Anya yang tengah berada di kamarnya, tiba tiba mendengar suara ketukan di pintu kamarnya, yang ternyata adalah Haris yang ingin berbicara dengannya. wanita itu terlihat membuka pintu secara perlahan, takut jika Stevi datang secara tiba tiba di sana juga. Anya mengintip dengan pelan pintu kamar yang menpilkan sosok Haris tengah membelakangi pintunya. Hingga akhirnya ia pun bertanya apa yang sebenarnya ingin Haris bicarakan sekarang."Ya pak ada apa? Apa bapak butuh sesuatu? emh maksud saya, selain yang itu," Anya memainkan jarinya, takut jika Haris meminta jatah sekarang juga. Akan tetapi untungnya pria itu hanya ingin memberitahu Anya untuk segera turun agar bisa makan bersamanya, yang jelas saja membuat Anya tersenyum mendengarkannya. "Turun dengan segera, sebelum Stevi datang dan mengingatkan kamu lagi akan posisimu sekarang ini." Haris dengan segara pergi dari sana, meninggalkan Anya yang tampak ingin membenarkan pakaian serta rambutnya setelah menemani putra Stevi tidur di kama
続きを読む