Compartir

Bab 105

Autor: Jayden Carter
Begitu kata itu dilontarkan, Ramos langsung pucat seketika. Sambil menunduk dan gemetar, dia masih sempat berkata, "Isyana, kamu jangan takut. Begitu aku keluar, aku langsung telepon orang buat datang nyelamatin kamu!"

Setelah itu, dia menarik Arman dan kabur terbirit-birit. Tinggallah Isyana seorang diri.

Isyana benar-benar panik. Dua orang tadi datang dengan sombong, bilang ini cuma masalah kecil, sekarang malah lari duluan. Dia tahu, sekarang dia tidak bisa kabur lagi. Dia menelan ludah dan m
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 990

    Di seberang telepon, Dewa Militer terdiam sejenak, lalu tertawa. "Kerahkan personel divisi operasi dua ke sana.""Hah?""Kalau kamu nggak bantu dia menyelesaikan masalah kecil, dia akan bikin masalah besar untukku! Bocah itu pasti mengira aku mengambil Pil Jiwa miliknya, jadi sekarang dia ingin aku bayar utang budi.""Hah?""Sudah, jangan terus hah, hah. Buat saja semeriah mungkin. Aku mau lihat, kalau dia tahu urusan Pil Jiwa itu sebenarnya cuma kesalahpahaman, apa dia akan nyesal karena berutang budi padaku cuma gara-gara masalah sekecil ini ...."....Di ruang makan klub ....Setelah selesai menelepon, Marlon kembali dan kebetulan mendengar Arlo mengatakan sesuatu tentang seorang ajudan yang akan datang dan membawa banyak orang. Dia langsung tertawa terbahak-bahak."Jangankan ajudan kecil, bahkan kalau kamu manggil komandan, hari ini nggak ada yang bisa menolongmu!"Marlon menoleh ke arah Sully dengan wajah penuh semangat. "Sully, tenang saja. Aku pasti akan membalaskan penghinaan t

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 989

    Ketika mendengar bahwa Arlo adalah seorang semi-grandmaster, para anak orang kaya yang semula sudah ciut juga ikut gentar.Namun, setelah mendengar ucapan Marlon, mereka kembali merasa percaya diri.Di Kota Aramaya, jika sebagian kecil saja dari mereka bersatu, Azriel bahkan bisa dipaksa turun tangan."Aku belum selesai makan, jadi aku memang nggak akan pergi. Tapi sebaiknya kamu cepat sedikit. Setelah aku selesai makan, aku nggak akan nunggu."Arlo tertawa ringan. Dia sama sekali tidak menganggap orang-orang ini serius.Marlon langsung mengeluarkan ponselnya dan mulai menelepon.Sully menghela napas pelan. Sheila benar-benar mendapatkan pria yang baik. Berani maju membela dan mampu memikul masalah.Kalau masalah ini tidak ditangani dengan baik, Keluarga Margono mungkin akan memicu permusuhan dengan seorang grandmaster tenaga transformasi. Meski tidak takut, bukan berarti mereka harus sengaja mencari masalah.Sully mengernyit, lalu berkata, "Marlon, ini bukan wilayahmu. Sebaiknya janga

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 988

    Kilatan amarah melintas di wajah Sully. Beberapa tuan muda dan nona kaya yang datang bersama mereka pun tidak bisa menahan diri untuk ikut mencela."Siapa sih orang ini? Beraninya bicara sesombong itu!""Betul! Dia mau nakut-nakuti siapa sih?""Dia kira kami takut?""Sejak kapan ada orang segila ini di Kota Aramaya? Kok aku nggak pernah dengar?"Seorang pemuda berpakaian serba merek terkenal melangkah ke luar kerumunan. Dia maju selangkah lagi dan berdiri di samping Sully. Raut wajahnya penuh kesombongan saat menatap Arlo."Sekalipun Delfi bicara kasar, Sully sudah minta maaf buat dia. Wanitamu memang nggak tahu diri, kamu juga sebaiknya tahu batas. Sully punya pendidikan dan tata krama, tapi itu bukan berarti dia bisa ditindas!"Sheila sampai tertawa karena saking marahnya. "Jadi menurutmu, kalau seseorang minta maaf, orang lain wajib maafin? Kalau nggak maafin, berarti nggak tahu diri?""Kamu rupanya belum paham statusmu sendiri. Dengan identitas Sully, dia masih mau minta maaf ke ka

