Share

Chapter VI

Rahasia yang terkuak dan pengakuan

05.17WIB

“Kreek..kreek..kreekk..”

Diluar ruangan kamar lantai dua terdengar suara renyah langkah kaki yang  bergesekan dengan lantai dari papan kayu.

“Ngeeekkk..”

Pintu kamar terbuka pelan perlahan dan semakin lebar mengakibatkan asap dupa bercampur kabut tipis yang meliputi kamar ritual mencuri keluar melalui rongga pintu. Dengan rasa penasarannya, Ruthai memberanikan diri untuk melihat secara langsung apa yang sebenarnya dilakukan suaminya selama ini di kamar khususnya tersebut. Asap yang tebal masih mengganggu penglihatan Ruthai. Ia berusaha menahan batuk dari asap dupa yang terhisap hidungnya.

Dibukanya lebih lebar lagi secara perlahan menunggu kedua pasang matanya untuk bisa melihat lebih jelas suasana kamar. Ia mendengar ada suara aneh seperti suara lirih seorang wanita. Ruthai langsung masuk kedalam mendekati ranjang itu, dan…!

Astaga, dengan perasa

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status