Suasana dapur di kediaman mewah Daniel pagi itu terasa lebih riuh dari biasanya.Aroma bawang putih yang ditumis dan uap dari panci sup yang mendidih bercampur dengan bisik-bisik tajam para pelayan.Sari dan Angela, dua asisten rumah tangga senior, tampak berdiri merapat di dekat konter marmer, sementara Lino, sang koki yang juga merangkap orang kepercayaan rumah, menyandarkan tubuhnya di dekat lemari pendingin besar.Di tengah hiruk-pikuk itu, Diana duduk di meja kayu kecil di sudut dapur. Ia tampak sangat tekun, jemarinya memegang bolpoin dengan erat sementara matanya fokus pada sebuah buku catatan kecil.Dia sedang merancang menu sarapan, makan siang, hingga makan malam untuk Daniel selama tujuh hari ke depan.Dia mencatat setiap detail: tingkat kematangan steak, jenis sayuran organik yang harus dipesan, hingga suhu air yang tepat untuk teh hijau Daniel di sore hari.“Tadi itu benar-benar tegang, ya,” bisik Sari sambil memotong wortel, namun matanya terus melirik ke arah lorong rua
최신 업데이트 : 2026-01-12 더 보기