"Andini!" ucap Dion. Ia membulatkan mata ketika melihat keluar dari jendela kamar. Andini yang cantik bak bidadari baginya dan kebanyakan kaum adam, baru saja sampai di depan rumah. Kondisi rumah saat ini sedang sepi. Mami dan Papinya masih di luar rumah. Ia mengetahui hal tersebut karena 10 menit yang lalu, Maminya baru saja mengabari kalau mereka akan telat sampai ke rumah. Sehingga informasi sebelumnya yang Andini terima kalau Raya akan kembali satu jam kemudian, sudah tidak berlaku lagi. Dion ke luar dari kamar dan bergegas turun ke lantai dasar di mana Andini berada, untuk menyambut dan bertemu dengan perempuan pujaan hatinya. Ia tersenyum sambil berjalan menghampiri Andini yang sedang duduk menunggu Raya di ruang tengah. "Kamu nunggu Mami, An?"Mendengar namanya dipanggil, Andini langsung menoleh dan bangkit dari duduknya. "Iya, Pak. Harusnya, Tante saya yang datang sih.." Andini mencoba menjelaskan."Tapi saya gantikan, karena Tante sedang banyak pesanan.""Oh, gitu! Man
Last Updated : 2025-12-31 Read more