#Deru angin malam di sekitar Jembatan Barelang bertiup kencang, membawa aroma garam yang pekat dari laut lepas yang terhampar gelap di bawahnya. Jati memperlambat laju kendaraannya, menepikan mobil tepat di bahu jalan saat lampu sorotnya menangkap siluet sebuah sedan mewah yang diparkir sembarangan. Di dekat bemper depan mobil tersebut, Adhikara duduk dengan sebelah kaki menekuk, bersandar lesu pada bodi mobilnya sendiri. "Aku sudah menemukannya, Tante. Tenang saja, aku akan membawanya kembali ke hotel nanti," ujar Jati di headset nirkabel yang tersambung ke ponselnya. Dia lalu mematikan panggilan yang sejak tadi terhubung ke ponselnya.Penampilan Adhikara saat itu berantakan, jauh dari kesan angkuh yang biasanya melekat erat pada dirinya."Adhikara," panggil Jati dari dalam mobil.Dia mematikan mesin, lalu melangkah keluar menemui sahabatnya itu."Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Jati.Belum sempat pertanyaannya mendapat jawaban, indra penciuman Jati langsung menangkap aroma m
続きを読む