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 987

    Ekspresi Sheila sama sekali tidak berubah. Bahkan posisinya pun tidak bergeser. Dia tetap bersandar di pelukan Arlo, sementara kilatan amarah melintas di matanya."Malu atau nggak, memangnya ada hubungannya sama kamu?" balas Sheila.Delfi mengepalkan tangan, lalu berkata dengan marah, "Kalau di Kota Naldern, terserah kamu mau goda siapa pun. Tapi ini Kota Aramaya. Jangan mempermalukan nama Keluarga Margono!"Sheila tertawa. Nada bicaranya dipenuhi ejekan. "Memangnya aku punya hubungan dengan Keluarga Margono?""Nggak punya? Kalau nggak punya, kenapa waktu pria murahan itu ditahan Keluarga Artika di kamp militer, kamu sampai mohon-mohon ke Nenek?" Delfi sangat marah hingga wajah putihnya memerah.Arlo tertegun mendengarnya. Dia benar-benar tidak tahu soal ini. Sheila juga tidak pernah menceritakannya.Dari sikap Sheila selama ini, hubungan antara dirinya dan Keluarga Margono tampak seperti air dan api. Tak disangka, demi dirinya, Sheila ternyata pernah pergi memohon belas kasihan."Teru

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 986

    Ini benar-benar terlalu lugas. Jangan-jangan Arlo ini seorang biksu ?Sheila mendengus kesal. "Arlo, menurutku kamu perlu periksa ke dokter!"....Di Kota Aramaya, di sebuah rumah sakit swasta besar ....Valden mondar-mandir di depan ruang rawat Arfan. Tak lama kemudian, beberapa pakar neurologi keluar dari ruang rawat."Maaf, Pak Valden ...."Semua pakar itu menggeleng."Sepertinya pasien tiba-tiba mengalami rangsangan mental yang sangat kuat hingga menyebabkan gangguan jiwa. Gejala utamanya adalah hilangnya kemampuan berpikir. Kemungkinan besar kondisi ini nggak bisa dipulihkan dan nggak ada obatnya."Valden mengepalkan tangan erat-erat. Arfan bukan hanya pengawalnya, tetapi juga sahabatnya. Sekarang, hidupnya hancur begitu saja.Mendadak terdengar suara langkah kaki dari ujung koridor. Axelo datang dengan seorang pria paruh baya, berjalan cepat ke arah mereka."Sudah beres. Ambil ini." Axelo melemparkan Pil Jiwa kepada Valden.Valden langsung diliputi kegembiraan. Awalnya keluarga d

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 985

    "Kamu bilang Bagas datang? Dan mengambil ginseng itu?" tanya Arlo dengan heran."Iya ...."Leonard tampak sangat bersalah."Maafkan aku, Arlo. Dia itu komandan besar. Waktu dia minta barang itu dan bilang mau bantu kamu simpan, aku ... aku nggak berani menolaknya."Wajah Leonard memerah. Dia berdiri, lalu membungkuk kepada Arlo."Kalau ... kalau dia benar-benar menelannya begitu saja, aku ... akan bekerja untukmu demi melunasi utang itu seumur hidup ....""Barang itu hilang saat berada di tanganku. Aku akan bertanggung jawab sampai akhir ...."Arlo mengangkat alisnya. Reaksi Leonard benar-benar aneh."Pak Leonard, apa-apaan ini? Hubunganku dengan Bagas cukup baik. Kalau dia ambil, ya biarkan saja. Aku cuma merasa aneh karena dia nggak kasih tahu aku dulu."Setelah berkata demikian, Arlo tersenyum. "Nggak masalah. Kalau dia nggak kembalikan, aku sendiri yang akan mencarinya. Kenapa aku harus menyalahkanmu? Utang apa? Jangan bicara sembarangan."Leonard tertegun.Itu adalah ginseng serib

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 473

    Fabio terhempas ke tanah dengan sangat mengenaskan. Darah menyembur dari hidung dan mulutnya, wajahnya dipenuhi keterkejutan dan ketakutan.Arlo terlalu kuat. Jauh lebih kuat daripada semi-grandmaster mana pun yang pernah dia hadapi.Mungkinkah Arlo adalah grandmaster Tenaga transformasi? Tidak, itu

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 482

    Seorang lelaki tua berusia sekitar 70 tahun, mengenakan setelan tradisional dengan rambut putih disisir ke belakang, melangkah dari belakang Jazuri.Dialah pilar utama Keluarga Artika, ayah Lasya, Andre."Lasya!" Suara Andre mengandung wibawa yang tak terbantahkan.Lasya tidak berani menatap ayahnya

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 477

    Hardika melirik Arlo sekilas, lalu tertawa lepas. "Jadi, mitra Fellis itu kamu ya? Apa yang perlu dirahasiakan?""Kalau kamu juga kenal Dovi, berarti kita semua sudah orang dalam. Aku bicara terus terang saja. Felix, Dovi, dan aku tertarik dengan perusahaan farmasi kalian. Kami ingin masuk sebagai p

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 474

    Fabio tidak mengerti, kenapa Dandy bisa seyakin itu pada Arlo. Sekalipun Arlo adalah grandmaster tenaga transformasi, lalu kenapa? Di militer, grandmaster tenaga transformasi juga tidak sedikit. Bahkan Dewa Militer sudah lama melangkah ke ranah transenden."Arlo, kalau aku keluarkan tekniknya dan ka

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status