Ewan mengikuti arah yang ditunjuk oleh jari Nazar. Begitu melihatnya, wajahnya langsung dipenuhi kegembiraan. "Ginseng seratus tahun!"Di pangkal pohon tua itu tumbuh sebuah tanaman ginseng. Batangnya tampak seperti pohon kecil, daunnya rimbun, dan di atasnya dipenuhi buah-buah kecil berwarna merah cerah.Menurut pengetahuan Ewan, batang ginseng biasanya hanya setinggi 30 sampai 60 sentimeter. Namun, ginseng di depan mereka ini memiliki batang lebih dari satu meter."Bocah, aku nggak salah bilang, 'kan? Tempat harimau berdiam pasti menyimpan harta," kata Nazar dengan bangga."Kali ini kamu kebetulan benar," kata Ewan. Setelah itu, dia bersiap maju untuk menggali ginseng tersebut. Namun tanpa diduga, Nazar melangkah maju dan berdiri menghalangi Ewan."Tua bangka, kamu mau apa?" tanya Ewan dengan ekspresi tidak ramah.Nazar tersenyum. "Aku yang nemu ginseng ini. Jadi, sebenarnya itu milikku. Tapi karena kamu suka, aku akan bermurah hati dan memberikannya kepadamu. Tapi, kamu nggak boleh
続きを読む