Langit Alaska berubah menjadi kelabu pekat. Butiran salju mulai turun, menari-nari ditiup angin kencang yang menusuk hingga ke sumsum tulang. Di jalanan setapak tepi bukit yang licin, iring-iringan mobil hitam melaju kencang, membelah keheningan hutan pinus.Di dalam BMW hitam yang dikemudikan dengan kalap, Meghan Crapson menoleh ke belakang dengan napas yang tertahan. Pikirannya berkecamuk. Bayangan kastil yang meledak tadi masih menghantui matanya. Apakah Michele selamat? Apakah suaminya terkubur di bawah puing-puing itu?"Apa yang kau risaukan? Michele? Kurasa dia sudah menjadi abu di sana!" suara Carlo, pria di balik topeng perak, memecah ketegangan. Ia tetap fokus pada kemudi, namun seringainya terlihat jelas.Kemarahan Meghan mencapai titik didih. Tanpa pikir panjang, ia menerjang Carlo, mencekik leher pria itu dengan seluruh sisa tenaganya. "Bajingan! Kau yang seharusnya mati!""Shit!" Carlo mengerang. Mobil oleng ke kiri dan kanan, hampir terjun ke jurang. Dengan kasar, Car
Last Updated : 2026-01-29 Read more