Share

Bab 233

Author: Jayden Carter
"Sudah kubilang, Dokter Arlo itu hebat. Kalian saja yang nggak percaya!"

"Benar juga, dokter muda ini terlalu tenang, sampai-sampai kita semua terkecoh."

"Nanti kalau sakit, datang saja ke Klinik Wellness."

"Iya, cari Dokter Arlo!"

Pujian berdatangan tanpa henti. Para warga sekitar tampak bersemangat, seolah-olah orang yang tadi ingin menghancurkan klinik itu bukan mereka sendiri.

Wajah Kamil berubah pucat, lalu memerah. Di dalam hatinya, dia jelas merasa tidak nyaman.

Arlo malas berdebat dengan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Dicky Wahyudi
ganti aja judulnya thor,semua orang cuman ngeremehin MC,setiap yg jumpa sama orang baru ceritanya gtu2 aja
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1002

    Di sisi lain, Valden sedang berada di vilanya sendiri sambil berbincang dengan seorang pendeta berjubah panjang."Tuan Valden, tenang saja. Selain guruku yang merupakan ketua Gunung Naga Harimau dan paman guruku yang bernama Mohit, akulah yang paling mahir dalam hal ilmu sihir dan teknik spiritual di Gunung Naga Harimau.""Guru sangat menyayangiku. Waktu turun gunung kali ini, Guru bahkan ngasih aku pusaka pelindung. Aku memang nggak berani membual, tapi aku punya cara untuk mengharapi grandmaster tenaga transformasi tingkat tiga ataupun praktisi sihir tingkat sejati."Mendengar hal itu, Valden mengangguk puas."Mendengar perkataan Master, aku jadi tenang. Selama beberapa hari ke depan, aku mohon Master tetap berada di sisiku dan melindungi keselamatanku."Valden benar-benar merasa ketakutan karena Arlo. Meskipun sudah menerima jimat pelindung dari Kanz, dia masih belum merasa aman. Oleh karena itu, dia mengundang seorang ahli dari Gunung Naga Harimau bernama Marshal untuk melindunginy

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1001

    Dalam pandangan mereka, Arlo bertindak terlalu nekat dan berani. Cepat atau lambat, dia pasti akan menimbulkan masalah besar. Misalnya saja, seperti yang terjadi saat ini.Bekerja sama dengan orang seperti itu terlalu berisiko.Saat ini, situasi internal Sekte Vitalitas sedang mengalami perubahan besar. Ini adalah kesempatan yang sangat baik baginya untuk naik ke posisi yang lebih tinggi. Namun setelah naik jabatan, mana mungkin dia rela jika hanya menjadi alat bagi orang lain?Melihat situasi itu, Kamil menjadi sangat cemas. Semua yang hadir adalah orang-orang berpengalaman. Siapa yang tidak tahu bahwa semua orang memiliki perhitungannya sendiri dalam hati masing-masin?Sekte Vitalitas bisa mendapatkan kesempatan seperti sekarang sepenuhnya karena kemurahan hati Dewa Militer. Jika mengikuti watak Arlo, mana mungkin dia memberikan kesempatan seperti ini?Kamil melangkah maju dan memberi salam kepada Sean."Pak Sean, karena kita sudah menyetujui masalah ini sebelumnya, sebaiknya jangan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1000

    Axelo membelalak. Dia benar-benar tidak menyangka Arlo akan berani bertindak sejauh ini.Bukan saja membunuh Kanz, pengawal Keluarga Prijaya, di depan umum, sekarang bahkan berniat menjadikannya sandera?"Arlo, aku keturunan langsung Keluarga Prijaya! Aku bukan seperti Bimala yang nggak dianggap penting itu. Kalau kamu berani menyentuhku, kamu ...."Krak! Arlo menendang lutut Axelo."Aaaah!" Axelo mengeluarkan teriakan memilukan. Dalam sekejap, keringat dingin membasahi seluruh tubuhnya. Kebencian di matanya tidak bisa disembunyikan."Arlo, aku akan membunuhmu! Aku akan membunuhmu ...." Secara refleks, dia memaki dengan marah.Balasannya adalah kaki satunya lagi dihancurkan. "Kalau kamu masih bisa memahami bahasa manusia, telepon orangmu dan suruh mereka antar barang itu ke sini.""Kalau nggak paham bahasa manusia, aku akan patahin tangan dan kakimu dulu, lalu rontokkan gigimu, hancurkan wajahmu, dan gantung tubuhmu di gerbang Keluarga Kushanto!"Nada bicara Arlo santai saja. Namun, se

