Yasmin mengerutkan keningnya, saat melihat Angga yang baru saja masuk kedapur sambil mendorong sebuah koper kecil di tangannya. "Kamu mau kemana, Mas?" tanya Yasmin. Angga menaruh kopernya di pojokan dapur, lalu duduk di kursinya. "Ada kerjaan di luar kota," jawabnya, lalu meraih kopi yang sudah di sudah di siapkan Yasmin. "Tumben dadakan?" tanya Yasmin heran. Biasanya Angga akan memberitahunya tiga hari sebelumnya, untuk mempersiapkan keperluannya selama pergi. "Iya, ini perintah dadakan." jawab Angga, lalu sibuk dengan ponselnya. Yasmin mengangkat bahunya acuh, lalu menyiapkan sarapan mereka satu persatu. "Makan yang banyak, sayang." ucapnya, sambil mengelus kepala Brayan. "Iyaa, Mamah." "Good, boy."Setelah semuanya mendapat bagiannya, baru ia duduk dan mulai menyantap lontong kari menu sarapannya pagi ini. Semuanya nampak lahap menyantap sarapannya, memang masakan Yasmin tidak ada duanya. Sangat pas di lidah semua orang. Semuanya makan dalam senyap, hanya ada suara dent
Last Updated : 2025-12-23 Read more