Libur panjang benar-benar berakhir. Sejak pukul delapan pagi, lantai divisi pemasaran kembali dipenuhi suara keyboard, dering telepon, dan diskusi yang berlangsung hampir tanpa jeda."Naomi, revisi materi promonya sudah selesai?" tanya Claudia."Hampir." jawab Naomi sekenanya."File untuk klien dari We Food jangan lupa dikirim sebelum jam sebelas.""Itu sudah selesai. Aku kirim sekarang." jawab Naomi."Oke. Terima kasih."Setelah Naomi mengirim berkas pertama, notifikasi lain sudah bermunculan. Deadline demi deadline membuat seluruh tim nyaris tidak sempat mengobrol. Bahkan Claudia yang biasanya paling cerewet pun sejak pagi sibuk menatap monitor di mejanya.Di tengah kesibukan itu, Rian, office boy, muncul di depan ruangan."Permisi, ada yang mau titip camilan? Saya sekalian ke minimarket."Beberapa kepala langsung terangkat."Aku titip kopi.""Tolong belikan aku roti. Sepertinya tidak sempat turun untuk m
閱讀更多