Aku rasa semuanya baik-baik saja, maksudku, aku dan Om Tom. Kami sudah sepakat bahwa dia akan diantar pulang oleh Lucas. Dan Lucas bilang, “Ya. Tidak masalah.” Dia mendekatkan tubuhnya padaku, menyentuh pinggangku, lalu berkata lagi, “Asalkan aku diizinkan untuk kembali ke sini. Kau tidak masalah kalau aku bermalam di sini kan?” Dia menatap mataku, dia memiliki mata ibunya. Tapi bentuk wajahnya adalah Om Tom. “Okey.” Aku mengangguk, tersenyum lembut padanya sembari menyentuh pipinya yang hangat. Saat kami larut pada momen hening yang kuanggap hangat, saat dia tersenyum padaku, aku mendengar bunyi patah, kayu yang patah dengan suara benda terjatuh dari tangga. Lucas melepaskan pinggangku, dia berlari ke arah suara yang tumpah itu. Aku mengikut di belakangnya dan semuanya hilang, penglihatan ku, pendengaran ku sesaat setelah aku melihat Thomas Archer meringkuk di bawah anak tangga. Aku, jujur saja tidak merasakan apa pun selain tubuhku yang tak bisa kugerakkan. Aku bahkan tidak mend
آخر تحديث : 2026-02-14 اقرأ المزيد