"Nduk, nanti Nada Ibu bawa pengajian boleh? Ndak jauh, di ujung desa sini." Sambil menyuapi Nasa makan siang, Ibu meminta izin membawa Nada."Iya, nggak apa-apa. Ibu masak apa?" tanyaku.Setelah sarapan mie tumis tadi pagi, perutku kini terasa lapar. Ini hari minggu, baik atau ataupun Mas Nasrul sedang libur."Ada sambal cumi sama cah kangkung," jawab Ibu.Tanpa berkata aku meninggalkan Ibu, punggungku perlahan menjahuhi Ibu. Entahlah, melibat Ibu emosiku terpancing. Rasa kecewaku masih sangat dalam pada wanita yang sangat menyayangi anakku itu."Sayang, aku mau makan juga, dong." Mas Nasrul tiba-tiba sudah berdiri di belakang, dagunya ia letakkan dibahuku."Iya, bentar. Awas dulu!" usirku pada lengannya yang melingkar di pinggangku.Mas Nasrul melepas malas tangannya, lalu duduk di kursi meja makan. Aku dapat merasakan matanya yang mengikuti dan memperhatikan setiap gerak-gerik yang kulakukan.Dengan cekat
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-01-20 อ่านเพิ่มเติม