"Apapun yang terjadi, aku harus memenangkan kasus ini. Demi Erika dan Kayla," ucap Hosea yang seakan menyemangati diri sendiri.Dia menarik napas panjang, memejamkan mata sejenak di lampu merah. Malam ini dia harus tidur nyenyak. Besok adalah hari yang panjang, karena persiapan sidang sudah di depan mata.Tiba-tiba ponselnya yang tergeletak di samping tuas persneling kembali bergetar. Bukan panggilan, melainkan sebuah notifikasi pesan dari Erika.'Maaf, Mas, aku tadi keburu tutup teleponnya. Padahal aku mau bilang, kalau Mas sampai rumah jangan lupa minum air putih hangat. Biar badan lebih rileks.'Hosea membaca pesan itu dan tertawa kecil. Wanita itu memang selalu berhasil membuatnya tersenyum, bahkan setelah dia menutup teleponnya. Perhatian-perhatian kecil Erika selalu menjadi penawar lelah terbaik bagi dirinya.Dia mengetik balasan dengan satu tangan sambil menunggu lampu hijau menyala."Iya, Er. Nggak apa-apa. Kamu juga jangan begadang. Aku siap melaksanakan perintah, nanti aku l
Last Updated : 2025-11-30 Read more