/ Romansa / The Werewolf's Bride / Bab 176. Seorang Adik

공유

Bab 176. Seorang Adik

last update 최신 업데이트: 2026-01-22 18:49:15

"Hei, jangan dekat-de.." protes Liora.

"Sssstt.. jangan protes Lio, aku tahu siapa itu." Leonel menyeringai. "Lelaki yang melamarmu."

"Hah? Zevariel?" tanya Liora pelan.

"Pfftt.. ayo kita kerjai dia. Liora aku akan berpura-pura membisikkan sesuatu padamu. Kau tertawalah."

"Anda terlalu kekanakan.. Pfftt.." Liora tertawa, nmaun bukan karena lucu atau apa, dia geli.

"Nah begitu, tertawamu terlalu alami. Hei hei wajahnya memerah. Bagaimana ini.. uukh.." bahu Leonel bergetar menahan tawa, dia lalu
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • The Werewolf's Bride   Bab 181. Air Mata

    "Liora.." panggil Morgan dengan suara bergetar."Hmm.." Liora hanya menjawab dengan gumaman.Berbeda dengan Morgan yang terlihat salah tingkah, Liora sangat santai. Sejak tadi wajahnya tersenyum sambil memandangi lelaki kikuk di depannya itu.'Uukh.. Liora tersenyum seperti malaikat, jantungku rasanya seperti mau meledak.' batin Morgan gusar.“Kau… kau barusan bilang apa? Bisa kau ulangi?” tanya Morgan kedua kalinya, suaranya masih saja gugup."Aku tidak tahu kau semanis ini Morgan." jawab Liora sambil menatap lurus ke arah Morgan seolah menantangnya. Tindakan Liora membuat wajah dan telinga Morgan memerah, hampir semerah rambutnya."Dengarkan baik-baik, setelah ini.. aku tidak mau mengulanginya lagi." sahut Liora. "Aku tidak suka melihatmu bersama wanita lain."Morgan menelan ludah. "Kenapa?"Pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut Morgan, sungguh bodoh dan polos. Morgan sepertinya tahu jawabannya, hal itu hanya mengarah ke satu hal. Tapi.. Morgan takut berharap. Bukan karena di

  • The Werewolf's Bride   Bab 180. Kejujuran

    Rinos memasuki ruangan dengan Elbaf di sampingnya.Kedatangan Leonel ke Luminous masih dirahasiakan, jadi Luzark memastikan Rinos agar tidak memberitahu orang lain. Tentu saja Rinos akan menjalankan perintah itu bahkan tanpa disuruh. Namun dengan merahasiakannya, Leonel tidak bisa mendapatkannya sambutan maupun fasilitas layaknya seorang kaisar.Luzark memercayakan segala kebutuhan Leonel agar dihandle Rinos, jika terlalu banyak pelayan yang bolak balik terlalu beresiko ketahuan. Sementara ini status Leonel adalah tamu utusan luar negri.Setelah memastikan semuanya tersampaikan, Rinos pergi dari sana untuk mempersiapkan semuanya. Sementara Elbaf, Luzark, dan Leonel melanjutkan pembicaraan mereka. Juga alasan sebenarnya dari kedatangan Leonel.***Liora masih menggandeng tangan Morgan meskipun mereka sudah berjalan jauh. Morgan tidak tahu kemana Liora membawanya karena dia tidak mengatakan apa pun. Tapi dari arah yang mereka lalui, Morgan menebak Liora berniat ke ruang baca miliknya. D

  • The Werewolf's Bride   Bab 179. Pajangan Cafe

    Kemarahan dan rasa cemburu membuat Morgan lupa dimana dia berada saat ini, sampai dua orang kesatria menghampirinya."T-tuan Morgan, kami diminta untuk menemani anda sampai sihirnya lepas. Yang lain sudah kembali ke istana atas perintah tuan putri." ucap kesatria itu takut-takut.Morgan menghela napas, dia hanya bisa pasrah. Dia berada di dalam sebuah cafe di tengah kota di jam cafe tersebut ramai dikunjungi orang. Bisa dibayangkan bagaimana malunya Morgan saat ini. Dia berdiri dengan satu tangannya terangkat ke atas kaena pedangnya terjatuh tadi."Apa yang dilakukan pria itu?""Entahlah.. siapa dia? Sepertinya tidak asing?""Bukankah tadi sempat ada keributan di sana?""Memperebutkan seorang gadis kan?""Astaga.. dia pasti kalah.. kasihan sekali.""Tapi kenapa daritadi dia begitu?""Entahlah.. dia membatu karena terlalu syok?""Kasihan.. sungguh kasihan.. padahal dia masih muda dan tampan.."Bisik-bisik dari para pengunjung cafe itu terdengar hingga ke telinga Morgan. Bahkan kini kes

