rumah dan menjalankan perannya sebagai seorang istri. “Selamat sore, Nyonya..” sapa Mbok Sri yang baru saja akan pulang.“Sore, Mbok.” Serina menatap Sri yang sudah berkemas untuk pulang. “Mbok mau pulang?”“Iya, Nyonya. Tadi, saya sudah ijin sama Tuan Damar kalau harus pulang awal. Dan Tuan Damar mengijinkan.”“Kenapa, Mbok?”“Anak saya yang merantau di luar pulau pulang, Nyonya. Jadi, saya harus menyambutnya,"Serina tersenyum lebar

  • Tetangga Mesumku, Ternyata Dosenku!   Bab 104

    Serina akhirnya duduk bersama dengan Vero di taman kampus. Disana cukup sepi dan tentunya ini sangat cocok untuk mengobrol bersama. Apalagi, banyak hal yang harus Vero tanyakan kepada Serina. Serina masih enggan untuk membuka suara. Jujur saja, ia masih teringat ucapan dari Ajeng yang mengatakan jika Vero menyukai dirinya. Namun, Serina tentunya tak mau percaya begitu saja sebelum mendengarnya langsung dari mulut Vero. “Aku tidak menyangka sekali, jika kamu ternyata sudah menikah dengan Pak Damar.”Vero akhirnya bersuara untuk memecah keheningan yang terjadi di antara mereka. Vero tentunya sangat kecewa sekali mendengar berita yang masih menjadi perbincangan hangat di kalangan mahasiswa kampus.“Maaf, Kak. Aku tidak bermaksud untuk menyembunyikan hal ini.”“Sejak kapan?” tanya Vero kemudian.Serina tak langsung menjawab. “Apa saat kita akan pergi ke pameran kamu sudah menikah dengan Pak Damar?”Serina anggukkan kepalanya dengan terpaksa sebagai bentuk jawaban atas pertanyaan Vero

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status