Tidak ada jeda dramatis dan tidak ada penekanan berlebihan. Namun justru karena itu, kata-katanya terasa jauh lebih nyata.Lebih pasti dan lebih menyakitkan.Helena tidak langsung menjawab.Untuk pertama kalinya sejak percakapan itu dimulai, ia benar-benar kehilangan kata-kata. Wajahnya tetap tenang, tetapi sorot matanya berubah sedikit goyah, sedikit tersentak oleh sesuatu yang tidak ia perkirakan.Sementara itu, Reis tetap berdiri di hadapannya, tanpa mundur, tanpa ragu. Apa yang ia katakan bukanlah luapan emosi sesaat. Melainkan sesuatu yang sudah lama ada dan kini akhirnya diucapkan dengan jelas.Keheningan kembali turun di antara mereka. Namun kali ini, keheningan itu tidak lagi sama.Bukan sekadar jeda dalam percakapan melainkan tanda bahwa sesuatu di antara mereka telah benar-benar berubah, dan tidak akan pernah bisa kembali seperti sebelumnya.Helena tidak lagi mengatakan apa pun.Kata-kata yang tadi sempat ia siapkan seolah menghilang begitu saja, tertelan oleh keheningan yan
Mehr lesen