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 999

    "Paman Kanz!" Begitu melihat pengawal pribadinya, Axelo langsung merasa jauh lebih tenang.Aura di tubuh Kanz sedang memuncak. Saat Axelo berhadapan dengan Arlo tadi, Kanz sebenarnya sudah diam-diam memasang formasi di seluruh aula.Kini, wajahnya suram saat berkata, "Master Arlo, mohon jangan bertindak gegabah."Arlo menyipitkan mata. Formasi perpindahan ruang yang hebat. Meski hanya memindahkan posisi setengah meter, dalam dunia praktisi sihir, formasi perpindahan ruang adalah salah satu yang paling sulit dibuat. Material yang dibutuhkan juga merupakan yang paling mahal.Praktisi biasa bahkan tidak mampu mengumpulkan bahan-bahannya. Hanya keluarga bangsawan papan atas yang memiliki kemampuan seperti itu."Jadi, si bajingan ini berani bertingkah di sini karena mengandalkanmu?" tanya Arlo sambil mencibir.Kanz berkata dengan datar, "Aku nggak berniat menjadi musuhmu. Aku cuma menerima bayaran untuk menyelesaikan masalah bagi orang lain. Kalau kamu ingin menyentuhnya, itu nggak bisa kub

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 998

    Axelo mencibir. "Master Arlo sudah bilang dari awal kalau Pil Jiwa nggak dijual. Aku juga nggak punya pilihan, jadi terpaksa minta seorang senior untuk turun tangan.""Siapa sangka Master Arlo memang nggak mau menjualnya, tapi bersedia memberikannya kepada keluarga-keluarga bangsawan seperti kami.""Bahkan ginseng ribuan tahun yang sudah disepakati sebagai barang barter pun nggak mau diterima. Sampai-sampai aku jadi merasa nggak enak hati. Benar begitu, Dokter Leonard?"Wajah Leonard langsung memerah. Untuk sesaat, dia tidak tahu harus menjelaskan dari mana.Arlo mengangguk pelan. "Jadi, kamu memang nggak pernah menyerahkan ginseng ribuan tahun itu kepada Leonard?""Dokter Leonard sendiri yang bersikeras nggak mau menerimanya. Aku paham, sekarang kamu sudah punya beban sebagai seorang master. Nggak enak kalau terang-terangan kasih hadiah, jadi harus lewat perantara.""Benar begitu, Dokter Leonard?" Axelo sengaja berkata begitu. Barang yang di depan umum dikatakan tidak dijual, ternyata

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 997

    Melihat Leonard terus-menerus memberi isyarat dengan mata, Kamil merasa bingung. Namun, dia tetap berkata kepada Arlo, "Pak Arlo, gimana kalau aku kenalin dulu ke pengurus yang lain?"Kali ini bukan hanya Arlo, bahkan Sheila dan Fellis pun merasakan ada sesuatu yang tidak beres.Arlo tersenyum tipis, tidak membongkarnya, lalu mengangguk setuju.Kamil berjalan di depan sebagai penunjuk jalan. Leonard mencari alasan untuk menariknya ke samping, lalu menceritakan soal Pil Jiwa yang dirampas."Ini gawat sekali. Aku tahu siapa Axelo itu, Tuan Muda Keluarga Prijaya dari ibu kota. Keluarga mereka memiliki hubungan pernikahan dengan Keluarga Kushanto di Kota Aramaya.""Jaringan di belakang Keluarga Prijaya sangat rumit. Kudengar mereka juga memiliki hubungan pernikahan dengan beberapa keluarga bangsawan besar di ibu kota. Mengusik satu pihak berarti mengguncang semuanya."Mendengar itu, kulit kepala Leonard langsung merinding. Pantas saja Bagas sampai merasa gentar setelah mendengarnya.Keluar

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 439

    "Eh?" Arlo menghentikan langkahnya dan menatap lelaki tua bersetelan tradisional yang menghalangi jalan."Namaku Thariq. Hafir adalah keponakan seperguruanku. Awalnya aku memang berniat mencarimu, kebetulan bertemu di sini, sekalian saja kita selesaikan sekarang.""Hafir sudah menyinggungmu, kamu su

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 437

    Marcela kegirangan setengah mati. Dia mengangguk berkali-kali lalu buru-buru kembali ke kantor penjualan untuk mengambil berkas. Wajah Mahira sampai terdistorsi oleh rasa iri. Bahkan Hendy pun merasa gaya Arlo yang pamer kekayaan ini sudah agak keterlaluan.Meski Keluarga Pramono hanya keluarga kela

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 452

    Atas undangan hangat Omran, Arlo menikmati jamuan ikan di resor. Setelah itu barulah dia bersiap kembali ke kota.Saat keduanya berjalan ke area parkir untuk mengambil mobil, Arlo tanpa sengaja melihat mobil Isyana.Kenapa perempuan ini bisa sampai ke sini? Bukankah sudah dibilang jangan ke mana-man

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 438

    Begitu mendengar Arlo bicara soal hidup berdua, pikiran Isyana langsung kosong. Jantungnya berdebar tanpa alasan yang jelas.Beberapa saat setelah telepon ditutup barulah dia tersadar. Kartu ATM yang diberikan Arlo padanya cukup untuk membeli rumah? Maksudnya, di kartu itu ada 140 miliar? Bagaimana

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status