Namanya Bara, sekelebat yang Cahaya dengar dari percakapan ibunya tadi, sayangnya dia sama sekali tak mendengar, hanya Bara, kata itu saja yang ia ingat. Kedua orang tua mereka merencanakan pertemuan, finalnya adalah malam ini, berkali-kali Cahaya menolak pun rasanya percuma. Ayahnya selalu memaksa hingga akhirnya Cahaya hanya bisa berkata 'iya'. "Ingat ya, Ya, jangan banyak tingkah. Jangan bikin malu Ayah sama ibu kamu," tegur Indra. Cahaya tak menjawab, dia memutar bola matanya malas. "Oalah, dasar anak kurang ajar, enggak sopan kamu sama orang tua, itu, Bu, urus anakmu. Hasil didikan mu tuh, itu akibatnya karena sering kamu bela-bela dan kamu manjain, sama ayahnya sendiri jadi kurang ajar," sentak Indra dengan mata mendelik. "Sudah, Yah, sudah. Malu ribut-ribut terus didengar sama tetangga." "Nah, mulai lagi, terus aja bela tuh anak. Besok kalau anak itu udah nikah, kamu enggak boleh lagi ikut-ikut campur, biar dia urus sendiri rumah tangganya, nanti kalau udah dia jadi orang
Last Updated : 2026-05-17 Read more