'Kay gak tau ya? Apa dia juga nggak sadar ada Melisa kemarin?' batin Amelia bertanya-tanya.Di tengah memikirkan hal itu, ponsel Amelia berdering. Kayden menelponnya. Perlahan Amelia menerima panggilan itu."Halo?""Pagi, Amel. Kamu di mana sekarang? Kenapa belum ke rumah?" tanya Kayden dengan suara ramah.Amelia menggigit bibir bawahnya. "Aku, ketiduran. Baru bangun.""Oh, ya udah. Kamu ke rumah aja, ya. Aku udah berangkat karena ngejar jadwal pesawat.""Iya," sahut Amelia. Sejenak ia hendak membuka mulut untuk memberitahu Kayden tentang Melisa.'Tapi kalau aku bilang, nanti dia tau semuanya. Soal hutang aku juga,' Amelia bergumam dalam hati. Ia jadi ragu."Di rumah bahan masakan udah habis, kamu boleh belanja apa pun. Nanti uangnya aku transfer," suara Kayden kembali terdengar membuyarkan lamunan Amelia.Amelia buru-buru menjawab. "Iya. Kamu hati-hati di jalan.""Makasih, sayang. Akhirnya denger lagi perhatian kamu. Artinya kita udah baikan, kan?"Amelia tak menjawab dan malah menyu
Last Updated : 2026-01-15 Read more