  • The Werewolf's Bride   Bab 178. Adik Leonel

    "Realistis saja Baginda, saya lebih memilih bekerja dan hidup tenang. Untuk apa repot-repot... Oh.." Elbaf kini menyadari maksud dari pertanyaan Luzark. Jika Morgan tidak gila, logikanya pasti memaksaya untuk berhenti dan memilih untuk hidup tenang setelah lepas dari kematian. Tapi dia memilih jalan yang sulit dengan berada di sisi Liora.Elbaf tersenyum, "Saya mengerti Baginda."Di sisi lain istana, Morgan sudah bersiap dengan beberapa pasukan kesatria Luminous. Tanpa tahu kekacauan yang disebabkannya, Liora kini sedang asyik menyantap eskrim coklat dengan banyak topping strawberry di atasnya."Enak?" tanya Leonel."Enak." jawab Liora spontan, sesaat kemudian pipinya menggembung. "Kenapa anda memperlakukan saya seperti anak kecil? Menyebalkan."Leonel tertawa, pandangan matanya menghangat. "Karena kau adikku.""Kita kan baru bertemu." sanggah Liora. "Kak.. perasaanku tidak enak, bagaimana jika Luz marah dan.." lanjutnya."Sudah kubilang, aku terlalu sering mendengar tentangmu dari Lu

  • The Werewolf's Bride   Bab 177. Dendam Masa Lalu

    Tangan Rinos gemetar, perasaannya campur aduk. Hatinya meleleh dengan ketampanan Leonel, dan beliau baru saja mengedipkan mata padanya."Astaga! Sadarlah." Rinos menampar pipi untuk menyadarkan dirinya sendiri.Rinos berjalan mondar-mandir. "Bagaimana jika Baginda Luzark tahu? Ukhh... tidak tahulah! Aku ambilkan jubah dulu saja." Rinos pasrah.***"Baginda, saya agak.. ragu." ucap Morgan pada Luzark."Kau khawatir pada Lio?""Benar, ini terlalu beresiko.""Aku tahu, jika hanya mengandalkan informasi dari Pangeran Kael ini sangat beresiko. Aku juga tidak mau adik yang paling kusayangi itu menjadi umpan. Untungnya.." Luzark menyeringai. "Aku sudah menempatkan banyak orang kita di sana." lanjutnya."Seberapa banyak?""Sekitar delapan puluh persen bawahannya?"Morgan tersenyum senang. "Bagaimana anda melakukannya Baginda?""Mudah saja, jika salah satu pemimpin mereka, Pangeran Kael, berubah haluan.. maka, bawahan dengan tujuan dan pemikiran yang bertentangan dengan rajanya dan lebih memih

  • The Werewolf's Bride   Bab 176. Seorang Adik

    "Hei, jangan dekat-de.." protes Liora."Sssstt.. jangan protes Lio, aku tahu siapa itu." Leonel menyeringai. "Lelaki yang melamarmu.""Hah? Zevariel?" tanya Liora pelan."Pfftt.. ayo kita kerjai dia. Liora aku akan berpura-pura membisikkan sesuatu padamu. Kau tertawalah.""Anda terlalu kekanakan.. Pfftt.." Liora tertawa, nmaun bukan karena lucu atau apa, dia geli."Nah begitu, tertawamu terlalu alami. Hei hei wajahnya memerah. Bagaimana ini.. uukh.." bahu Leonel bergetar menahan tawa, dia lalu menunduk."Hei, tuan. Jangan tertawa." ucap Liora.Leonel yang menunduk disalah artikan oleh Zevariel, dia mengira Liora sedang bermesraan dengan lelaki itu. Dia pergi dari sana karena tidak kuasa menahan amarah yang membuncah di dadanya."Dia sudah pergi." gumam Leonel, dia lalu kembali duduk di kursinya.Dan tidak lama Leonel tertawa terbahak, membuat Liora kaget. Dia mengeluarkan semua yang tadi ditahannya. "Arrgh! Lucu sekali. Sudah lama aku tidak terhibur seperti ini, kakakmu itu membosanka

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status