Mobil yang menepi di pinggir jalan membuat Kalila kembali merasa was-was. Sebelumnya, aksi pria itu terhenti karena lampu yang berubah hijau. Tapi, kali ini pria itu bahkan menepikan mobilnua di tempat sepi, sungguh Kalila takut sekali.“Kak Erik, kenapa berhenti?”Erik mengendurkan dasi di lehernya, menoleh pada gadis itu dengan tatapan bergairah. "Selama aku tinggal di luar negri, apa kamu pernah punya pacar?" tanyanya tiba-tiba."Ti, tidak, Kak Erik," jawab Kalika terbata."Sungguh?" Erik menyentuh pipi Kalila, menyingtkirkan anak rambut dari wajahnya. "Kau sangat cantik, benar tidak ada yang mendekatimu?"Kalila beringsut mundur, kemudian menggeleng. Dia memang tidak pernah punya pacar, Erik selalu tidak percaya saat dia mengatakannya.“Kemarilah, Lila, naik ke atas pangkuanku,” pinta Erik.Tentu saja Kalila tidak mau. Gadis itu dengan sekuat tenaga menolak permintaan sang kakak, bahkan sampai menampar pipinya. Karena hal itulah Erik sangat murka.“Turun dari mobilku. Kamu bisa pu
Last Updated : 2025-12-20 Read more