Belum sempat Sutan berbicara, Clara sudah tersenyum tipis dan berkata dengan nada datar, "Yang sudah memiliki selalu merasa aman dan tak takut kehilangan, sementara yang tidak bisa didapatkan justru selalu gelisah."Mendengar analisis Clara, Sutan berkata, "Kadang-kadang kamu terlalu banyak berpikir."Menanggapi teguran itu, Clara menggenggam tangan Sutan dan hanya tersenyum tanpa berkata apa-apa.Saat itu, Sutan menghela napas penuh perasaan, "Akhir-akhir ini aku sering bermimpi tentang nenekmu, bermimpi tentang ayah dan ibumu, bermimpi mereka masih ada."Nenek Clara memang meninggal cukup dini, saat Clara berusia empat atau lima tahun. Kenangan tentang sang nenek pun hanya tersisa potongan-potongan kecil yang samar, tidak banyak yang bisa dia ingat.Mendengar itu, Clara meremas lembut tangan Sutan dan berkata, "Kakek, kamu masih punya aku. Setelah beberapa hari ini selesai, aku akan beres-beres dan kembali tinggal menemanimu."Sutan berkata, "Kamu menemaniku juga bukan solusi jangka
Magbasa pa